RADARBANYUWANGI.ID - Insiden penembakan mengguncang Kota Kansas City, Amerika Serikat, hanya beberapa hari menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Sembilan orang dilaporkan mengalami luka tembak dalam peristiwa yang terjadi tidak jauh dari pusat latihan dan hotel yang akan digunakan Timnas Inggris selama turnamen berlangsung.
Persiapan menjelang Piala Dunia 2026 di Amerika Utara diwarnai kabar mengejutkan. Sebuah aksi penembakan massal terjadi di Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, pada Sabtu dini hari waktu setempat, mengakibatkan sembilan orang mengalami luka tembak.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 pagi di kawasan Troost Avenue, hanya beberapa meter dari pusat latihan serta hotel yang akan menjadi markas Tim Nasional Inggris selama mengikuti putaran final Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Bersih-Bersih Pura dan Masjid, Cara Polisi Banyuwangi Rayakan Hari Bhayangkara
Lokasi kejadian yang sangat dekat dengan fasilitas yang akan ditempati skuad berjuluk Three Lions itu langsung memicu kekhawatiran terkait aspek keamanan turnamen terbesar dalam sejarah sepak bola dunia tersebut.
Menurut laporan media Inggris, peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan karena berlangsung di area yang nantinya akan menjadi salah satu titik aktivitas utama Timnas Inggris selama kompetisi berlangsung.
Baca Juga: Wisata Pinus Sempu Makin Hits, BPBD Ingatkan Ancaman di Balik Keindahan
Polisi Bergerak Cepat
Aparat kepolisian Kansas City bergerak cepat setelah menerima sejumlah laporan mengenai suara tembakan yang terdengar di kawasan tersebut.
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan beberapa korban yang mengalami luka akibat tembakan. Sementara korban lainnya telah lebih dahulu dilarikan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Kansas City untuk mendapatkan penanganan medis.
Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa seluruh korban merupakan orang dewasa.
Meski jumlah korban cukup banyak, kabar baiknya tidak ada satu pun korban yang berada dalam kondisi kritis atau terancam kehilangan nyawa.
"Seluruh korban berhasil mendapatkan perawatan medis dan saat ini tidak ada yang berada dalam kondisi mengancam jiwa," demikian informasi yang disampaikan otoritas setempat.
Tidak Ada Kaitan dengan Timnas Inggris
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap motif penembakan maupun pelaku yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Baca Juga: Kacabdin Baru Banyuwangi Buka Nomor Pribadi, Sekolah Diminta Curhat
Media lokal melaporkan bahwa belum ada tersangka yang berhasil diamankan oleh kepolisian.
Otoritas juga menegaskan bahwa berdasarkan hasil investigasi awal, tidak ditemukan hubungan apa pun antara peristiwa penembakan tersebut dengan Tim Nasional Inggris yang akan bermarkas di kawasan itu selama Piala Dunia 2026.
Meski demikian, kedekatan lokasi kejadian dengan fasilitas tim peserta turnamen tetap menjadi perhatian serius mengingat jutaan penggemar dari seluruh dunia akan memadati kota-kota tuan rumah selama lebih dari satu bulan ke depan.
Baca Juga: Duo Bawang Mengamuk, Belanja Dapur Warga Banyuwangi Kian Berat
Keamanan Piala Dunia Jadi Sorotan
Insiden ini kembali menyoroti tantangan keamanan yang harus dihadapi penyelenggara Piala Dunia 2026.
Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 negara peserta dan lebih dari 100 pertandingan.
Kansas City sendiri merupakan salah satu kota tuan rumah yang akan menggelar sejumlah pertandingan penting selama turnamen berlangsung.
Dengan semakin dekatnya hari pembukaan Piala Dunia, aparat keamanan federal maupun lokal diperkirakan akan meningkatkan pengawasan di sekitar stadion, pusat latihan, hotel tim, serta area publik yang menjadi titik berkumpulnya suporter internasional.
Bagi Timnas Inggris, insiden tersebut dipastikan menjadi perhatian tambahan di luar persiapan teknis menuju turnamen. Namun hingga saat ini belum ada laporan yang menyebutkan adanya perubahan rencana akomodasi ataupun lokasi latihan skuad asuhan Thomas Tuchel.
Baca Juga: Selo Aji Jadi Mesin PADes Kaligondo, Wisata Alam Banyuwangi Tembus Nasional
Fokus utama Three Lions tetap mengarah pada target mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia yang telah berlangsung sejak 1966.
Sementara itu, pihak keamanan setempat terus memburu pelaku dan memastikan situasi di Kansas City tetap kondusif menjelang kedatangan ribuan pendukung sepak bola dari berbagai negara. (*)
Editor : Niklaas Andries