Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mbappe, Kane, atau Haaland? Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Diprediksi Jadi yang Paling Sengit Sepanjang Sejarah

Niklaas Andries • Selasa, 9 Juni 2026 | 14:44 WIB
MONSTER: Erling Haaland masuk radar calon penerima Golden Boot di Piala Dunia 2026
MONSTER: Erling Haaland masuk radar calon penerima Golden Boot di Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia 2026 bukan hanya soal siapa yang mengangkat trofi juara. Turnamen terbesar sepanjang sejarah FIFA juga menghadirkan persaingan luar biasa dalam perebutan Sepatu Emas. Kylian Mbappe, Harry Kane, Erling Haaland, Lionel Messi hingga Cristiano Ronaldo siap bertarung memburu gelar pencetak gol terbanyak di Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dipastikan menghadirkan banyak cerita besar. Selain perebutan trofi juara dunia, perhatian publik juga tertuju pada persaingan para penyerang elite dunia untuk meraih penghargaan Golden Boot atau Sepatu Emas.

Format baru yang melibatkan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan membuka peluang lebih besar bagi para penyerang untuk mengoleksi gol. Dengan jumlah laga yang lebih banyak dan kemungkinan menghadapi lawan yang secara kualitas berada di bawah level tim unggulan, rekor-rekor lama berpotensi runtuh.

Sejak Piala Dunia 1970, tidak ada pemain yang mampu menembus angka 10 gol dalam satu edisi turnamen, rekor yang masih dipegang legenda Jerman, Gerd Muller. Namun, kondisi berbeda bisa terjadi pada edisi 2026. Lalu, siapa kandidat terkuat peraih Golden Boot Piala Dunia 2026?

Baca Juga: Gudang Kayu di Banyuwangi Ludes Dilalap Api, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya

Kylian Mbappe Ingin Cetak Sejarah Baru

Nama pertama yang hampir pasti masuk daftar unggulan adalah kapten Prancis, Kylian Mbappe. Penyerang Real Madrid tersebut datang ke Amerika Utara dengan misi ganda: membawa Prancis kembali menjadi juara dunia sekaligus mempertahankan Golden Boot yang diraihnya pada Piala Dunia 2022.

Baca Juga: Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Bhabinkamtibmas Awasi Panen Jagung di Muncar Banyuwangi

Empat tahun lalu di Qatar, Mbappe mencetak delapan gol dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen. Jika mampu mengulang prestasi tersebut, ia akan menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangi dua Sepatu Emas Piala Dunia.

Meski Real Madrid gagal meraih trofi pada musim 2025-2026, performa individu Mbappe tetap luar biasa. Ia mencetak 42 gol dalam 44 pertandingan di semua kompetisi.

Lebih mengesankan lagi, dalam dua edisi Piala Dunia terakhir, Mbappe telah mengoleksi 12 gol dan 14 kontribusi gol, jumlah terbanyak dibanding pemain mana pun di dunia.

Pada usia 27 tahun, Mbappe memasuki masa emas kariernya dan dipandang sebagai kandidat utama peraih Golden Boot.

Harry Kane Datang dengan Modal 61 Gol

Jika ada pemain yang mampu menyaingi Mbappe, nama itu adalah kapten Inggris, Harry Kane. Penyerang Bayern Munchen tersebut baru saja menjalani musim terbaik dalam kariernya dengan mencetak 61 gol hanya dalam 51 pertandingan.

Jumlah tersebut bahkan 19 gol lebih banyak dibanding Mbappe sepanjang musim lalu. Kane juga sukses meraih Sepatu Emas Eropa setelah mengantar Bayern menjadi juara Bundesliga.

Baca Juga: Nenek 80 Tahun Asal Pesanggaran Terdampar di Genteng Banyuwangi, Diduga Diturunkan dari Mobil Misterius

Ketajamannya bersama Timnas Inggris pun tidak terbantahkan. Pemain berusia 32 tahun itu telah mencetak 79 gol dalam 113 penampilan internasional dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah The Three Lions.

Pada fase kualifikasi Piala Dunia, Kane mencetak delapan gol, lima gol lebih banyak dibanding pemain Inggris lainnya.

Ia juga memiliki motivasi tambahan karena pernah memenangi Golden Boot Piala Dunia 2018 dengan torehan enam gol.

Baca Juga: Ribuan ODHIV Terdata, Pemkab Banyuwangi Fokus Tekan Penularan dan Lost Follow Up

Erling Haaland, Mesin Gol yang Menakutkan

Nama lain yang tidak boleh diabaikan adalah Erling Haaland. Striker Manchester City tersebut akan menjalani debut Piala Dunia setelah berhasil membawa Norwegia lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1998.

Haaland sudah mengoleksi sembilan penghargaan pencetak gol terbanyak sepanjang karier profesionalnya, termasuk tiga Golden Boot Liga Inggris dan dua Golden Boot Liga Champions.

Rekor gol internasionalnya bahkan lebih mengerikan. Pemain berusia 25 tahun itu telah mencetak 55 gol hanya dalam 50 pertandingan bersama Norwegia.

Saat fase kualifikasi Piala Dunia 2026, Haaland mencetak 16 gol dalam delapan pertandingan, jumlah tertinggi dibanding seluruh pemain dari semua konfederasi. Jika Norwegia melangkah jauh, Haaland berpotensi menjadi ancaman terbesar bagi Mbappe dan Kane.

Panggung Terakhir Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Baca Juga: Berdiri di Lahan 7 Hektare, Sekolah Rakyat Banyuwangi Siap Tampung 1.000 Siswa

Piala Dunia 2026 juga akan menjadi panggung perpisahan bagi dua ikon terbesar sepak bola modern: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Ronaldo memasuki turnamen pada usia 41 tahun. Ia masih memegang rekor pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa dengan 143 gol dari 227 pertandingan.

Meski usianya tidak lagi muda, ketajamannya belum sepenuhnya hilang. Bersama Portugal, Ronaldo masih mampu mencetak 25 gol dalam 31 pertandingan terakhir.

Satu-satunya pencapaian besar yang belum berhasil diraihnya adalah trofi Piala Dunia dan Golden Boot turnamen tersebut.

Baca Juga: Pendaftaran SD Negeri Jalur Domisili Dimulai, Ini Kuota dan Aturannya

Di sisi lain, Messi datang sebagai juara bertahan bersama Argentina. Legenda Inter Miami itu tampil fenomenal di Qatar 2022 dengan tujuh gol dan tiga assist yang membawa Argentina mengakhiri penantian gelar selama 36 tahun.

Kini pada usia 38 tahun, Messi masih menunjukkan kualitas luar biasa. Ia mengoleksi 12 gol dan tujuh assist bersama Inter Miami musim ini. Messi juga menjadi pencetak gol terbanyak kualifikasi zona CONMEBOL dengan delapan gol.

Meski tidak lagi secepat dulu, kecerdasan bermain dan kualitas penyelesaian akhirnya tetap membuatnya layak masuk daftar kandidat Golden Boot.

Ousmane Dembele dan Lamine Yamal Siap Mengganggu

Selain para superstar tersebut, sejumlah nama lain juga berpeluang mencuri perhatian. Penyerang Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, datang dengan status peraih Ballon d'Or 2025 dan baru saja mengantar PSG menjuarai Liga Champions.

Dembele menutup musim dengan 20 gol dan menunjukkan konsistensi yang belum pernah ia tampilkan sebelumnya.

Dari Spanyol, perhatian tertuju kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal. Meski baru berusia 18 tahun, Yamal mencetak 24 gol dan 18 assist sepanjang musim lalu. Jika mampu menjaga kebugarannya, Yamal bisa menjadi salah satu bintang terbesar turnamen.

Brasil dan Argentina Punya Banyak Senjata

Brasil tidak hanya mengandalkan satu pemain. Skuad asuhan Carlo Ancelotti memiliki deretan penyerang berbahaya seperti Vinicius Junior, Raphinha, dan Igor Thiago.

Vinicius sendiri mencetak 22 gol sepanjang musim lalu dan menjadi salah satu pemain paling produktif di Eropa. Sementara Argentina memiliki generasi penerus yang siap mengambil alih sorotan dari Messi.

Nama-nama seperti Julian Alvarez dan Lautaro Martinez datang dengan modal total 44 gol sepanjang musim 2025-2026.

Prediksi Favorit Golden Boot Piala Dunia 2026

Melihat performa terkini, jumlah pertandingan yang lebih banyak, serta kekuatan tim masing-masing, berikut kandidat utama peraih Golden Boot:

  1. Kylian Mbappe
  2. Harry Kane
  3. Erling Haaland
  4. Lionel Messi
  5. Cristiano Ronaldo
  6. Ousmane Dembele
  7. Lamine Yamal
  8. Vinicius Junior

Dengan format baru yang menghadirkan lebih banyak pertandingan dan peluang mencetak gol, Piala Dunia 2026 berpotensi melahirkan peraih Golden Boot dengan jumlah gol tertinggi dalam lebih dari setengah abad terakhir. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#golden boot #Erling Haaland #Lionel Messi #harry kane #kylian mbappe