Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Turki Bungkam Amerika Serikat 3-2, Menang Dramatis tapi Tetap Gagal Lolos ke Babak 32 Besar

Ali Sodiqin • Jumat, 26 Juni 2026 | 17:56 WIB
Gol injury time Kaan Ayhan tak selamatkan Turki dari eliminasi Piala Dunia. (ChatGPT)
Gol injury time Kaan Ayhan tak selamatkan Turki dari eliminasi Piala Dunia. (ChatGPT)

RADARBANYUWANGI.ID – Timnas Turki menutup perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis. Menghadapi tuan rumah Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D di Stadion SoFi, California, Jumat (26/6) pagi WIB, Turki menang 3-2 melalui gol pada masa injury time. Namun, tiga poin tersebut tetap tidak mampu mengangkat mereka ke babak 32 besar.

Laga pamungkas Grup D ini menjadi pertaruhan hidup-mati bagi Turki. Meski berhasil meraih kemenangan, hasil pertandingan lain membuat tim berjuluk Crescent Stars tetap finis di dasar klasemen dan harus mengakhiri langkahnya di fase grup.

Amerika Serikat langsung mengejutkan Turki ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Berawal dari sepak pojok Sebastian Berhalter, bek Auston Trusty berhasil memenangkan duel udara dan menanduk bola masuk ke gawang Ugurcan Cakir untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Turki tak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-10, Arda Guler kembali menunjukkan kualitasnya sebagai motor serangan tim. Memanfaatkan umpan matang Baris Yilmaz, gelandang muda tersebut sukses menaklukkan kiper Amerika Serikat dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum kemudian berbalik ke kubu Turki. Amerika Serikat sebenarnya sempat mencetak gol kedua melalui Mark McKenzie pada menit ke-29. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah pemeriksaan menyatakan bek tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.

Hanya dua menit berselang, Turki menghukum kelengahan lini belakang lawan. Kerja sama cepat antara Eren Elmali dan Orkun Kokcu diakhiri dengan penyelesaian dingin Kokcu dari dalam kotak penalti yang membawa Turki berbalik unggul 2-1.

Tertinggal, Amerika Serikat meningkatkan intensitas serangan. Weston McKennie dan kolega terus menekan pertahanan Turki, tetapi hingga turun minum skor 2-1 untuk keunggulan tim tamu tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Amerika Serikat kembali bangkit. Baru empat menit setelah jeda, Sebastian Berhalter mencetak gol penyeimbang lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau Ugurcan Cakir. Skor berubah menjadi 2-2.

Masuknya Christian Pulisic pada menit ke-58 membuat permainan Amerika Serikat semakin agresif. Gelandang AC Milan itu langsung menciptakan dua peluang emas beruntun. Tembakannya pada menit ke-62 berhasil diblok Zeki Celik, sementara satu menit kemudian sepakan kerasnya ditepis hingga membentur mistar gawang.

Saat pertandingan diprediksi berakhir imbang, Turki justru menemukan momen penentu. Memasuki masa injury time, Kaan Ayhan berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Amerika Serikat dan mencetak gol kemenangan yang mengubah skor menjadi 3-2.

Gol tersebut memastikan Turki menutup fase grup dengan kemenangan prestisius atas tuan rumah. Sayangnya, tambahan tiga poin tidak cukup mengubah posisi mereka di klasemen Grup D sehingga impian melaju ke babak 32 besar harus pupus.

Sementara itu, meski menelan kekalahan di laga terakhir, Amerika Serikat tetap menjaga peluang melangkah ke fase gugur sesuai hasil akhir klasemen Grup D. Adapun bagi Turki, kemenangan dramatis ini menjadi penutup manis di tengah kekecewaan gagal melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Grup D #Turki vs AS #Kaan Ayhan #piala dunia 2026 #Arda Guler