RADARBANYUWANGI.ID – Atmosfer Mexico City Stadium dipastikan bergemuruh saat Meksiko menjamu Ekuador pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Rabu (1/7) pukul 08.00 WIB. Duel ini menjadi panggung pembuktian dua tim kuda hitam dari kawasan Amerika yang sama-sama mengincar tiket menuju 16 besar.
Meksiko datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan. Tim asuhan Javier Aguirre menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan kemenangan sehingga melaju sebagai juara Grup A. Performa konsisten tersebut menjadikan El Tri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di fase gugur.
Sebaliknya, perjalanan Ekuador menuju babak 32 besar tidak semulus lawannya. Tim besutan Sebastian Beccacece harus berjuang hingga laga terakhir fase grup sebelum memastikan tiket lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Kemenangan krusial 2-1 atas Jerman menjadi penentu langkah La Tri ke fase gugur. Hasil itu sekaligus membuktikan Ekuador memiliki mental bertanding yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Rekor Pertemuan Masih Berpihak ke Meksiko
Secara statistik, Meksiko lebih dominan dalam sejarah pertemuan kedua tim. Dari 28 pertandingan, El Tri membukukan 17 kemenangan, sementara Ekuador hanya meraih empat kemenangan, sedangkan tujuh laga lainnya berakhir imbang.
Meski demikian, tiga pertemuan terakhir menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Kedua tim selalu berbagi angka, termasuk hasil imbang 1-1 pada laga uji coba Oktober 2025 dan dua hasil 0-0 pada Copa America 2024 serta laga persahabatan 2022.
Fakta tersebut menjadi sinyal bahwa Ekuador mampu menyulitkan Meksiko meski secara historis kalah dominan.
El Tri Lebih Stabil
Kepercayaan diri Meksiko semakin tinggi setelah mencatat lima kemenangan beruntun di semua ajang. Pada fase grup Piala Dunia 2026, mereka sukses mengalahkan Afrika Selatan (2-0), Korea Selatan (1-0), dan Republik Ceko (3-0).
Produktivitas lini depan yang dipimpin Raul Jimenez dipadukan dengan organisasi permainan yang solid membuat El Tri menjadi salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen.
Di sisi lain, Ekuador mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dalam empat laga terakhir. Meski tampil kurang stabil, kemenangan atas Jerman menjadi modal psikologis yang sangat berharga menjelang duel melawan tuan rumah.
Sama-sama Tanpa Kendala Cedera
Kabar baik menghampiri kedua kubu. Baik Meksiko maupun Ekuador dipastikan dapat menurunkan kekuatan terbaik karena tidak ada pemain yang mengalami cedera serius.
Namun, Meksiko sedikit lebih diuntungkan karena memiliki waktu pemulihan yang lebih panjang setelah menyelesaikan fase grup sehari lebih awal dibanding Ekuador.
Prediksi Susunan Pemain
Meksiko (4-3-3):
Rangel; Gallardo, Montes, Vasquez, Reyes; Lira, Fidalgo, Mora; Quinones, Raul Jimenez, Alvarado.
Pelatih: Javier Aguirre.
Ekuador (4-4-2):
Galindez; Hincapie, Ordonez, Pacho, Franco; Angulo, Caicedo, Vite, Yeboah; Enner Valencia, Gonzalo Plata.
Pelatih: Sebastian Beccacece.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat sejak menit awal. Meksiko akan mencoba menguasai permainan dengan dukungan puluhan ribu suporter di kandang sendiri, sementara Ekuador kemungkinan memilih menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat.
Keunggulan pengalaman, konsistensi permainan, serta dukungan publik tuan rumah membuat El Tri sedikit lebih difavoritkan. Namun, Ekuador telah menunjukkan kapasitasnya sebagai tim yang mampu menghadirkan kejutan, termasuk saat menumbangkan Jerman pada laga terakhir fase grup.
Jika Meksiko gagal memanfaatkan peluang sejak awal, La Tri berpotensi menjadi batu sandungan yang berbahaya.
Prediksi Skor
Melihat performa kedua tim sepanjang turnamen, Meksiko memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Prediksi skor: Meksiko 2-1 Ekuador.
Editor : Ali Sodiqin