Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Son Heung-min Tantang Schick, Korea Selatan dan Ceko Berebut Awal Sempurna

Ali Sodiqin • Kamis, 11 Juni 2026 | 12:30 WIB
ANDALAN: Song Heung-Min akan jadi leader bagi skuad Korea Selatan saat hadapi Republik Ceko di laga perdana Grup A Piala Dunia 2026
ANDALAN: Song Heung-Min akan jadi leader bagi skuad Korea Selatan saat hadapi Republik Ceko di laga perdana Grup A Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID – Korea Selatan dan Republik Ceko akan langsung menjalani laga krusial pada pertandingan pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Guadalajara, Zapopan, Meksiko. Pertemuan dua tim yang sama-sama sedang berada dalam tren kemenangan itu diprediksi menjadi salah satu duel paling menarik pada pekan pertama fase grup.

Laga ini bukan sekadar pertandingan pembuka. Bagi Korea Selatan maupun Republik Ceko, kemenangan menjadi target utama untuk membuka jalan menuju fase gugur. Terlebih, Grup A juga dihuni tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan yang siap menjadi pesaing berat dalam perebutan tiket lolos.

Kedua tim datang dengan modal yang hampir identik. Korea Selatan dan Republik Ceko sama-sama membukukan dua kemenangan beruntun dalam laga pemanasan menjelang turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.

Tim berjuluk Taegeuk Warriors menunjukkan kesiapan yang meyakinkan. Anak asuh Hong Myung-bo lebih dulu menggulung Trinidad dan Tobago dengan skor telak 5-0 pada 31 Mei, sebelum menundukkan El Salvador 1-0 pada 4 Juni.

Gol tunggal kemenangan atas El Salvador dicetak Lee Dong-gyeong melalui tendangan bebas yang menjadi bukti efektivitas Korea Selatan dalam memanfaatkan peluang. Tak hanya tajam di depan, mereka juga tampil solid di lini belakang dengan mencatat dua clean sheet beruntun.

Catatan tersebut menjadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka di Grup A. Hong Myung-bo tampaknya berhasil membangun keseimbangan antara pertahanan disiplin dan serangan cepat yang selama ini menjadi identitas sepak bola Korea Selatan.

Kapten tim Son Heung-min tetap menjadi figur sentral yang diharapkan mampu membuat perbedaan. Pengalaman, kecepatan, dan insting mencetak gol pemain berusia 33 tahun itu masih menjadi senjata utama Taegeuk Warriors dalam membongkar pertahanan lawan.

Di kubu seberang, Republik Ceko juga datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim Eropa tersebut meraih kemenangan 2-1 atas Kosovo sebelum mengalahkan Guatemala dengan skor 3-1 dalam laga pemanasan terakhir.

Patrik Schick kembali menunjukkan ketajamannya dengan menjadi salah satu pencetak gol saat menghadapi Guatemala. Penyerang andalan Republik Ceko itu diprediksi menjadi ancaman terbesar bagi lini belakang Korea Selatan.

Meski demikian, ada satu catatan yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Republik Ceko. Berbeda dengan Korea Selatan yang mampu menjaga gawang tetap steril dalam dua pertandingan terakhir, tim Eropa tersebut selalu kebobolan dalam dua laga uji coba mereka.

Kerentanan di lini belakang itu bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Korea Selatan yang dikenal agresif dalam melakukan pressing tinggi dan transisi cepat.

Pertemuan ini juga menghadirkan daya tarik tersendiri karena mempertemukan wakil Asia dan Eropa yang relatif jarang berhadapan dalam pertandingan kompetitif. Padatnya kalender kompetisi dan kualifikasi di masing-masing konfederasi membuat duel lintas benua seperti ini semakin langka terjadi.

Secara karakter permainan, kedua tim memiliki pendekatan yang berbeda. Korea Selatan mengandalkan mobilitas tinggi, kecepatan serangan, dan disiplin taktik. Sebaliknya, Republik Ceko lebih mengedepankan kekuatan fisik, organisasi permainan, serta dominasi lini tengah.

Satu aspek yang berpotensi menentukan jalannya pertandingan adalah bola mati. Kedua tim memiliki sejumlah pemain dengan kemampuan eksekusi set-piece yang mumpuni. Dalam pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat, detail kecil seperti tendangan bebas atau sepak pojok bisa menjadi pembeda.

Hasil laga pembuka ini akan sangat berpengaruh terhadap peta persaingan Grup A. Tim yang meraih tiga poin akan mendapatkan keuntungan psikologis sekaligus posisi yang lebih baik sebelum menghadapi pertandingan berikutnya, terutama melawan tuan rumah Meksiko yang diprediksi menjadi favorit grup.

Dengan performa yang sama-sama menjanjikan, duel Korea Selatan kontra Republik Ceko berpotensi menghadirkan pertarungan sengit sejak menit pertama. Pertanyaan besarnya, apakah Son Heung-min mampu membawa Taegeuk Warriors mengawali turnamen dengan kemenangan, atau justru Patrik Schick yang mengantar Republik Ceko mencuri poin penuh di laga perdana? (*)

Editor : Ali Sodiqin
#piala dunia 2026 #grup a #republik ceko #Korea Selatan #Son Heung-Min