RADARBANYUWANGI.ID – Yordania menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah sepak bolanya saat berjumpa Argentina pada matchday ketiga Grup J Piala Dunia 2026. Pertandingan di Dallas Stadium, Minggu (28/6) pukul 09.00 WIB, mempertemukan dua tim dengan misi yang bertolak belakang: Yordania memburu sejarah, sementara Argentina ingin menjaga kesempurnaan sebelum memasuki fase gugur.
Laga ini menjadi salah satu potret paling menarik dari format baru Piala Dunia yang diikuti 48 negara. Di satu sisi ada Yordania yang baru pertama kali mencicipi atmosfer turnamen terbesar dunia. Di sisi lain berdiri Argentina, sang juara bertahan yang kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai kandidat kuat mempertahankan trofi.
Argentina datang dengan modal sempurna. Tim besutan Lionel Scaloni mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, memastikan tiket ke babak 32 besar sekaligus memimpin klasemen Grup J. Kondisi tersebut membuat Albiceleste dapat memainkan pertandingan terakhir dengan tekanan yang jauh lebih ringan.
Situasi berbeda dialami Yordania. Debutan asal Timur Tengah itu belum meraih satu poin pun. Kekalahan akan membuat mereka menutup perjalanan perdana di Piala Dunia tanpa angka. Namun, kemenangan atas Argentina akan menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang sejarah turnamen.
Karena itu, duel ini bukan sekadar laga penutup fase grup. Bagi Yordania, pertandingan menjadi kesempatan terakhir untuk meninggalkan jejak bersejarah. Bagi Argentina, laga ini menjadi momentum menjaga ritme permainan sekaligus menghemat tenaga jelang fase gugur.
Sorotan utama tetap mengarah kepada Lionel Messi. Kapten Argentina itu masih menjadi magnet terbesar turnamen, tetapi Lionel Scaloni diperkirakan akan mempertimbangkan kondisi fisiknya. Dengan tiket babak berikutnya sudah berada di tangan, peluang rotasi terbuka demi memastikan Messi berada dalam kondisi terbaik saat memasuki pertandingan hidup-mati.
Meski Messi kemungkinan tidak dimainkan penuh, Argentina tetap memiliki kedalaman skuad yang sulit ditandingi. Lautaro Martinez dan Julian Alvarez menjadi senjata utama di lini depan berkat produktivitas gol dan mobilitas tinggi. Dukungan lini tengah yang diisi Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul membuat aliran serangan Albiceleste tetap berbahaya dari berbagai sisi.
Sementara itu, pelatih Jamal Sellami diperkirakan tetap mengusung pendekatan realistis. Yordania akan mengandalkan organisasi pertahanan yang rapat, disiplin menjaga jarak antarlini, lalu memanfaatkan serangan balik cepat ketika Argentina kehilangan bola.
Harapan terbesar Yordania berada di pundak Mousa Al-Tamari. Penyerang Rennes itu memiliki kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan keberanian melakukan duel satu lawan satu. Jika mendapatkan ruang, Al-Tamari berpotensi menjadi ancaman bagi lini belakang Argentina.
Namun, secara kualitas individu, pengalaman, dan kedalaman skuad, Argentina masih berada beberapa tingkat di atas lawannya. Bahkan jika melakukan rotasi, Scaloni tetap memiliki banyak opsi untuk menjaga dominasi permainan.
Perkiraan Susunan Pemain
Yordania (3-4-2-1):
Yazeed Abulaila; Abdallah Nasib, Yazan Al-Arab, Husam Abudahab; Ehsan Haddad, Nizar Al-Rashdan, Noor Al-Rawabdeh, Mohannad Abu Taha; Mahmoud Al-Mardi, Mousa Al-Tamari; Ali Olwan.
Pelatih: Jamal Sellami.
Argentina (4-3-3):
Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Facundo Medina; Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, Rodrigo De Paul; Lionel Messi, Lautaro Martinez, Thiago Almada.
Pelatih: Lionel Scaloni.
Prediksi Pertandingan
Secara matematis, Argentina memang sudah lolos. Namun, status juara bertahan membuat mereka tetap berkepentingan mempertahankan momentum positif sebelum fase gugur. Rotasi pemain kemungkinan dilakukan, tetapi kualitas pelapis Albiceleste tetap cukup untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Yordania diprediksi tampil tanpa beban dan bermain penuh semangat demi mengukir sejarah. Organisasi pertahanan yang disiplin bisa membuat Argentina kesulitan pada awal laga. Namun, perbedaan kualitas diyakini akan menjadi pembeda ketika pertandingan memasuki babak kedua.
Prediksi skor: Yordania 0-2 Argentina.
Editor : Ali Sodiqin