RADARBANYUWANGI.ID – Laga fase grup Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Arab Saudi bakal menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada matchday kedua Grup H.
Duel yang berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Minggu (21/6) pukul 23.00 WIB itu menjadi momen pembuktian bagi La Roja yang gagal menang pada laga pembuka.
Spanyol datang dengan tekanan tinggi setelah hanya bermain imbang 0-0 melawan Cape Verde. Sebaliknya, Arab Saudi justru tampil penuh percaya diri usai menahan Uruguay 1-1 dan membuka peluang lolos ke fase gugur.
Spanyol Dituntut Lebih Tajam
Hasil imbang tanpa gol melawan Cape Verde memunculkan kritik terhadap lini serang Spanyol.
Meski mendominasi penguasaan bola dan mengontrol jalannya pertandingan, pasukan Luis de la Fuente kesulitan mengubah dominasi menjadi gol. Permasalahan tersebut ternyata bukan hanya terjadi di Piala Dunia.
Sebelum turnamen dimulai, Spanyol juga sempat bermain imbang tanpa gol melawan Mesir dan ditahan Irak 1-1. Pola permainan mereka terlihat sama: menguasai bola, tetapi kurang efektif dalam penyelesaian akhir.
Bek Spanyol Marc Cucurella bahkan menyebut hasil melawan Cape Verde sebagai alarm agar timnya lebih waspada.
"Kami sadar semua tim di Piala Dunia punya kualitas dan bisa memberi kejutan. Kami harus lebih fokus dan memanfaatkan peluang yang ada," ujarnya.
Kembalinya Lamine Yamal Jadi Angin Segar
Kabar baik datang dari Lamine Yamal.
Pemain muda Barcelona itu diperkirakan mendapat menit bermain lebih banyak setelah pulih dari cedera hamstring yang sempat membuatnya absen cukup lama.
Pada laga melawan Cape Verde, Yamal hanya bermain singkat. Namun, kehadirannya langsung memberi warna baru pada serangan Spanyol.
Meski begitu, Yamal mengaku dirinya belum sepenuhnya pulih dan belum siap bermain penuh selama 90 menit.
"Saya harus bersabar. Kondisi saya membaik, tetapi belum siap untuk bermain penuh," kata Yamal.
Selain Yamal, Nico Williams juga berpeluang tampil sejak menit awal untuk menambah daya gedor dari sisi sayap.
Arab Saudi Siap Ulangi Kejutan
Di sisi lain, Arab Saudi datang tanpa beban.
Tim berjuluk The Green Falcons sukses mencuri satu poin saat menghadapi Uruguay pada laga pertama. Bahkan, mereka sempat unggul lebih dulu lewat gol Abdulelah Al Amri sebelum akhirnya pertandingan berakhir imbang 1-1.
Pelatih Georgios Donis diperkirakan tidak akan mengubah banyak komposisi pemain.
Kapten Salem Al-Dawsari tetap menjadi andalan dari sisi kiri, sementara Firas Al Buraikan bakal menjadi ujung tombak serangan.
Karakter permainan Arab Saudi yang disiplin dan mengandalkan blok pertahanan rendah diprediksi bisa merepotkan Spanyol.
Mereka pernah membuktikan kemampuan membuat kejutan ketika menumbangkan Argentina di Piala Dunia 2022, sehingga La Roja tak boleh meremehkan lawannya.
Rekor Pertemuan Berpihak kepada Spanyol
Secara statistik, Spanyol unggul telak atas Arab Saudi.
Dari tiga pertemuan terakhir, La Roja selalu meraih kemenangan:
-
2012: Spanyol 5-0 Arab Saudi
-
2010: Spanyol 3-2 Arab Saudi
-
2006: Arab Saudi 0-1 Spanyol
Spanyol juga belum pernah kalah dari Arab Saudi di ajang resmi maupun laga persahabatan.
Prediksi Skor
Secara kualitas skuad, Spanyol masih berada di atas Arab Saudi.
Namun, jika kembali kesulitan memaksimalkan peluang, bukan tidak mungkin mereka kembali kehilangan poin.
Masuknya Lamine Yamal dan Nico Williams diyakini menjadi pembeda. Kecepatan serta kreativitas keduanya bisa membuka celah di pertahanan rapat Arab Saudi.
Sementara The Green Falcons diprediksi akan bermain lebih bertahan sambil menunggu peluang serangan balik.
Prediksi skor akhir: Spanyol 2-0 Arab Saudi.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol (4-3-3):
Simon; Llorente, Cubarsi, Laporte, Cucurella; Ruiz, Rodri, Pedri; Yamal, Oyarzabal, Nico Williams.
Pelatih: Luis de la Fuente.
Arab Saudi (4-4-2):
Al-Owais; Abdulhamid, Al Tambakti, Al Amri, Al Harbi; Al Shamat, Al-Khaibari, Kanno, Salem Al-Dawsari; Al Buraikan, Al-Juwayr.
Pelatih: Georgios Donis.
Editor : Ali Sodiqin