RADARBANYUWANGI.ID - Maroko mendapat suntikan kabar positif menjelang duel krusial melawan Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Bek tengah Chadi Riad diperkirakan telah pulih dari cedera dan siap kembali mengawal lini belakang Singa Atlas saat pertandingan berlangsung di Houston, Sabtu waktu setempat.
Bek milik Crystal Palace tersebut sebelumnya sempat membuat khawatir setelah ditarik keluar pada babak kedua ketika Maroko menyingkirkan Belanda di fase 32 besar akibat mengalami benturan. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan kondisinya membaik setelah mengikuti sesi latihan penuh pada Rabu.
Apabila tidak mengalami kendala pada menit-menit terakhir jelang pertandingan, Riad diprediksi kembali menjadi starter.
Mohamed Ouahbi Tak Punya Banyak Opsi di Jantung Pertahanan
Kembalinya Riad menjadi angin segar bagi pelatih Mohamed Ouahbi. Pasalnya, Maroko masih kehilangan bek andalan Nayef Aguerd yang belum pulih dari cedera.
Situasi tersebut membuat pilihan di sektor bek tengah sangat terbatas. Selain Riad, Ouahbi hanya memiliki Redouane Halhal yang memperkuat KV Mechelen dan Marwane Saadane sebagai opsi bek tengah murni.
Karena itu, Riad diproyeksikan berduet dengan Issa Diop di jantung pertahanan. Diop tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah menjadi pahlawan Maroko lewat gol penyama kedudukan pada menit-menit akhir saat menghadapi Belanda.
Sementara itu, sektor bek sayap diperkirakan tetap dihuni Achraf Hakimi di sisi kanan dan Noussair Mazraoui di sisi kiri. Kombinasi empat pemain belakang tersebut diyakini menjadi fondasi utama pertahanan Maroko.
Bouaddi Kembali Jadi Motor Permainan
Di lini tengah, perhatian akan kembali tertuju kepada Ayyoub Bouaddi yang diperkirakan berduet dengan Neil El Aynaoui sebagai gelandang jangkar.
El Aynaoui memang gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Belanda, tetapi kegagalannya tidak berdampak fatal karena Maroko tetap berhasil mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Keduanya akan menopang Azzedine Ounahi yang berperan sebagai gelandang serang sekaligus pengatur ritme permainan Singa Atlas.
Brahim Diaz Jadi Kreator, Saibari Andalan di Lini Depan
Di sektor ofensif, Brahim Diaz dan Bilal El Khannouss diperkirakan tetap dipercaya mengapit Ounahi dalam mendukung penyerang tunggal Ismael Saibari.
Saibari datang dengan motivasi tinggi setelah kepindahannya ke Bayern Munchen resmi diumumkan sehari setelah Maroko memastikan langkah ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Dengan komposisi pemain yang relatif lengkap, Maroko diprediksi tetap mengandalkan permainan cepat melalui kedua sisi lapangan yang ditopang agresivitas Hakimi dan Mazraoui, sekaligus kreativitas Diaz serta Ounahi dalam membongkar pertahanan Kanada.
Analisis
Pulihnya Chadi Riad menjadi faktor penting bagi keseimbangan permainan Maroko. Kehadirannya tidak hanya memperkuat organisasi pertahanan, tetapi juga memberikan ketenangan dalam membangun serangan dari belakang.
Di sisi lain, Kanada diperkirakan akan mengandalkan transisi cepat dan permainan fisik. Oleh sebab itu, duel lini tengah yang melibatkan Bouaddi, El Aynaoui, dan Ounahi berpotensi menjadi penentu jalannya pertandingan.
Jika Maroko mampu mengontrol penguasaan bola serta memaksimalkan kreativitas Brahim Diaz dan kecepatan Ismael Saibari, peluang Singa Atlas untuk melaju ke perempat final terbuka cukup besar.
Prediksi Susunan Pemain Maroko
Maroko (4-2-3-1): Bono; Achraf Hakimi, Issa Diop, Chadi Riad, Noussair Mazraoui; Neil El Aynaoui, Ayyoub Bouaddi; Brahim Diaz, Azzedine Ounahi, Bilal El Khannouss; Ismael Saibari. (*)
Editor : Niklaas Andries