RADARBANYUWANGI.ID - Timnas Inggris menghadapi ujian terberat mereka di Piala Dunia 2026 saat bersua Meksiko pada babak 16 besar di Stadion Azteca, Minggu (6/7).
Namun, menjelang laga hidup-mati tersebut, pelatih Thomas Tuchel harus memantau kondisi sejumlah pemain penting yang masih dibayangi cedera, termasuk Declan Rice, Reece James, dan Jarell Quansah.
Inggris lolos ke fase gugur dengan cara yang tidak mudah. The Three Lions nyaris tersingkir sebelum kapten Harry Kane tampil sebagai penyelamat melalui dua gol yang membawa timnya bangkit mengalahkan Republik Demokratik Kongo 2-1 pada babak 32 besar.
Kemenangan atas Meksiko akan membuka jalan bagi Inggris menuju perempat final untuk menghadapi pemenang duel Brasil melawan Norwegia.
Namun, tantangan kali ini diprediksi jauh lebih berat mengingat Meksiko tampil di hadapan pendukung sendiri di Stadion Azteca, arena yang memiliki sejarah istimewa bagi El Tri karena belum pernah sekalipun menelan kekalahan dalam pertandingan Piala Dunia.
Di tengah tekanan besar tersebut, kondisi kebugaran sejumlah pemain inti menjadi perhatian utama kubu Inggris.
Declan Rice Berpeluang Tampil Meski Sempat Bermasalah
Gelandang Arsenal Declan Rice menjadi salah satu pemain yang sempat membuat khawatir tim pelatih. Dalam pertandingan melawan Republik Demokratik Kongo, Rice bahkan harus bergeser menjadi bek kanan darurat pada menit-menit akhir.
Perubahan posisi tersebut berujung pada munculnya keluhan pada otot hamstring sehingga ia tidak mampu menyelesaikan pertandingan hingga peluit akhir.
Meski demikian, perkembangan terakhir cukup menggembirakan. Rice sudah kembali mengikuti sesi latihan bersama skuad Inggris dan diperkirakan siap dimainkan saat menghadapi Meksiko.
Kehadirannya menjadi sangat penting karena Rice merupakan jangkar utama keseimbangan permainan Inggris, baik dalam fase bertahan maupun saat membangun serangan dari lini tengah.
Reece James Masih Berpacu dengan Waktu
Situasi berbeda dialami Reece James. Bek Chelsea tersebut masih dibayangi cedera hamstring yang lebih serius sehingga harus absen sepenuhnya ketika Inggris menghadapi Republik Demokratik Kongo.
Meski demikian, James memberikan sinyal positif seusai pertandingan. Ia mengungkapkan proses pemulihannya berjalan sesuai rencana sehingga peluang tampil melawan Meksiko belum sepenuhnya tertutup.
Keputusan akhir diperkirakan baru akan diambil tim medis beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung.
Cedera Pergelangan Kaki Masih Menghantui Jarell Quansah
Bek muda Jarell Quansah juga masih masuk daftar pemain yang diragukan tampil. Pemain Bayer Leverkusen tersebut mengalami cedera pergelangan kaki ketika Inggris mengalahkan Panama pada fase grup. Hingga menjelang babak 16 besar, kondisinya belum sepenuhnya pulih.
Tim medis Inggris masih terus memantau perkembangan Quansah, tetapi peluangnya tampil sejak menit pertama dinilai belum terlalu besar.
Tidak Ada Pemain yang Harus Menjalani Skorsing
Kabar baik bagi Thomas Tuchel datang dari aspek disiplin tim. Inggris dipastikan tidak kehilangan satu pun pemain akibat akumulasi kartu maupun hukuman skorsing. Artinya, seluruh pemain yang berada dalam kondisi bugar dapat langsung diturunkan menghadapi Meksiko.
Analisis: Kebugaran Rice Bisa Menjadi Pembeda
Dibandingkan dua nama lainnya, kondisi Declan Rice menjadi faktor yang paling menentukan peluang Inggris lolos ke perempat final.
Rice merupakan motor keseimbangan permainan Inggris. Kemampuannya memutus serangan lawan sekaligus mengalirkan bola dari lini belakang membuat perannya sulit digantikan.
Sebaliknya, absennya Reece James kemungkinan masih dapat diantisipasi melalui sejumlah opsi di sektor bek kanan. Sementara itu, Quansah bukan pilihan utama di jantung pertahanan sehingga dampaknya relatif lebih kecil.
Menghadapi Meksiko yang terkenal agresif, cepat melakukan transisi, dan mendapat dukungan penuh puluhan ribu suporter di Stadion Azteca, Inggris membutuhkan komposisi terbaik agar mampu mengendalikan tempo permainan sejak menit awal.
Pertandingan ini bukan hanya menguji kualitas skuad asuhan Thomas Tuchel, tetapi juga menguji kedalaman skuad mereka dalam menghadapi tekanan serta badai cedera di fase gugur Piala Dunia 2026. (*)
Editor : Niklaas Andries