Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prediksi Grup G Piala Dunia 2026: Iran Lebih Difavoritkan daripada Selandia Baru, Ini Alasannya!

Niklaas Andries • Senin, 15 Juni 2026 | 12:59 WIB
UNGGULAN: Iran diunggulkan atas New Zealand dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2026
UNGGULAN: Iran diunggulkan atas New Zealand dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Tim nasional Iran memulai perjuangannya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru pada laga pembuka Grup G yang berlangsung di SoFi Stadium, Senin malam waktu setempat. Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi Team Melli untuk mengawali turnamen dengan kemenangan sekaligus menjaga peluang mencetak sejarah baru dengan menembus fase gugur untuk pertama kalinya.

Di sisi lain, Selandia Baru kembali tampil di panggung sepak bola terbesar dunia setelah absen selama 16 tahun. Namun, performa yang kurang meyakinkan menjelang turnamen membuat peluang All Whites untuk menciptakan kejutan tidak terlalu besar.

Iran Datang dengan Modal Positif Meski Dihantam Kendala Logistik

Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, Iran belum pernah berhasil melampaui fase grup. Pada edisi 2026 ini, negara Asia Barat tersebut berharap mampu mengakhiri catatan tersebut dalam penampilan ketujuh mereka di turnamen sepak bola paling bergengsi dunia.

Namun, persiapan Iran tidak sepenuhnya berjalan mulus. Ketegangan diplomatik dengan Amerika Serikat membuat skuad asuhan Amir Ghalenoei harus menghadapi tantangan logistik yang tidak biasa. Mereka diwajibkan masuk ke wilayah Amerika Serikat pada hari pertandingan dan meninggalkannya pada hari yang sama untuk seluruh laga fase grup.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi kepercayaan diri Iran yang datang dengan tren positif. Team Melli berhasil meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga internasional terakhir.

Rangkaian hasil impresif itu dimulai dengan kemenangan telak 5-0 atas Kosta Rika, dilanjutkan kemenangan 3-1 melawan Gambia, sebelum menutup persiapan dengan kemenangan 2-0 atas Mali. Dua dari tiga kemenangan tersebut bahkan diraih tanpa kebobolan.

Setelah mampu meraih masing-masing satu kemenangan pada Piala Dunia 2018 dan 2022, Iran kini memburu kemenangan lain yang dapat menjadi fondasi penting untuk melaju ke babak 32 besar.

Selandia Baru Kembali ke Panggung Dunia dengan Modal Kurang Meyakinkan

Selandia Baru kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah gagal lolos pada edisi 2014, 2018, dan 2022. Tim besutan Darren Bazeley datang dengan misi besar untuk mengejutkan Iran yang saat ini menempati peringkat ke-20 dunia.

Perbedaan kualitas kedua tim cukup terlihat dari posisi ranking FIFA. Selandia Baru berada 65 tingkat di bawah Iran, sebuah indikator yang menunjukkan kesenjangan kekuatan antara kedua negara.

Meski demikian, All Whites berharap dapat memanfaatkan situasi tidak ideal yang dialami Iran terkait urusan perjalanan dan logistik selama turnamen berlangsung.

Masalahnya, performa Selandia Baru sendiri jauh dari kata meyakinkan. Sejak memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, mereka hanya mampu mencatatkan dua kemenangan.

Kemenangan pertama diraih atas Pantai Gading dengan skor 1-0 pada Juni tahun lalu. Hasil positif berikutnya datang pada Maret lalu saat mereka menundukkan Chile 4-1.

Namun, dua kemenangan tersebut tertutupi oleh rentetan hasil buruk. Dalam 11 pertandingan terakhir, Selandia Baru menelan sembilan kekalahan yang memperlihatkan kelemahan tim baik di lini depan maupun belakang.

Lebih mengkhawatirkan lagi, All Whites gagal mencetak gol dalam enam dari sembilan kekalahan tersebut selama 12 bulan terakhir. Menjelang Piala Dunia, mereka juga mengalami dua hasil mengecewakan setelah dibantai Haiti 0-4 dan kalah tipis 0-1 dari Inggris.

Dengan persiapan seperti itu, Selandia Baru menghadapi tugas berat untuk mengubah nasib mereka ketika kembali tampil di panggung global.

Kondisi Terkini Tim dan Pemain Kunci

Iran harus menghadapi beberapa persoalan cedera menjelang pertandingan pembuka. Alireza Jahanbakhsh, Dennis Eckert, dan Mehdi Torabi diperkirakan absen, sementara kondisi Roozbeh Cheshmi masih terus dipantau hingga jelang kick-off.

Harapan utama Iran tetap berada di pundak penyerang andalan mereka, Mehdi Taremi. Striker berusia 33 tahun itu telah mengoleksi 60 gol dari 105 penampilan bersama tim nasional dan menjadi ujung tombak utama Team Melli.

Taremi juga mendapat dukungan dari sejumlah pemain produktif lainnya seperti Mohammad Mohebi yang telah mencetak 14 gol internasional, Mehdi Ghayedi dengan 10 gol, serta Jahanbakhsh yang mengoleksi 17 gol meskipun saat ini sedang berkutat dengan cedera.

Sementara itu, Selandia Baru menggantungkan harapan kepada sang kapten sekaligus striker utama, Chris Wood. Penyerang Nottingham Forest tersebut telah mencetak 45 gol dalam 90 pertandingan internasional.

Namun, Wood datang ke turnamen ini setelah menjalani periode sulit akibat cedera lutut yang membuatnya absen sekitar enam bulan sebelum kembali bermain pada April lalu. Kondisi tersebut membatasi kontribusinya menjadi hanya tiga gol dalam 15 pertandingan Liga Inggris.

Selain Wood, hanya Kosta Barbarouses yang telah mencapai dua digit gol internasional dengan torehan 10 gol. Sementara Ben Waine tinggal membutuhkan satu gol lagi untuk menyentuh angka yang sama. Untuk laga pembuka, Selandia Baru kemungkinan tidak dapat memainkan Ryan Thomas.

Perkiraan Susunan Pemain

Iran (4-2-3-1) Beiranvand; Rezaeian, Khalilzadeh, Kanaani, Hajsafi; Ezatolahi, Razzaghinia; Mohebi, Ghoddos, Ghayedi; Taremi.

Selandia Baru (4-2-3-1) Crocombe; Payne, Surman, Boxall, Cacace; Bell, Stamenic; Just, Garbett, Singh; Wood.

Rekor Performa Terbaru

Iran: Menang-Kalah-Kalah-Menang-Menang-Menang

Selandia Baru: Kalah-Kalah-Kalah-Menang-Kalah-Kalah

Prediksi Skor: Iran 2-0 Selandia Baru

Kembalinya Selandia Baru ke Piala Dunia tentu menjadi momen bersejarah bagi sepak bola Oseania. Namun jika melihat performa terkini kedua tim, Iran memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin pada laga pembuka Grup G.

Meski dibayangi tantangan logistik selama berada di Amerika Utara, Team Melli tampil lebih stabil dan memiliki kualitas individu yang lebih baik dibandingkan lawannya. Produktivitas lini serang yang dipimpin Mehdi Taremi juga menjadi pembeda signifikan.

Selandia Baru diperkirakan akan mengandalkan organisasi permainan dan pengalaman Chris Wood di lini depan. Akan tetapi, rapuhnya pertahanan serta minimnya produktivitas gol membuat mereka menghadapi tugas yang sangat berat. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#prediksi Piala Dunia 2026 #iran vs selandia baru #iran piala dunia 2026 #selandia batu piala dunia 2026 #Grup G Piala Dunia 2026