Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Debut Herve Renard di Laga Ke-1000 Piala Dunia, Tunisia Hadapi Ujian Berat dari Jepang

Ali Sodiqin • Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:00 WIB
Jepang menatap laga melawan Tunisia dengan modal hasil imbang 2-2 atas Belanda pada pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026.(Foto: FIFA)
Jepang menatap laga melawan Tunisia dengan modal hasil imbang 2-2 atas Belanda pada pertandingan Grup F Piala Dunia FIFA 2026.(Foto: FIFA)

RADARBANYUWANGI.ID – Era baru Timnas Tunisia resmi dimulai di panggung terbesar sepak bola dunia. Pelatih anyar Herve Renard akan menjalani debutnya saat Tunisia menghadapi Jepang pada matchday kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Estadio Monterrey, Guadalupe, Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB.

Laga ini bukan sekadar pertandingan fase grup biasa. Duel Tunisia versus Jepang tercatat sebagai pertandingan ke-1.000 sepanjang sejarah Piala Dunia, menjadikannya salah satu momen bersejarah yang menyita perhatian publik sepak bola dunia.

Bagi Tunisia, pertandingan ini menjadi kesempatan untuk bangkit setelah hasil buruk pada laga pembuka. Elang Kartago dihajar Swedia dengan skor telak 5-1, hasil yang kemudian berujung pada pergantian pelatih.

Sabri Lamouchi harus mengakhiri masa tugasnya lebih cepat. Federasi Sepak Bola Tunisia kemudian menunjuk Herve Renard untuk menyelamatkan peluang tim lolos ke babak berikutnya.

Pelatih asal Prancis tersebut dikenal sebagai spesialis turnamen dengan rekam jejak mengesankan di level internasional. Salah satu pencapaian paling dikenang adalah ketika ia membawa Arab Saudi menumbangkan Argentina pada fase grup Piala Dunia sebelumnya.

Kehadiran Renard diharapkan mampu memberikan efek instan bagi Tunisia yang sedang mengalami krisis kepercayaan diri. Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, perubahan pendekatan taktik dan mentalitas pemain menjadi fokus utama.

Di kubu lawan, Jepang datang dengan modal yang jauh lebih baik. Samurai Biru berhasil menahan Belanda 2-2 pada laga pertama Grup F, sebuah hasil yang mempertegas status mereka sebagai salah satu kuda hitam berbahaya di turnamen ini.

Meski demikian, Jepang juga menghadapi persoalan penting menjelang pertandingan. Gelandang kreatif Takefusa Kubo dipastikan absen setelah mengalami cedera lutut saat menghadapi Belanda. Pemain Real Sociedad tersebut bahkan harus meninggalkan stadion menggunakan kursi roda.

Absennya Kubo berpotensi mengurangi kreativitas serangan Jepang, terutama dalam membangun peluang dari sektor sayap. Namun tim asuhan Hajime Moriyasu masih memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menjaga kualitas permainan.

Ritsu Doan diperkirakan akan mengambil peran lebih besar dalam mendukung Daizen Maeda dan Ayase Ueda di lini depan. Disiplin organisasi permainan dan kecepatan transisi tetap menjadi senjata utama Jepang.

Rekor Pertemuan Berpihak kepada Jepang

Secara statistik, Jepang memiliki catatan yang lebih baik dalam lima pertemuan terakhir melawan Tunisia. Samurai Biru memenangkan empat pertandingan dan hanya sekali kalah.

Dalam dua pertemuan terbaru, Jepang bahkan selalu menang tanpa kebobolan. Fakta tersebut menjadi sinyal bahwa Tunisia membutuhkan perubahan signifikan bila ingin memutus tren negatif.

Perkiraan Susunan Pemain

Tunisia (4-2-3-1):
Chamakh; Yan Valery, Omar Rekik, Montassar Talbi, Ali Abdi; Ellyes Skhiri, Khedira; Achouri, Hannibal Mejbri, Gharbi; Chaouat.

Pelatih: Herve Renard.

Jepang (3-4-2-1):
Suzuki; Taniguchi, Watanabe, Hiroki Ito; Sugawara, Kamada, Sano, Nakamura; Ritsu Doan, Daizen Maeda; Ayase Ueda.

Pelatih: Hajime Moriyasu.

Analisis dan Prediksi

Herve Renard diperkirakan langsung mengubah struktur permainan Tunisia dengan kembali menggunakan empat bek untuk memperkuat keseimbangan tim. Duet Omar Rekik dan Montassar Talbi akan menjadi tumpuan di jantung pertahanan, sementara Ali Abdi dan Yan Valery berperan aktif membantu serangan dari sisi lapangan.

Namun tantangan yang dihadapi Tunisia tidak ringan. Dalam tiga pertandingan terakhir, mereka kebobolan 11 gol dan hanya mencetak satu gol. Catatan tersebut menunjukkan masih rapuhnya organisasi pertahanan.

Sebaliknya, Jepang tampil lebih stabil. Hasil imbang melawan Belanda memperlihatkan kemampuan mereka menghadapi lawan dengan kualitas tinggi. Walaupun kehilangan Kubo, kolektivitas permainan Jepang diprediksi tetap menjadi pembeda.

Momentum debut Renard memang bisa memantik semangat baru Tunisia. Akan tetapi, kualitas skuad dan konsistensi permainan membuat Jepang masih lebih diunggulkan untuk mengamankan tiga poin.

Prediksi skor: Tunisia 1-3 Jepang.

Jadwal Pertandingan

Piala Dunia 2026 – Grup F

Editor : Ali Sodiqin
#Timnas Jepang #Grup F #herve renard #tunisia vs jepang #piala dunia 2026