Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prediksi Aljazair vs Austria: Penentuan Tiket 32 Besar, Duel Sarat Sejarah di Piala Dunia 2026

Niklaas Andries • Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:29 WIB
DIAMBANG SEJARAH: Duel Aljazair vs Austria akan jadi penentu nasib kedua tim
DIAMBANG SEJARAH: Duel Aljazair vs Austria akan jadi penentu nasib kedua tim

RADARBANYUWANGI.ID - Laga hidup-mati akan tersaji saat Aljazair menghadapi Austria pada matchday terakhir Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu pagi. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dan masih berpeluang lolos ke babak 32 besar.

Austria saat ini unggul selisih gol atas Aljazair sehingga menempati posisi kedua klasemen sementara. Kondisi tersebut membuat duel ini menjadi penentu nasib kedua negara. Pemenang dipastikan melaju sebagai runner-up grup, sedangkan hasil imbang membuat peluang keduanya bergantung pada perhitungan klasemen akhir.

Aljazair Bangkit, Bidik Sejarah Baru

Aljazair datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat kemenangan dramatis 2-1 atas Yordania. Sempat tertinggal lebih dahulu, gol dari Amine Gouiri dan Nadir Benbouali membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri catatan buruk.

Itu menjadi kemenangan pertama Aljazair di putaran final Piala Dunia setelah kebobolan lebih dulu, sebuah pencapaian yang baru terwujud pada percobaan ke-11 mereka.

Tampil untuk ketiga kalinya di Piala Dunia pada abad ke-21 setelah edisi 2010 dan 2014, The Fennecs bertekad mengulang prestasi terbaik mereka dengan kembali menembus fase gugur. Sepanjang sejarah, Aljazair baru sekali berhasil melewati fase grup.

Tim asuhan Vladimir Petkovic kini berada di posisi ketiga Grup J dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Austria. Kemenangan akan membawa mereka lolos otomatis ke babak 32 besar sebagai runner-up grup, meski kemungkinan besar harus langsung berhadapan dengan juara Eropa, Spanyol.

Namun, Aljazair kehilangan salah satu senjata utamanya. Penyerang Mohamed Amoura mengalami cedera hamstring saat menghadapi Argentina sehingga dipastikan absen. Padahal, Amoura merupakan mesin gol utama tim dengan koleksi 10 gol selama babak kualifikasi zona Afrika.

Absennya pemain berusia 25 tahun itu membuat Riyad Mahrez menjadi tumpuan utama di lini depan. Mantan bintang Manchester City tersebut tampil impresif saat melawan Yordania dengan menyumbang satu assist.

Di lini belakang, Rayan Ait-Nouri menjadi sosok paling menonjol, sementara Nabil Bentaleb berpeluang menggantikan Ramiz Zerrouki di sektor tengah.

Austria Ingin Bangkit Setelah Dibungkam Argentina

Austria harus mengakui keunggulan Argentina pada pertandingan sebelumnya. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi hasil negatif ke-10 mereka dalam 17 laga putaran final turnamen besar.

Gol cepat Lionel Messi membuat Austria kesulitan mengembangkan permainan. Tim besutan Ralf Rangnick mendominasi penguasaan bola, tetapi kembali menemui jalan buntu saat menghadapi pertahanan rapat Argentina.

Meski demikian, performa Austria di Piala Dunia 2026 tetap layak diapresiasi. Mereka berhasil mengalahkan Yordania pada laga pembuka melalui gol telat Marko Arnautovic, kemenangan pertama Austria di putaran final Piala Dunia sejak 1990.

Pertemuan Aljazair dan Austria juga menyimpan sejarah panjang. Kedua tim pernah bertemu di Piala Dunia 1982 ketika Austria menang lewat gol Walter Schachner dan Johann Krankl.

Beberapa hari setelah pertandingan tersebut, dunia sepak bola diguncang "Disgrace of Dijon", laga kontroversial antara Austria dan Jerman Barat yang berujung tersingkirnya Aljazair. Latar belakang itu diperkirakan akan menambah tensi duel kali ini.

Austria sendiri bertekad menghindari dua kekalahan beruntun di ajang kompetitif untuk pertama kalinya sejak September 2022.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Aljazair dipastikan tanpa Mohamed Amoura yang masih menjalani pemulihan cedera hamstring. Mahrez diprediksi menjadi pusat kreativitas serangan, didukung Amine Gouiri di lini depan. Petkovic juga berpeluang memasukkan Nabil Bentaleb ke lini tengah demi memperkuat keseimbangan permainan.

Di kubu Austria, Rangnick kemungkinan melakukan perubahan di lini serang setelah timnya hanya mampu mencatat satu tembakan tepat sasaran saat melawan Argentina.

Marko Arnautovic berpeluang menjalani debut sebagai starter di Piala Dunia pada usia 37 tahun setelah dua kali tampil sebagai pemain pengganti.

Gelandang Borussia Dortmund, Carney Chukwuemeka, juga berpotensi masuk susunan pemain utama setelah resmi berganti kewarganegaraan sepak bola dari Inggris ke Austria.

Prediksi Susunan Pemain

Aljazair (4-2-3-1): Zidane; Belghali, Mandi, Bensebaini, Ait-Nouri; Bentaleb, Benbouali; Mahrez, Maza, Chaibi; Gouiri.

Austria (4-2-3-1): Alexander Schlager; Posch, Danso, Alaba, Laimer; Seiwald, Xaver Schlager; Schmid, Wanner, Sabitzer; Arnautovic.

Prediksi skor: Aljazair 1-1 Austria

Secara kolektif, Austria tampil lebih stabil sepanjang turnamen. Namun, Aljazair memiliki kualitas individu yang mampu membuat perbedaan, terutama melalui Riyad Mahrez dan Amine Gouiri.

Dengan posisi klasemen yang sangat ketat serta potensi menghindari lawan berat di babak gugur, pertandingan diperkirakan berlangsung hati-hati dan minim risiko. (*)

Editor : Niklaas Andries
#grup J piala dunia 2026 #prediksi aljazair vs austria #riyad mahrez #marko amautovic #piala dunia 2026