Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jerman Bidik Awal Sempurna, Curacao Emoh Jadi Lumbung Gol di Piala Dunia 2026

Niklaas Andries • Jumat, 12 Juni 2026 | 23:22 WIB
LAGA AWAL: Jerman hadapi Curacao di laga awal Grup E Piala Dunia 2026
LAGA AWAL: Jerman hadapi Curacao di laga awal Grup E Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Jerman akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Curacao dalam laga pembuka Grup E yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat, Minggu (15/6) waktu setempat.

Di atas kertas, Die Mannschaft menjadi favorit mutlak untuk meraih kemenangan. Namun, tim asuhan Julian Nagelsmann tetap dituntut tampil maksimal demi menghindari hasil mengejutkan yang berpotensi menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Bagi Curacao, pertandingan ini memiliki arti yang jauh lebih besar. Negara kepulauan di Karibia tersebut akan mencatatkan sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia.

Jerman Ingin Hapus Bayang-Bayang Kegagalan

Meski tidak banyak dijagokan sebagai kandidat utama juara, Jerman tetap menjadi salah satu kekuatan besar dalam sejarah sepak bola dunia. Mereka telah mengoleksi empat gelar Piala Dunia, masing-masing pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014.

Namun, reputasi besar itu sedikit tercoreng dalam dua edisi terakhir. Jerman secara mengejutkan tersingkir pada fase grup di Piala Dunia 2018 dan 2022, sebuah catatan yang jauh dari standar tinggi yang selama ini mereka miliki.

Kini, skuad besutan Nagelsmann datang ke Amerika Utara dengan kepercayaan diri tinggi. Jerman mencatat sembilan kemenangan beruntun di semua ajang dan menunjukkan performa yang sangat konsisten sepanjang tahun 2026.

Dalam rangkaian laga persahabatan menjelang turnamen, mereka sukses mengalahkan Swiss, Ghana, Finlandia, dan salah satu tuan rumah Piala Dunia, Amerika Serikat.

Selain Curacao, Jerman juga akan menghadapi Pantai Gading dan Ekuador di Grup E. Dengan komposisi grup tersebut, peluang lolos ke babak gugur sangat terbuka lebar bagi tim Panser.

Karena itu, hasil selain kemenangan meyakinkan atas Curacao dipastikan akan memunculkan kritik terhadap performa tim nasional Jerman.

Curacao Datang Tanpa Beban

Di sisi lain, Curacao menikmati status sebagai tim kejutan yang berhasil mencuri perhatian dunia sepak bola.

Tim berjuluk Blue Wave tersebut berhasil lolos ke putaran final setelah menjuarai grup kualifikasi zona CONCACAF pada November tahun lalu.

Pencapaian tersebut membuat Curacao menjadi negara dengan jumlah penduduk dan luas wilayah terkecil yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia. Negara ini memiliki populasi kurang dari 160 ribu jiwa.

Pelatih kawakan asal Belanda, Dick Advocaat, menjadi sosok penting di balik keberhasilan tersebut. Meski telah berusia 78 tahun, pengalaman panjangnya di level internasional menjadi modal berharga bagi Curacao.

Persiapan mereka menuju Piala Dunia tidak sepenuhnya berjalan mulus. Curacao sempat kalah 1-4 dari Skotlandia dalam laga uji coba akhir Mei lalu.

Namun, mereka mampu bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Aruba dalam pertandingan terakhir sebelum terbang ke Amerika Serikat.

Saat ini Curacao menempati peringkat ke-82 FIFA. Bahkan satu poin saja di fase grup sudah akan dianggap sebagai pencapaian luar biasa bagi mereka.

Kabar Tim

Jerman hanya memiliki satu keraguan terkait kondisi kebugaran kiper veteran Manuel Neuer yang masih dalam pemantauan akibat masalah pada betis.

Meski demikian, penjaga gawang berusia 40 tahun itu diperkirakan tetap dipercaya mengawal gawang Jerman pada pertandingan pembuka.

Nagelsmann dapat menurunkan sejumlah pemain bintang seperti Joshua Kimmich, Jonathan Tah, Leroy Sane, Jamal Musiala, dan Florian Wirtz.

Di lini depan, Kai Havertz berpeluang menjadi ujung tombak utama setelah tampil impresif bersama Arsenal sepanjang musim, termasuk mencetak gol di final Liga Champions. Hingga saat ini Havertz telah mengoleksi 22 gol bersama tim nasional Jerman. Sementara itu, Curacao datang tanpa masalah cedera berarti.

Leandro Bacuna akan memimpin tim sebagai kapten dan berduet dengan sang adik, Juninho Bacuna, di sektor tengah.

Nama yang paling mencuri perhatian adalah Tahith Chong. Mantan pemain muda Manchester United tersebut menjadi salah satu andalan Curacao di lini serang dan telah mencetak tiga gol dalam enam penampilan internasional pertamanya.

Prediksi Susunan Pemain

Jerman (4-2-3-1): Neuer, Kimmich, Tah, Schlotterbeck, Brown; Felix Nmecha, Pavlovic; Sane, Musiala, Wirtz; Havertz.

Curacao (4-3-3): Room; Sambo, Obispo, Gaari, Floranus; Comenencia, Juninho Bacuna, Leandro Bacuna; Chong, Gorre, Antonisse.

Statistik Performa Terakhir

Jerman: Menang-Menang-Menang-Menang-Menang-Menang.

Curacao: Menang-Imbang-Kalah-Kalah-Kalah-Menang.

Prediksi Skor: Jerman 3-0 Curacao

Perbedaan kualitas individu, pengalaman turnamen, dan kedalaman skuad membuat Jerman berada jauh di atas Curacao.

Meski Curacao memiliki semangat tinggi sebagai debutan dan dipimpin pelatih berpengalaman, sulit membayangkan mereka mampu memberikan perlawanan berarti terhadap salah satu raksasa sepak bola dunia yang sedang berada dalam performa terbaiknya. Jerman diprediksi mampu menguasai pertandingan sejak awal dan mengamankan tiga poin pertama dengan cukup nyaman. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#jerman vs curacao #grup E piala dunia 2026 #prediksi skor #piala dunia 2026 #susunan pemain