RADARBANYUWANGI.ID - Kurang dari sepekan menjelang pertandingan perdana Piala Dunia 2026, Tim Nasional Belanda menerima kabar buruk. Bek andalan mereka, Jurrien Timber, dipastikan batal tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia setelah gagal pulih dari cedera selangkangan yang telah mengganggunya dalam beberapa pekan terakhir.
Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh Netherlands national football team pada Senin waktu setempat. Absennya Timber menjadi kehilangan besar bagi skuad asuhan Ronald Koeman yang tengah mempersiapkan diri menghadapi laga pembuka Grup E melawan Japan pada 14 Juni mendatang.
Padahal, pemain berusia 24 tahun itu diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama lini belakang Oranje dalam upaya mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia pertama mereka.
Gagal Pulih Tepat Waktu
Baca Juga: Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Bhabinkamtibmas Awasi Panen Jagung di Muncar Banyuwangi
Federasi Sepak Bola Belanda menjelaskan bahwa kondisi fisik Timber belum memenuhi standar medis untuk tampil dalam kompetisi seintens Piala Dunia.
Setelah berkonsultasi dengan tim dokter tim nasional, diputuskan bahwa sang pemain tidak akan mengambil risiko yang dapat memperparah cedera yang dialaminya.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Oranje, disebutkan:
"Jurrien Timber tidak akan berpartisipasi di Piala Dunia 2026. Bek berusia 24 tahun tersebut belum pulih secara memadai dari cedera selangkangan sehingga tidak aman secara medis untuk tampil di turnamen ini."
Pihak tim nasional juga mengungkapkan bahwa Timber akan meninggalkan pemusatan latihan Belanda di New York setelah pertandingan persahabatan melawan Uzbekistan.
Keputusan itu diambil demi memastikan proses pemulihan pemain berjalan optimal tanpa tekanan untuk segera kembali bertanding.
Arsenal Kehilangan Wakil di Panggung Dunia
Bagi Timber, kegagalan tampil di Piala Dunia 2026 menjadi pukulan emosional yang cukup besar. Bek milik Arsenal tersebut sebelumnya telah berjuang keras memulihkan kondisi kebugarannya agar bisa masuk skuad final Belanda.
Sepanjang karier internasionalnya, Timber dikenal sebagai salah satu bek modern yang mampu bermain di berbagai posisi di lini pertahanan. Fleksibilitas, kecepatan, dan kemampuan membangun serangan dari belakang membuatnya menjadi salah satu pemain favorit Koeman.
Baca Juga: Ribuan ODHIV Terdata, Pemkab Banyuwangi Fokus Tekan Penularan dan Lost Follow Up
Namun, cedera selangkangan yang tidak kunjung pulih memaksa tim pelatih mengambil keputusan sulit demi menghindari risiko jangka panjang terhadap karier sang pemain.
Ronald Koeman Bergerak Cepat, Geertruida Dipanggil
Tak ingin meninggalkan kekosongan dalam skuad, Koeman langsung menunjuk pengganti Timber. Pilihan jatuh kepada Lutsharel Geertruida yang saat ini memperkuat Sunderland.
Baca Juga: Loloskan 28 Siswa ke PTN Favorit, SMAN 1 Wongsorejo Catat Lompatan Prestasi
Pemain serbabisa tersebut dinilai memiliki karakteristik yang mendekati Timber, terutama dalam kemampuan bermain sebagai bek tengah maupun bek sayap.
Dengan pemanggilan Geertruida, jumlah pemain Belanda di kamp dasar mereka di Kansas kembali lengkap menjadi 26 orang sesuai kuota resmi Piala Dunia 2026.
Koeman diyakini memilih Geertruida karena pengalaman internasionalnya yang cukup matang serta kemampuannya beradaptasi dengan berbagai skema permainan.
Tantangan Belanda di Grup E
Absennya Timber datang pada momen yang tidak ideal. Belanda dijadwalkan menghadapi rangkaian pertandingan berat sejak fase grup.
Laga pembuka melawan Jepang diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menentukan dalam perebutan tiket ke babak gugur.
Baca Juga: Penakluk Tanjakan Bromo dari Banyuwangi, Guntur Raih Podium II di Usia 60 Tahun
Meski demikian, kedalaman skuad yang dimiliki Belanda masih membuat mereka tetap menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah jauh di turnamen.
Koeman masih memiliki sejumlah pemain bertahan berkualitas yang siap mengisi kekosongan, termasuk Geertruida yang kini mendapat kesempatan emas membuktikan kemampuannya di panggung terbesar sepak bola dunia.
Dukungan Mengalir untuk Timber
Baca Juga: Pengalaman Langka di Tanah Suci, Jemaah Haji Banyuwangi Nikmati Susu Unta Segar
Di tengah kekecewaan yang dirasakan sang pemain, dukungan dari rekan-rekan setim dan suporter Belanda terus mengalir.
Dalam pernyataan resminya, tim nasional Belanda juga menyampaikan pesan khusus kepada sang bek.
"Kami bersamamu, Jurrien."
Pesan singkat tersebut menggambarkan betapa pentingnya peran Timber di ruang ganti Oranje, meskipun pada akhirnya ia harus menyaksikan perjuangan rekan-rekannya dari luar lapangan.
Kini fokus utama Timber adalah menyelesaikan proses rehabilitasi dan kembali ke kondisi terbaiknya untuk menghadapi musim baru bersama Arsenal.
Sementara itu, Belanda harus segera mengalihkan perhatian ke Piala Dunia 2026, dengan harapan kehilangan salah satu bek terbaik mereka tidak menghambat ambisi meraih prestasi besar di Amerika Utara. (*)
Editor : Niklaas Andries