RADARBANYUWANGI.ID - Tim nasional Brasil dipastikan belum dapat diperkuat Neymar dalam laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 melawan Haiti. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada Kamis mengonfirmasi bahwa sang penyerang tidak akan ikut bepergian bersama skuad ke Philadelphia karena masih menjalani tahap akhir pemulihan cedera betis kanan yang dialaminya sejak bulan lalu.
Dalam pernyataan resmi, CBF menjelaskan bahwa Neymar akan tetap berada di New Jersey untuk memaksimalkan proses rehabilitasi dengan memanfaatkan fasilitas latihan dan pemulihan yang tersedia di kompleks Red Bull New York.
"Dia akan tetap berada di New Jersey untuk mengoptimalkan fase akhir proses pemulihannya, memanfaatkan fasilitas yang sangat baik di Hotel The Ridge dan pusat latihan Columbia Park," tulis CBF.
Keputusan tersebut menegaskan bahwa Brasil tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi pemain berusia 34 tahun itu menjelang fase krusial turnamen.
Mulai Kembali Berlatih, tetapi Belum Siap Bertanding
Meski belum dinyatakan fit, perkembangan kondisi Neymar menunjukkan sinyal positif. Pada sesi latihan tim di Morristown, New Jersey, Rabu waktu setempat, ia untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2026 bergulir kembali berlatih menggunakan perlengkapan resmi tim.
Neymar sempat bergabung dengan rekan-rekannya, termasuk Raphinha, Bruno Guimarães, Gabriel Magalhães, dan Fabinho. Kehadirannya langsung menarik perhatian awak media.
Dengan nada bercanda, mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain tersebut menyapa para jurnalis dengan kalimat, "Apakah kalian merindukan saya?"
Namun keterlibatannya bersama tim hanya berlangsung singkat. Setelah menjalani sejumlah latihan awal, Neymar kembali ke sisi lapangan untuk melanjutkan program pemulihan individu bersama staf pelatih Brasil.
Sehari sebelumnya, ia juga menjalani sesi latihan terpisah untuk pertama kalinya sejak tiba di Amerika Serikat. Rekaman yang dirilis CBF memperlihatkan Neymar mulai melakukan latihan lari ringan dan sejumlah aktivitas fisik di bawah pengawasan staf kepelatihan Carlo Ancelotti.
Cedera Sejak Membela Santos
Neymar masuk dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 meskipun masih dalam masa pemulihan cedera betis kanan yang didapat saat membela Santos pada 17 Mei lalu.
Sejak mengalami cedera tersebut, ia belum pernah kembali mengikuti latihan penuh bersama tim. Sumber internal menyebutkan bahwa pada awal pekan ini Neymar kembali menjalani pemeriksaan medis lanjutan yang sama seperti sepekan sebelumnya guna memantau perkembangan pemulihan cedera otot tingkat dua yang dialaminya.
Hingga kini, hasil pemeriksaan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh CBF.
Sejumlah media Brasil melaporkan bahwa tim medis berharap Neymar dapat mencapai kondisi terbaiknya tepat waktu untuk menghadapi fase gugur. Jika target tersebut tercapai, maka ia diperkirakan akan melewatkan seluruh pertandingan fase grup, termasuk menghadapi Haiti dan Skotlandia.
Brasil Tidak Ingin Mengambil Risiko
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti sebelumnya menegaskan bahwa pemulihan Neymar menjadi prioritas utama. Menurutnya, tim tidak hanya membutuhkan kualitas teknis sang pemain, tetapi juga pengalaman dan pengaruh positifnya di ruang ganti.
"Neymar bekerja sangat keras untuk pulih secepat mungkin. Harapan kami adalah dia dapat pulih dan kembali bergabung dengan grup pekan depan," kata Ancelotti.
"Kami memasukkannya ke dalam skuad karena kualitas teknisnya yang tidak perlu diragukan lagi. Namun kami juga menginginkan pengalaman serta teladan yang bisa ia berikan kepada para pemain muda di tim ini."
Kehadiran Neymar memang masih dianggap penting meskipun kontribusinya di lapangan belum bisa dinikmati. Pada laga pembuka Grup C melawan Maroko yang berakhir imbang 1-1, ia hanya berada di bangku cadangan dan tidak mengenakan seragam pertandingan.
Masa Sulit Neymar Bersama Timnas Brasil
Cedera saat ini menambah panjang daftar masalah kebugaran yang menghantui Neymar dalam beberapa tahun terakhir. Pemain yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil itu belum lagi tampil bersama tim senior sejak 17 Oktober 2023.
Saat itu, ia mengalami robekan ligamen anterior cruciatum (ACL) dan meniskus lutut kiri ketika membela Brasil menghadapi Uruguay dalam laga Kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan di Montevideo.
Sejak cedera serius tersebut, Neymar belum pernah kembali mengenakan seragam timnas Brasil dalam pertandingan resmi. Berdasarkan data Transfermarkt, ia telah menghabiskan sekitar 700 hari di luar lapangan akibat cedera, proses rehabilitasi, dan masa pemulihan.
Situasi itu membuat Brasil memilih pendekatan yang sangat hati-hati terhadap kondisi sang bintang. Dengan dua laga fase grup yang tersisa, fokus utama kini adalah memastikan Neymar berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi memasuki fase gugur.
Sementara itu, Brasil yang mengawali turnamen dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko akan menghadapi Haiti pada Jumat sebelum menutup fase Grup C dengan duel kontra Skotlandia pada 24 Juni mendatang. Harapan untuk melihat Neymar kembali beraksi tampaknya baru akan terbuka apabila Selecao berhasil melaju ke babak berikutnya. (*)
Editor : Niklaas Andries