RADARBANYUWANGI.ID – Persaingan di Grup B Piala Dunia 2026 langsung berlangsung ketat sejak laga perdana. Uniknya, keempat tim penghuni grup sama-sama mengoleksi satu poin setelah seluruh pertandingan pembuka berakhir imbang. Namun, di tengah situasi yang serba seimbang itu, Swiss justru muncul sebagai pemuncak klasemen sementara.
Kondisi tersebut terjadi setelah pertandingan Qatar melawan Swiss berakhir dengan skor 1-1 di Levi's Stadium, Minggu (14/6) dini hari WIB. Hasil tersebut menyusul laga sebelumnya antara Kanada kontra Bosnia dan Herzegovina yang juga berakhir imbang 1-1.
Dengan hasil itu, Swiss, Kanada, Qatar, dan Bosnia sama-sama mengantongi satu poin, mencetak satu gol, kebobolan satu gol, serta memiliki selisih gol nol. Situasi langka ini membuat penentuan posisi klasemen harus menggunakan aturan lanjutan yang diterapkan FIFA.
Fair Play Jadi Penentu
Berdasarkan regulasi FIFA, urutan klasemen ditentukan melalui beberapa tahapan, yakni jumlah poin, selisih gol, produktivitas gol, hingga catatan pertandingan antartim jika diperlukan. Apabila seluruh indikator tersebut masih identik, maka penentuan dilanjutkan menggunakan poin fair play.
Di sinilah Swiss memperoleh keuntungan. Tim berjuluk Nati itu hanya menerima satu kartu kuning pada laga pembuka mereka melawan Qatar. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan Kanada dan Qatar yang masing-masing mengoleksi dua kartu kuning, serta Bosnia dan Herzegovina yang menerima tiga kartu kuning.
Catatan disiplin yang lebih baik membuat Swiss berhak menempati posisi pertama klasemen sementara Grup B.
Kanada Ungguli Qatar karena Ranking FIFA
Persaingan tidak hanya terjadi di puncak klasemen. Kanada juga berhasil menempati posisi kedua meski memiliki poin, selisih gol, produktivitas gol, dan catatan fair play yang sama dengan Qatar.
Dalam kondisi tersebut, FIFA menggunakan ranking dunia sebagai pembanding terakhir. Kanada yang berada di peringkat 30 dunia unggul jauh dibandingkan Qatar yang menempati posisi ke-56 ranking FIFA. Faktor itulah yang membuat Kanada berada satu tingkat di atas tuan rumah Asia tersebut.
Sementara Bosnia dan Herzegovina harus puas berada di dasar klasemen karena memiliki poin fair play paling rendah akibat menerima tiga kartu kuning pada pertandingan perdana.
Persaingan Grup B Masih Terbuka Lebar
Hasil pertandingan pertama menunjukkan bahwa Grup B menjadi salah satu grup paling kompetitif di Piala Dunia 2026. Tidak ada tim yang mampu meraih kemenangan pada laga pembuka, sehingga peluang lolos ke fase gugur masih terbuka sama besar bagi seluruh peserta.
Laga kedua grup diprediksi akan menjadi penentu awal peta persaingan. Tim yang mampu meraih kemenangan berpotensi langsung membuka jarak dari para rivalnya dalam perebutan tiket menuju babak 32 besar.
Klasemen Sementara Grup B Piala Dunia 2026
| Pos | Tim | Main | Menang | Imbang | Kalah | Gol | Kebobolan | SG | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Swiss | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 |
| 2 | Kanada | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 |
| 3 | Qatar | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 |
| 4 | Bosnia & Herzegovina | 1 | 0 | 1 | 0 | 1 | 1 | 0 | 1 |
Swiss memang memimpin klasemen sementara, tetapi margin keunggulannya sangat tipis. Dengan seluruh tim memiliki poin yang sama, satu kemenangan pada laga berikutnya bisa mengubah peta persaingan secara drastis. (*)
Editor : Ali Sodiqin