RADARBANYUWANGI.ID – Timnas Swiss memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di Stadion Vancouver, Kanada, Jumat (3/7) siang WIB. Dua gol kemenangan dicetak Breel Embolo dan Dan Ndoye, sekaligus mengakhiri perlawanan wakil Afrika tersebut.
Kemenangan ini mengantarkan pasukan Murat Yakin melangkah ke fase berikutnya. Swiss selanjutnya akan menghadapi pemenang laga Kolombia versus Ghana yang dijadwalkan berlangsung pada babak 16 besar, Rabu (8/7) dini hari WIB.
Aljazair Dominan di Awal, Swiss Justru Mencetak Gol Lebih Dulu
Laga diawali dengan tekanan dari Aljazair yang tampil agresif sejak menit pertama. Tim berjuluk Les Fennecs menguasai bola dan beberapa kali memaksa lini belakang Swiss bertahan lebih dalam.
Peluang pertama hadir pada menit keenam melalui Houssem Aouar. Namun, penyelesaian akhirnya setelah menerima umpan silang dari sisi kanan belum mampu mengarah tepat ke gawang.
Ketika Aljazair sedang menikmati momentum, Swiss justru mencuri keunggulan pada menit ke-11.
Berawal dari aksi individu Johan Manzambi di sisi kanan, umpan tariknya berhasil disambut sontekan Breel Embolo yang tak mampu dihalau kiper Luca Zidane. Swiss unggul 1-0.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Swiss mulai lebih percaya diri menguasai permainan dan memaksa Aljazair kesulitan mengembangkan serangan.
Swiss Semakin Mengontrol Permainan
Setelah membuka keunggulan, Swiss terus menekan pertahanan lawan.
Tendangan jarak jauh Ricardo Rodriguez pada menit ke-25 masih melebar tipis, sementara sundulan Denis Zakaria pada menit ke-37 hanya melintas di atas mistar.
Di sisi lain, Aljazair kesulitan menemukan celah untuk menembus organisasi pertahanan Swiss yang tampil disiplin.
Peluang terbaik mereka pada babak pertama datang menjelang turun minum melalui Fares Chaibi, tetapi sepakannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Gregor Kobel.
Skor 1-0 bertahan hingga jeda pertandingan.
Blunder Aljazair Dihukum Dan Ndoye
Babak kedua baru berjalan kurang dari satu menit ketika Swiss menggandakan keunggulan.
Kesalahan beruntun lini belakang Aljazair dimanfaatkan dengan sempurna oleh Dan Ndoye. Setelah menerima bola hasil sapuan yang tidak sempurna, Ndoye melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang yang gagal dijangkau Luca Zidane.
Gol cepat tersebut membuat Swiss memimpin 2-0 dan semakin nyaman mengendalikan tempo pertandingan.
Aljazair sempat memberikan respons melalui Riyad Mahrez, tetapi upaya pemain berpengalaman itu berhasil diblok lini pertahanan Swiss.
Aljazair Gagal Memanfaatkan Peluang
Memasuki pertengahan babak kedua, intensitas pertandingan sedikit menurun.
Kesempatan emas dimiliki Jaouen Hadjam pada menit ke-77. Namun, meski berada dalam posisi ideal, tembakannya justru melambung di atas mistar.
Swiss hampir menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-81.
Umpan mendatar Denis Zakaria gagal dijangkau Embolo, tetapi bola jatuh ke kaki Fabian Rieder yang berdiri bebas. Sayangnya, penyelesaian Rieder mengarah tepat ke pelukan Luca Zidane.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-0 tetap bertahan untuk kemenangan Swiss.
Tantangan Berikutnya Menanti Swiss
Hasil ini memastikan Swiss melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah memperlihatkan efektivitas serangan dan solidnya pertahanan sepanjang pertandingan.
Meski sempat berada di bawah tekanan pada awal laga, pasukan Murat Yakin mampu menunjukkan kedewasaan bermain dengan memanfaatkan setiap peluang secara maksimal.
Di babak berikutnya, Swiss akan menghadapi pemenang pertandingan Kolombia kontra Ghana. Laga tersebut diperkirakan menjadi ujian yang lebih berat bagi La Nati dalam upaya melanjutkan kiprah mereka di Piala Dunia 2026.
Susunan Pemain
Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Manuel Akanji, Nico Elvedi, Ricardo Rodriguez, Denis Zakaria; Dan Ndoye, Granit Xhaka, Johan Manzambi, Remo Freuler; Ruben Vargas, Breel Embolo.
Aljazair (4-2-3-1): Luca Zidane; Ramy Bensebaini, Aissa Mandi, Rafik Belghali, Rayan Ait-Nouri; Nabil Bentaleb, Ramiz Zerrouki, Fares Chaibi; Riyad Mahrez, Houssem Aouar, Ibrahim Maza.
Editor : Ali Sodiqin