RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia selalu menjadi panggung bagi para pesepak bola terbaik dunia untuk menunjukkan kualitasnya. Di balik aksi memukau di lapangan, sejumlah pemain juga dikenal karena konsistensinya menjalankan ajaran Islam. Mereka datang dari negara mayoritas muslim maupun negara dengan penduduk muslim sebagai minoritas, namun sama-sama berhasil mencuri perhatian berkat performa impresif dan sikap religius yang mereka tunjukkan.
Keberadaan pemain muslim di ajang sepak bola paling bergengsi itu semakin mendapat sorotan dalam beberapa edisi terakhir. Tak sedikit dari mereka yang mengekspresikan keimanan melalui sujud syukur usai mencetak gol, menjaga ibadah di tengah padatnya jadwal pertandingan, hingga menjadi inspirasi bagi jutaan penggemar di berbagai belahan dunia.
Berikut deretan pemain muslim yang paling menonjol di panggung Piala Dunia.
1. Lamine Yamal (Spanyol)
Lamine Yamal menjadi salah satu bintang muda yang paling banyak dibicarakan di dunia sepak bola. Penyerang sayap Spanyol yang memiliki garis keturunan Maroko itu dikenal beragama Islam dan tampil memikat berkat kecepatan, kreativitas, serta kemampuan menggiring bola yang matang di usia muda.
2. Achraf Hakimi (Maroko)
Bek kanan andalan Maroko ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola negaranya di Piala Dunia. Selain dikenal sebagai salah satu bek sayap terbaik dunia, Hakimi juga kerap menunjukkan identitasnya sebagai muslim yang taat, termasuk merayakan kemenangan bersama keluarga dan melakukan sujud syukur.
3. Mohamed Salah (Mesir)
Meski belum pernah membawa Mesir melangkah jauh di Piala Dunia, Mohamed Salah tetap menjadi salah satu ikon sepak bola muslim dunia. Penyerang yang dikenal tajam di depan gawang itu sering merayakan gol dengan sujud syukur dan menjadi teladan berkat sikap rendah hati di dalam maupun luar lapangan.
4. Ousmane Dembélé (Prancis)
Penyerang tim nasional Prancis ini dikenal sebagai salah satu pemain muslim yang tetap menjalankan ibadah di tengah kesibukan kompetisi elite Eropa. Kecepatan dan kemampuan dribelnya menjadikannya salah satu pemain penting di lini serang Prancis pada turnamen besar.
5. Yassine Bounou (Maroko)
Kiper yang akrab disapa Bono ini menjadi pahlawan Maroko berkat sederet penyelamatan krusial, terutama saat adu penalti. Penampilannya membantu Maroko mencatat sejarah sebagai salah satu negara Afrika yang mampu melaju jauh di Piala Dunia.
6. Sadio Mané (Senegal)
Sadio Mané tak hanya dikenal sebagai pemain kelas dunia, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap masyarakat. Ia kerap membangun fasilitas umum di kampung halamannya dan menjalankan ajaran Islam secara terbuka, menjadikannya salah satu figur inspiratif di dunia sepak bola.
Tak Hanya dari Maroko dan Senegal
Selain nama-nama tersebut, banyak pesepak bola muslim lain yang tampil di Piala Dunia berasal dari berbagai negara Afrika, seperti Tanjung Verde dan Pantai Gading. Mereka secara terbuka menjalankan ibadah, mulai dari salat berjamaah hingga melakukan sujud syukur setelah pertandingan atau mencetak gol.
Fenomena ini menunjukkan bahwa sepak bola menjadi ruang yang mempertemukan beragam latar belakang budaya dan agama. Para pemain muslim tidak hanya berprestasi di level tertinggi, tetapi juga menunjukkan bahwa nilai-nilai keimanan dapat berjalan berdampingan dengan profesionalisme dan sportivitas di panggung olahraga dunia. (*)
Editor : Ali Sodiqin