Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Belgia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Ujian Awal Generasi Emas yang Belum Tuntas

Niklaas Andries • Senin, 15 Juni 2026 | 12:48 WIB
RAJA MESIR: Piala Dunia 2026 menjadi panggung Mohamed Salah saat Mesir kontra Belgia
RAJA MESIR: Piala Dunia 2026 menjadi panggung Mohamed Salah saat Mesir kontra Belgia

RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan laga sarat gengsi pada pertandingan pembuka Grup G. Tim nasional Belgia akan menghadapi Mesir di Seattle Stadium, Senin, dalam duel yang berpotensi menjadi salah satu penentu peta persaingan menuju babak gugur.

Di atas kertas, Belgia lebih diunggulkan. Tim asuhan Rudi Garcia datang dengan status peringkat kesembilan dunia versi FIFA, sementara Mesir menempati posisi ke-29. Namun, sejarah pertemuan menunjukkan bahwa The Pharaohs bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Belgia mengusung ambisi besar untuk menghapus kegagalan masa lalu sekaligus membuktikan bahwa generasi emas mereka masih memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.

Belgia Berupaya Menghapus Trauma Qatar 2022

Empat tahun lalu, Belgia mengalami salah satu kegagalan terbesar dalam sejarah modern mereka ketika tersingkir pada fase grup Piala Dunia Qatar 2022.

Saat itu, Les Diables Rouges memang mampu membuka turnamen dengan kemenangan tipis 1-0 atas Kanada. Namun, mereka gagal mencetak gol saat menghadapi Kroasia dan Maroko. Hasil tersebut membuat Belgia hanya mengumpulkan empat poin dan harus puas finis di posisi ketiga grup.

Kegagalan itu terasa semakin menyakitkan karena Kroasia saat itu dianggap sudah memasuki fase akhir generasi emasnya, sementara Maroko belum pernah meraih kemenangan di Piala Dunia sejak 1998 sebelum akhirnya tampil mengejutkan.

Padahal selama lebih dari satu dekade terakhir, Belgia diperkuat sederet pemain kelas dunia. Namun pencapaian terbaik mereka di ajang Piala Eropa hanya sebatas perempat final. Sementara dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, mereka juga tidak pernah berhasil mencapai partai final.

Memasuki Piala Dunia 2026, Belgia datang dengan modal yang cukup meyakinkan. Mereka keluar sebagai juara grup kualifikasi dengan koleksi 18 poin dari delapan pertandingan, mencetak 29 gol dan hanya kebobolan tujuh kali.

Performa mereka dalam laga persahabatan setelah memastikan tiket ke putaran final juga cukup menjanjikan. Dari empat pertandingan uji coba, Belgia meraih tiga kemenangan dan hanya sekali gagal menang. Mereka berhasil mengalahkan Amerika Serikat, Kroasia, dan Tunisia.

Produktivitas lini depan juga menjadi sinyal positif. Setan Merah mencetak 13 gol dan hanya kebobolan tiga kali dalam rangkaian pertandingan tersebut, termasuk dua clean sheet pada dua laga terakhir.

Mesir Datang dengan Percaya Diri dan Rekor Menjanjikan

Di sisi lain, Mesir menjalani momentum penting dalam sejarah sepak bola mereka. Turnamen di Amerika Utara ini menjadi penampilan kedua The Pharaohs dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir sekaligus penampilan keempat sepanjang sejarah.

Tim asuhan Hossam Hassan tentu ingin memperbaiki catatan buruk pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Saat itu, Mesir pulang tanpa satu poin pun setelah kalah dari Uruguay, Rusia, dan Arab Saudi.

Namun, perjalanan menuju Piala Dunia 2026 berlangsung jauh lebih mulus. Mesir tampil dominan pada babak kualifikasi zona Afrika dengan mengoleksi 26 poin dan tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan.

Meski demikian, bayang-bayang kegagalan di Piala Afrika 2025 masih mungkin membekas. Mereka harus mengakhiri langkah di semifinal setelah disingkirkan Senegal, padahal Mesir terakhir kali menjuarai turnamen tersebut pada 2010.

Sejak kekalahan itu, performa Mesir cukup beragam. Dalam lima pertandingan berikutnya, mereka membukukan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Selama periode tersebut, Mesir mencetak enam gol dan hanya kebobolan dua kali.

Menariknya, rekor pertemuan justru berpihak kepada wakil Afrika tersebut. Dari empat duel sebelumnya melawan Belgia, Mesir mampu meraih tiga kemenangan dan hanya sekali kalah. Pertemuan terakhir bahkan berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Mesir pada November 2022.

Kondisi Terkini Kedua Tim

Belgia Andalkan Kombinasi Pengalaman dan Energi Muda

Rudi Garcia diperkirakan tetap mengandalkan kiper utama Thibaut Courtois di bawah mistar. Penjaga gawang Real Madrid itu kemungkinan akan mendapat perlindungan dari duet bek tengah Arthur Theate dan Nathan Ngoy.

Di lini tengah, Youri Tielemans yang tampil impresif bersama Aston Villa sepanjang musim diprediksi berduet dengan rekan setimnya, Amadou Onana.

Sementara itu, Kevin De Bruyne tetap menjadi motor serangan meski performanya bersama Napoli sepanjang musim 2025-2026 dinilai belum sepenuhnya konsisten.

Di sektor sayap, kecepatan Leandro Trossard dan Jeremy Doku akan menjadi andalan untuk menyuplai bola kepada Romelu Lukaku yang diplot sebagai ujung tombak.

Kebugaran Salah Jadi Sorotan Utama Mesir

Mesir masih menaruh harapan besar kepada Mohamed Salah. Namun, kondisi kebugaran kapten tim tersebut menjadi perhatian setelah sempat mengalami masalah hamstring pada penghujung musim bersama Liverpool.

Meski dinyatakan siap tampil, laporan terbaru menyebutkan bahwa Salah belum berada dalam kondisi fisik terbaiknya. Situasi tersebut membuat pemain-pemain seperti Trezeguet, Omar Marmoush, dan Zizo diperkirakan akan mendapat peran lebih besar dalam menopang lini serang.

Di lini belakang, Yasser Ibrahim dan Ramy Rabia hampir pasti dipercaya menjadi duet bek tengah di depan kiper utama Mohamed El Shenawy.

Sementara itu, Mohanad Lashin berpeluang mencatatkan penampilan internasional ke-24 dan berpasangan dengan Hamdy Fathy sebagai gelandang bertahan.

Prediksi Susunan Pemain

Belgia (4-2-3-1) Courtois; Meunier, Ngoy, Theate, De Cuyper; Onana, Tielemans; Trossard, De Bruyne, Doku; Lukaku.

Mesir (4-2-3-1) El Shenawy; Hany, Ibrahim, Rabia, Fatouh; Lashin, Fathy; Salah, Trezeguet, Zizo; Marmoush.

Prediksi skor: Belgia 1-1 Mesir.

Secara kualitas individu, Belgia masih unggul dibandingkan Mesir. Kedalaman skuad, pengalaman bermain di level elite Eropa, serta keberadaan pemain-pemain seperti Courtois, De Bruyne, dan Lukaku menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Namun, sejarah menunjukkan bahwa Belgia kerap gagal memenuhi ekspektasi saat tampil di turnamen besar. Sebaliknya, Mesir memiliki organisasi permainan yang solid dan rekor pertemuan yang cukup baik saat menghadapi Setan Merah.

Kondisi fisik Mohamed Salah kemungkinan menjadi faktor pembeda dalam pertandingan ini. Jika sang bintang belum berada dalam performa terbaiknya, daya gedor Mesir bisa berkurang signifikan.

Meski demikian, peluang kedua tim untuk meraih poin tetap terbuka lebar dalam laga yang diperkirakan berlangsung ketat dan seimbang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#belgia vs mesir #prediksi belgia vs mersi #piala dunia 2026 #mohamed salah #Grup G Piala Dunia 2026