RADARBANYUWANGI.ID – Babak gugur selalu menghadirkan tekanan berbeda. Tak ada lagi ruang untuk memperbaiki kesalahan karena satu kekalahan berarti pulang. Itulah yang akan mewarnai duel Pantai Gading kontra Norwegia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Rabu (1/7) pukul 00.00 WIB.
Pertandingan ini mempertemukan dua tim yang sama-sama tampil mengejutkan sepanjang fase grup. Pantai Gading mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya, sementara Norwegia datang sebagai salah satu tim paling produktif berkat ketajaman Erling Haaland.
Pantai Gading melangkah ke babak 32 besar dengan modal dua kemenangan dari tiga pertandingan. Tim besutan Emerse Fae mengawali turnamen lewat kemenangan 1-0 atas Ekuador sebelum memberikan perlawanan sengit kepada Jerman. Meski kalah 1-2 akibat gol pada menit-menit akhir, performa Les Elephants menuai banyak pujian.
Kekalahan tersebut langsung dibalas dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Curacao. Dua gol Nicolas Pepe menjadi bukti bahwa lini serang Pantai Gading kini jauh lebih tajam dibanding beberapa tahun terakhir.
Perubahan pendekatan permainan menjadi salah satu kunci kebangkitan mereka. Jika sebelumnya lebih banyak mengandalkan permainan bertahan, kini Pantai Gading tampil lebih agresif dengan memaksimalkan kecepatan para pemain depan untuk menekan lawan sejak awal pertandingan.
Di kubu seberang, Norwegia juga menunjukkan perkembangan signifikan. Tim asuhan Stale Solbakken membuka turnamen dengan kemenangan telak 4-1 atas Irak, lalu menundukkan Senegal 3-2 pada laga kedua.
Meski menutup fase grup dengan kekalahan 1-4 dari Prancis, hasil tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kekuatan Norwegia. Saat itu Solbakken sengaja merotasi sebagian besar pemain inti untuk menjaga kebugaran menghadapi fase gugur.
Strategi tersebut memang membuat Norwegia harus melalui jalur yang lebih berat. Namun, kini mereka dipastikan kembali menurunkan komposisi terbaik dengan Erling Haaland, Martin Odegaard, dan Alexander Sorloth sebagai motor serangan.
Secara statistik, pertandingan Norwegia juga identik dengan banjir gol. Dalam 16 pertandingan terakhir, total tercipta 64 gol atau rata-rata empat gol setiap laga, menunjukkan karakter permainan terbuka yang mereka usung.
Pantai Gading Masih Pantau Kondisi Singo
Jelang laga, Pantai Gading masih memantau kondisi bek Wilfried Singo yang mengalami cedera saat menghadapi Jerman sehingga absen ketika melawan Curacao.
Selain itu, Evan Ndicka masih berusaha mencapai kebugaran terbaik setelah belum tampil pada fase grup. Kabar baik datang dari Elye Wahi yang telah kembali masuk skuad dan sempat dimainkan sebagai pemain pengganti pada pertandingan terakhir.
Norwegia Turunkan Kekuatan Terbaik
Norwegia juga memiliki sedikit persoalan kebugaran. Julian Ryerson belum sepenuhnya pulih, tetapi berpeluang tampil sejak menit pertama.
Sementara itu, Torbjorn Heggem yang sempat mengalami benturan saat menghadapi Senegal diperkirakan tetap siap bermain. Dengan kembalinya para pemain inti, Norwegia diyakini tampil jauh lebih kuat dibanding saat menghadapi Prancis.
Prediksi Starting XI
Pantai Gading (4-4-2):
Y. Fofana; Doue, Kossounou, Agbadou, Konan; Diallo, Sangare, Kessie, Y. Diomande; Nicolas Pepe, Bonny.
Pelatih: Emerse Fae.
Norwegia (4-3-3):
Nyland; Pedersen, Ajer, Heggem, Wolfe; Odegaard, Berge, Aursnes; Sorloth, Erling Haaland, Nusa.
Pelatih: Stale Solbakken.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Laga diperkirakan berlangsung terbuka sejak menit awal. Pantai Gading mengandalkan transisi cepat dan efektivitas Nicolas Pepe, sedangkan Norwegia memiliki kekuatan kolektif di lini tengah yang dipimpin Martin Odegaard serta penyelesaian akhir Erling Haaland.
Jika mampu meredam suplai bola kepada Haaland, Pantai Gading memiliki peluang menciptakan kejutan. Sebaliknya, bila Norwegia mampu mendominasi penguasaan bola, Les Elephants akan menghadapi malam yang berat di Arlington.
Prediksi skor: Pantai Gading 1-2 Norwegia.
Editor : Ali Sodiqin