Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Gol Bunuh Diri Gagalkan Kemenangan Bersejarah Mesir atas Belgia di Piala Dunia 2026

Ali Sodiqin • Selasa, 16 Juni 2026 | 09:11 WIB
Romelu Lukaku menjadi penyelamat Belgia hanya 22 detik setelah diturunkan dari bangku cadangan. (Sky Sports)
Romelu Lukaku menjadi penyelamat Belgia hanya 22 detik setelah diturunkan dari bangku cadangan. (Sky Sports)

RADARBANYUWANGI.ID – Timnas Mesir nyaris mencatat sejarah besar di Piala Dunia 2026. Sempat unggul dan tampil disiplin sepanjang pertandingan, The Pharaohs akhirnya harus puas berbagi angka setelah ditahan Belgia 1-1 akibat gol bunuh diri yang lahir pada babak kedua, Senin malam (15/6).

Hasil imbang ini membuat Mesir gagal mengamankan kemenangan perdana sekaligus kemenangan bersejarah atas salah satu kekuatan besar Eropa tersebut. Namun, performa impresif anak asuh Hossam Hassan menjadi sinyal bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Grup G.

Bagi Belgia, satu poin terasa seperti penyelamatan. Setan Merah nyaris pulang dengan tangan hampa sebelum keberuntungan menghampiri mereka di penghujung laga.

Mesir Tampil Berani Sejak Awal

Mesir datang ke pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi.

Pelatih Hossam Hassan menurunkan kekuatan terbaiknya yang dipimpin Mohamed Salah di lini depan bersama Omar Marmoush dan Mustafa Zico.

Di lini belakang, Mustafa Shobeir dipercaya mengawal gawang dengan dukungan Mohamed Hany, Hamdi Fathi, Yasser Ibrahim, dan Ahmed Fathouh.

Sementara Belgia asuhan Rudi Garcia juga tampil dengan deretan pemain papan atas.

Thibaut Courtois berdiri di bawah mistar. Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Leandro Trossard, hingga Charles De Ketelaere menjadi andalan untuk membongkar pertahanan Mesir.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Mesir bermain disiplin, berani menekan, dan mampu meredam kreativitas lini tengah Belgia.

Para Firaun bahkan sukses unggul lebih dulu dan membuat para pendukung Belgia terdiam.

Keunggulan itu bertahan cukup lama karena Mesir tampil solid di semua lini.

Belgia Bangkit Berkat Gol Bunuh Diri

Ketika kemenangan bersejarah tampak sudah di depan mata, petaka datang bagi Mesir.

Tekanan Belgia yang terus meningkat akhirnya berbuah gol penyama kedudukan.

Ironisnya, gol tersebut bukan lahir dari aksi gemilang lini depan Belgia, melainkan dari gol bunuh diri pemain Mesir.

Gol itu mengubah suasana pertandingan.

Belgia yang sebelumnya frustrasi kembali hidup, sementara para pemain Mesir terlihat terpukul karena kehilangan keunggulan pada momen krusial.

Skor 1-1 akhirnya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin sembari menunggu hasil pertandingan lain Grup G yang mempertemukan Iran dan Selandia Baru.

Mohamed Salah Rayakan Ulang Tahun dengan Rekor

Meski gagal meraih kemenangan, pertandingan ini tetap menjadi malam spesial bagi Mohamed Salah.

Kapten Mesir itu tampil tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-34.

Penampilan tersebut membuat Salah menjadi pemain non-kiper tertua yang pernah membela Mesir di putaran final Piala Dunia.

Ia kini berada di posisi kedua daftar pemain tertua Mesir yang tampil di Piala Dunia, hanya kalah dari legenda hidup Essam El-Hadary yang bermain pada usia 45 tahun 161 hari di Piala Dunia 2018.

Tak hanya itu.

Salah juga masuk dalam daftar eksklusif pemain yang tampil sebagai kapten tim nasional di hari ulang tahunnya pada ajang Piala Dunia.

Ia menjadi pemain ketujuh yang mencatatkan prestasi tersebut, menyusul nama-nama besar seperti Antonio Carvajal, Michel Platini, Oliver Kahn, Patrick Vieira, dan Raul Gonzalez.

Pesan Kuat Mesir untuk Para Rival

Terlepas dari hasil akhir yang mengecewakan, Mesir menunjukkan kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mereka mampu membuat Belgia kesulitan sepanjang pertandingan dan nyaris mencatat kemenangan penting.

Penampilan disiplin di lini belakang, transisi cepat ke lini serang, serta kepemimpinan Mohamed Salah menjadi modal berharga untuk menghadapi laga berikutnya.

Bagi Belgia, hasil imbang ini menjadi alarm.

Tim yang dihuni banyak pemain bintang tersebut harus segera menemukan bentuk permainan terbaik jika ingin melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

Sementara Mesir boleh pulang dengan kepala tegak.

Mereka memang gagal menang, tetapi berhasil mengirim pesan tegas kepada dunia: The Pharaohs siap bersaing dan bisa menjadi ancaman serius bagi siapa pun di Grup G. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#belgia vs mesir #Grup G #piala dunia 2026 #gol bunuh diri #mohamed salah