RADARBANYUWANGI.ID - Tim nasional Spanyol memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar. Juara Eropa tersebut akan menghadapi debutan turnamen, Tanjung Verde, pada pertandingan pembuka Grup H yang berlangsung di Atlanta, Senin waktu setempat.
La Roja datang ke Amerika Serikat sebagai salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia. Di bawah arahan pelatih Luis de la Fuente, Spanyol memiliki skuad bertabur bintang dan sedang menikmati periode positif setelah menjuarai Euro 2024 dengan mengalahkan Inggris di partai final.
Meski pernah mengangkat trofi Piala Dunia pada 2010, performa Spanyol dalam tiga edisi terakhir belum memenuhi ekspektasi. Mereka tersingkir pada fase grup tahun 2014, lalu hanya mampu mencapai babak 16 besar pada edisi 2018 dan 2022.
Karena itu, Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan penting bagi generasi terbaru La Roja untuk mengembalikan dominasi mereka di panggung sepak bola internasional.
Rekor Positif Jadi Modal Spanyol
Spanyol memasuki laga perdana ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Peru 3-1 dalam pertandingan uji coba terakhir sebelum turnamen dimulai.
Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi 10 pertandingan beruntun di semua kompetisi. Dari rentetan tersebut, tujuh di antaranya berakhir dengan kemenangan.
Melihat kualitas skuad dan pengalaman yang dimiliki, Spanyol menjadi favorit kuat untuk memuncaki Grup H yang juga dihuni Arab Saudi dan Uruguay.
Di atas kertas, pertemuan melawan Tanjung Verde bahkan disebut sebagai salah satu duel dengan kesenjangan kualitas terbesar pada fase grup Piala Dunia 2026. Laga ini juga akan menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara kedua negara.
Tanjung Verde Datang dengan Misi Menorehkan Sejarah Meski berstatus underdog, Tanjung Verde tidak datang ke Piala Dunia hanya sebagai pelengkap.
Negara kepulauan di Afrika tersebut mencatat sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Mereka bahkan berhasil finis di atas Kamerun dalam fase kualifikasi.
Kepercayaan diri Blue Sharks semakin meningkat setelah mencatat tiga kemenangan beruntun menjelang turnamen.
Tim asuhan Bubista menundukkan Serbia dengan skor 3-0 pada akhir Mei sebelum kembali meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bermuda pada 6 Juni.
Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa Tanjung Verde memiliki organisasi permainan yang solid dan mentalitas kompetitif yang tidak bisa diremehkan.
Meski Spanyol menjadi lawan terberat mereka di Grup H, peluang untuk bersaing memperebutkan posisi kedua atau bahkan salah satu tiket peringkat ketiga terbaik masih terbuka.
Setelah menghadapi Spanyol, Tanjung Verde akan bertemu Uruguay pada 21 Juni sebelum menutup fase grup melawan Arab Saudi lima hari kemudian.
Kondisi Terkini Kedua Tim
Kabar baik datang dari kubu Spanyol. Dua pemain sayap andalan mereka, Lamine Yamal dan Nico Williams, telah kembali berlatih penuh setelah pulih dari cedera.
Meski demikian, keduanya diperkirakan tidak akan langsung dimainkan sejak menit pertama. Luis de la Fuente kemungkinan memilih menyimpan mereka sebagai opsi dari bangku cadangan.
Sementara itu, Victor Munoz masih diragukan tampil akibat masalah kelelahan otot. Situasi tersebut membuka peluang bagi Ferran Torres dan Alex Baena untuk mengisi lini depan bersama Mikel Oyarzabal.
Di sektor tengah, kombinasi Fabian Ruiz, Rodri, dan Pedri diperkirakan menjadi pilihan utama. Adapun Pedro Porro berpeluang mengisi posisi bek kanan sejak awal pertandingan. Berbeda dengan Spanyol, Tanjung Verde tidak memiliki masalah kebugaran berarti menjelang laga.
Kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional, Ryan Mendes, dipastikan menjadi andalan utama. Pemain berusia 36 tahun itu telah mencetak 22 gol dari 97 penampilan internasional.
Selain Mendes, Dailon Livramento juga diprediksi tampil sejak menit pertama. Penyerang tersebut telah mengoleksi tujuh gol dari 22 pertandingan bersama tim nasional.
Di lini belakang, bek Villarreal Logan Costa dipastikan menjadi salah satu pilar utama pertahanan Blue Sharks.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Fabian Ruiz, Rodri, Pedri; Ferran Torres, Mikel Oyarzabal, Alex Baena.
Tanjung Verde (4-2-3-1): Vozinha; Moreira, Logan Costa, Pico, Paulo; Semedo, Pina; Ryan Mendes, Monteiro, Cabral; Dailon Livramento.
Prediksi Skor: Spanyol 3-0 Tanjung Verde
Secara kualitas individu, pengalaman, dan kedalaman skuad, Spanyol unggul jauh dibandingkan Tanjung Verde.
Meski tim Afrika tersebut layak mendapatkan apresiasi atas keberhasilan mereka menembus putaran final untuk pertama kalinya, sulit membayangkan mereka mampu memberikan ancaman serius kepada La Roja.
Dengan lini tengah yang dipimpin Rodri serta banyaknya opsi menyerang yang dimiliki, Spanyol diperkirakan mampu mengendalikan pertandingan sejak awal dan mengamankan kemenangan tanpa kesulitan berarti. (*)
Editor : Niklaas Andries