RADARBANYUWANGI.ID - Laga antara Korea Selatan dan Republik Ceko pada fase grup Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita menarik yang jarang tersorot. Kedua negara akan memulai perjalanan mereka di Grup A dengan bentrokan yang berlangsung di Guadalajara, Meksiko, Kamis malam waktu setempat.
Dalam format baru Piala Dunia yang diikuti 48 negara, setiap pertandingan fase grup memiliki arti sangat penting. Hanya dua tim teratas yang dipastikan lolos ke fase gugur, sehingga laga pembuka kerap menjadi fondasi utama untuk menentukan nasib sebuah tim di turnamen.
Menariknya, meski sama-sama memiliki pengalaman panjang di level internasional, Korea Selatan dan Republik Ceko ternyata sangat jarang bertemu. Sepanjang sejarah sepak bola internasional senior, kedua negara baru berhadapan sebanyak tiga kali, dan seluruhnya terjadi dalam pertandingan persahabatan.
Baca Juga: Pesawat Amfibi Hadir di Banyuwangi, Bisa untuk Wisata hingga Evakuasi Medis
Rekor Head-to-Head Nyaris Seimbang
Jika melihat catatan pertemuan, duel kedua tim bisa dikatakan berjalan cukup berimbang. Rekor Pertemuan Korea Selatan vs Republik Ceko:
Baca Juga: Warga Kebaman, Wonosobo dan Mangir Bersiap, Listrik Padam Kamis Pagi
Pertandingan: 3
Kemenangan Korea Selatan: 1
Imbang: 1
Kemenangan Republik Ceko: 1
Statistik tersebut menunjukkan tidak ada dominasi mutlak dari salah satu pihak. Masing-masing tim pernah merasakan kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir tanpa pemenang.
Yang menarik, seluruh pertemuan berlangsung dalam rentang waktu yang sangat panjang. Bahkan, duel terakhir mereka terjadi hampir satu dekade lalu.
Awal Rivalitas: Drama Empat Gol di Seoul
Pertemuan pertama berlangsung pada 26 Mei 1998 di Seoul, hanya lima tahun setelah Republik Ceko resmi berdiri sebagai negara merdeka pasca-pemisahan dari Slovakia.
Baca Juga: Jari Membengkak dan Meradang, Damkar Banyuwangi Potong Cincin Nenek 76 Tahun
Saat itu, tim tamu sempat unggul melalui gol Jiri Nemec dan Vratislav Lokvenc. Namun, Korea Selatan menunjukkan karakter pantang menyerah dengan membalas lewat Hwang Sun-hong dan Choi Yong-soo. Pertandingan berakhir imbang 2-2 dan menjadi awal rivalitas yang cukup menarik antara kedua negara.
Republik Ceko Mengamuk di Kandang Sendiri
Tiga tahun berselang, tepatnya pada 14 Agustus 2001, Republik Ceko tampil sangat dominan ketika menjamu Korea Selatan.
Baca Juga: PLN ULP Muncar Matikan Listrik 5,5 Jam Kamis 11 Juni 2026, Lima Desa Terdampak
Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim Eropa Tengah tersebut menghancurkan Korea Selatan dengan skor telak 5-0.
Legenda sepak bola Ceko, Pavel Nedved, membuka keunggulan sebelum Miroslav Baranek mencetak hattrick yang membuat pertahanan Korea Selatan tidak berkutik. Vratislav Lokvenc, yang juga mencetak gol pada pertemuan pertama, kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Hingga kini, kemenangan tersebut masih menjadi margin kemenangan terbesar dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Taegeuk Warriors Membalas di Praha
Setelah menunggu selama 15 tahun, kedua negara kembali bertemu pada 5 Juni 2016 di Praha. Korea Selatan tampil lebih efektif dan sukses membawa pulang kemenangan 2-1.
Tim berjuluk Taegeuk Warriors unggul dua gol lebih dahulu melalui Yoon Bit-garam pada menit ke-27 dan Suk Hyun-jun pada menit ke-40.
Baca Juga: Tol Gilimanuk-Mengwi Dipangkas Jadi 42 Km, Pemerintah Ubah Strategi Proyek
Republik Ceko sempat memperkecil ketertinggalan melalui Marek Suchy sesaat setelah turun minum, tetapi Korea Selatan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi hasil terakhir dalam sejarah pertemuan kedua tim.
Analisis: Momentum Lebih Berpihak kepada Korea Selatan
Menjelang Piala Dunia 2026, Korea Selatan datang dengan modal yang relatif lebih menjanjikan. Dalam enam pertandingan terakhir, wakil Asia tersebut meraih empat kemenangan, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Trinidad dan Tobago serta kemenangan beruntun atas Ghana, Bolivia, dan El Salvador.
Meski sempat kalah dari Austria dan Pantai Gading, performa mereka menunjukkan grafik yang cukup stabil.
Baca Juga: Pemerintah Kejar 1.500 Km Jalan Tol Baru, Prosiwangi Masuk Prioritas 2029
Di sisi lain, Republik Ceko juga sedang menikmati tren positif. Mereka belum terkalahkan dalam enam laga terakhir dengan catatan empat kemenangan dan dua hasil imbang. Produktivitas gol mereka juga mengesankan setelah membantai Gibraltar 6-0 dan mengalahkan Guatemala 3-1.
Fakta tersebut membuat pertandingan diprediksi berlangsung ketat. Korea Selatan memiliki keunggulan dari segi pengalaman menghadapi lawan-lawan Asia dan Amerika, sementara Republik Ceko membawa disiplin taktik khas Eropa yang sering menjadi pembeda dalam turnamen besar.
Laga Pembuka yang Bisa Menentukan Nasib Grup
Dengan ketatnya persaingan di Grup A, kemenangan pada laga pembuka akan memberikan keuntungan besar bagi kedua tim.
Korea Selatan memiliki motivasi untuk mempertahankan dominasi dari pertemuan terakhir, sedangkan Republik Ceko berambisi menghapus kenangan kekalahan pada 2016 dan membuka Piala Dunia dengan hasil maksimal.
Melihat rekor pertemuan yang berimbang dan performa terkini kedua negara, duel di Guadalajara berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan pertama Piala Dunia 2026.
Riwayat Pertemuan Korea Selatan vs Republik Ceko
5 Juni 2016
Republik Ceko 1-2 Korea Selatan (Persahabatan)
14 Agustus 2001
Republik Ceko 5-0 Korea Selatan (Persahabatan)
26 Mei 1998
Korea Selatan 2-2 Republik Ceko (Persahabatan)
Meski sejarah mencatat rekor yang seimbang, Korea Selatan datang dengan sedikit keunggulan psikologis berkat kemenangan pada pertemuan terakhir.
Namun, performa impresif Republik Ceko dalam setahun terakhir membuat duel pembuka Piala Dunia 2026 ini sulit diprediksi dan layak dinantikan. (*)
Editor : Niklaas Andries