RADARBANYUWANGI.ID - Korea Selatan dan Republik Ceko akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan bentrok pada laga perdana Grup A yang digelar di Guadalajara, Meksiko, Kamis waktu setempat.
Di grup yang juga dihuni tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan, persaingan diprediksi berlangsung ketat. Finis di dua posisi teratas menjadi target utama untuk memastikan tiket menuju fase gugur.
Korea Selatan Ingin Lanjutkan Konsistensi di Panggung Dunia
Korea Selatan datang ke turnamen ini dengan status sebagai negara Asia yang paling sering tampil di Piala Dunia. Edisi 2026 menjadi partisipasi ke-12 mereka sekaligus penampilan ke-11 secara beruntun.
Baca Juga: Warga Kebaman, Wonosobo dan Mangir Bersiap, Listrik Padam Kamis Pagi
Meski demikian, sejarah menunjukkan perjalanan Taegeuk Warriors tidak selalu mulus. Sejak debut pada Piala Dunia 1986, mereka hanya mampu meraih tujuh kemenangan dari total 38 pertandingan, sebagian besar diperoleh saat menjadi tuan rumah bersama Jepang pada 2002.
Sosok yang kini memimpin Korea Selatan bukanlah nama asing. Hong Myung-bo, kapten tim saat mencapai semifinal Piala Dunia 2002, kembali dipercaya menukangi negaranya di ajang empat tahunan tersebut.
Ini menjadi kesempatan kedua Hong memimpin Korea Selatan di Piala Dunia setelah kegagalan pada Brasil 2014 yang berakhir dengan tersingkirnya tim di fase grup.
Baca Juga: Jari Membengkak dan Meradang, Damkar Banyuwangi Potong Cincin Nenek 76 Tahun
Kali ini situasinya berbeda. Korea Selatan tampil impresif sepanjang kualifikasi zona Asia. Mereka menjadi satu-satunya tim yang tidak terkalahkan dengan catatan 11 kemenangan dan lima hasil imbang serta menghasilkan 40 gol.
Satu-satunya tim yang gagal mereka kalahkan adalah Palestina yang mampu memaksakan dua hasil seri. Secara keseluruhan, Korea Selatan finis enam poin di atas Yordania yang berada di posisi kedua grup.
Tim peringkat ke-25 dunia FIFA tersebut juga menutup masa persiapan dengan hasil positif. Setelah menghancurkan Trinidad dan Tobago 5-0, mereka menundukkan El Salvador berkat gol tendangan bebas akurat Lee Dong-gyeong di Utah.
Modal itu membuat Korea Selatan percaya diri menghadapi pertemuan pertama mereka dengan Republik Ceko di ajang Piala Dunia.
Republik Ceko Bangkit Setelah Jalan Berliku
Berbeda dengan lawannya, Republik Ceko harus menempuh jalur panjang untuk mencapai putaran final.
Baca Juga: Kamis Besok, PLN Padamkan Listrik di Kalipuro, Ketapang dan Bangsring
Mereka gagal lolos langsung dari kualifikasi Eropa setelah kalah bersaing dengan Kroasia di Grup L. Kekalahan mengejutkan 1-2 dari Kepulauan Faroe bahkan membuat pelatih Ivan Hasek kehilangan pekerjaannya.
Posisinya kemudian diisi sementara oleh Jaroslav Kostl sebelum akhirnya diberikan kepada pelatih veteran berusia 74 tahun, Miroslav Koubek.
Perjalanan menuju Amerika Utara pun tidak mudah. Setelah gagal lolos ke Qatar 2022 akibat kalah dari Swedia di babak play-off, Republik Ceko nyaris kembali mengalami nasib serupa.
Baca Juga: Nekat Curi Uang, Rokok, dan HP, Perantau Surabaya Dibekuk di Banyuwangi
Namun keberuntungan berpihak kepada mereka. Dua pertandingan dramatis melawan Republik Irlandia dan Denmark yang sama-sama berakhir 2-2 berhasil dimenangkan melalui adu penalti.
Partisipasi kali ini menjadi yang pertama bagi Republik Ceko di Piala Dunia dalam 20 tahun terakhir. Pada penampilan terakhir di Jerman 2006, mereka gagal melewati fase grup.
Meski demikian, optimisme kini mulai tumbuh. Republik Ceko datang ke turnamen dengan catatan enam kemenangan beruntun. Dalam masa persiapan menjelang Piala Dunia, mereka sukses mengalahkan Kosovo 2-1 dan Guatemala 3-1.
Kekuatan Bola Mati Jadi Senjata Utama
Salah satu keunggulan terbesar Republik Ceko terletak pada kemampuan memanfaatkan situasi bola mati. Tim bertubuh tinggi tersebut mencetak separuh gol mereka selama kualifikasi dari situasi set-piece. Bahkan tujuh gol lahir melalui skema tendangan sudut.
Faktor itu bisa menjadi ancaman serius bagi Korea Selatan, terutama karena pertandingan akan dimainkan di Guadalajara yang berada sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga: Pemerintah Kejar 1.500 Km Jalan Tol Baru, Prosiwangi Masuk Prioritas 2029
Son Heung-min Kejar Rekor Legendaris
Kapten Korea Selatan Son Heung-min akan menjadi pusat perhatian dalam pertandingan ini.
Penyerang LAFC tersebut hanya membutuhkan dua gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Korea Selatan milik Cha Bum-kun yang bertahan selama empat dekade.
Baca Juga: PLN ULP Muncar Matikan Listrik 5,5 Jam Kamis 11 Juni 2026, Lima Desa Terdampak
Kontribusi Son juga sangat besar dalam perjalanan negaranya menuju Piala Dunia. Ia terlibat langsung dalam 14 gol sepanjang kualifikasi.
Dukungan dari Hwang Hee-chan, Lee Jae-sung, serta pemain Paris Saint-Germain Lee Kang-in diharapkan mampu memaksimalkan ketajaman Son di lini depan.
Di lini belakang, Kim Min-jae dari Bayern Munchen akan memimpin pertahanan tiga bek. Sementara Cho Yu-min dipastikan absen akibat cedera kaki dan digantikan pemain debutan Jo Wi-je.
Patrik Schick Jadi Andalan Republik Ceko
Jika Korea Selatan memiliki Son Heung-min, maka Republik Ceko bertumpu pada ketajaman Patrik Schick.
Striker Bayer Leverkusen itu telah mencetak enam gol dalam tujuh penampilan di turnamen besar dan menyumbangkan lima gol selama kualifikasi Piala Dunia.
Kreativitas serangan Republik Ceko akan banyak bergantung pada Pavel Sulc yang beroperasi di belakang Schick, sedangkan Tomas Soucek menjadi motor lini tengah dengan segudang pengalaman internasional.
Baca Juga: Tol Gilimanuk-Mengwi Dipangkas Jadi 42 Km, Pemerintah Ubah Strategi Proyek
Kapten tim kini dipercayakan kepada Ladislav Krejci yang akan memimpin pertahanan tiga bek. Di bawah mistar, pahlawan adu penalti play-off Matej Kovar diperkirakan menjadi pilihan utama.
Prediksi Susunan Pemain
Korea Selatan (3-4-2-1): Kim Seung-gyu; Lee Gi-hyuk, Kim Min-jae, Lee Han-beom; Seol Young-woo, Hwang In-beom, Paik Seung-ho, Lee Tae-seok; Hwang Hee-chan, Lee Jae-sung; Son Heung-min.
Baca Juga: Tol Prosiwangi Segmen Gending-Besuki Ditarget Beroperasi Penuh Juli 2026
Republik Ceko (3-4-2-1): Kovar; Chaloupek, Hranac, Krejci; Coufal, Cerv, Soucek, Jurasek; Provod, Sulc; Schick.
Prediksi skor: Korea Selatan 1-1 Republik Ceko.
Kedua tim datang dengan karakter permainan yang sangat berbeda. Korea Selatan mengandalkan kecepatan, mobilitas, dan kreativitas lini depan, sementara Republik Ceko lebih mengandalkan kekuatan fisik serta efektivitas bola mati.
Karena pertandingan pembuka sering kali berlangsung hati-hati, kedua tim kemungkinan akan lebih fokus menghindari kekalahan dibanding bermain terlalu terbuka.
Hasil imbang akan menjadi modal yang cukup baik untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar sebelum menghadapi lawan-lawan berikutnya di Grup A. (*)
Editor : Niklaas Andries