Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Argentina Diunggulkan Lolos Sempurna, Aljazair Tantang Austria di Grup J Piala Dunia 2026

Niklaas Andries • Senin, 8 Juni 2026 | 13:44 WIB
UNGGULAN: Argentina difavoritkan lolos dari Grup J Piala Dunia 2026
UNGGULAN: Argentina difavoritkan lolos dari Grup J Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia 2026 menghadirkan salah satu grup yang sarat cerita emosional dan penuh daya tarik. Grup J menjadi panggung bagi juara bertahan Argentina yang berambisi mempertahankan gelar, kembalinya Aljazair setelah absen selama 12 tahun, kebangkitan Austria yang kembali tampil setelah hampir tiga dekade, serta debut bersejarah Yordania di ajang sepak bola terbesar dunia.

Sorotan utama tentu tertuju kepada kapten Argentina, Lionel Messi, yang akan menjalani Piala Dunia keenam sekaligus kemungkinan terakhir dalam kariernya. La Albiceleste datang ke Amerika Utara dengan status juara bertahan dan salah satu kandidat terkuat untuk kembali mengangkat trofi.

Argentina Ingin Akhiri Kutukan 64 Tahun

Baca Juga: Bersih-Bersih Pura dan Masjid, Cara Polisi Banyuwangi Rayakan Hari Bhayangkara

Tidak ada negara yang mampu mempertahankan gelar juara dunia sejak Brasil melakukannya pada 1962. Kini Argentina berusaha memutus penantian panjang tersebut.

Tim asuhan Lionel Scaloni tampil dominan sepanjang kualifikasi zona CONMEBOL dan memastikan tiket otomatis ke putaran final. Kekuatan utama Argentina terletak pada kesinambungan skuad. Sebanyak 17 pemain yang menjadi bagian dari keberhasilan di Qatar 2022 masih bertahan dalam tim saat ini.

Baca Juga: Wisata Pinus Sempu Makin Hits, BPBD Ingatkan Ancaman di Balik Keindahan

Scaloni juga terus mencatat sejarah. Ia menjadi pelatih Argentina pertama yang mampu memenangkan Copa America dan Piala Dunia dalam era modern setelah mengangkat trofi Copa America 2021, Copa America 2024, dan Piala Dunia 2022.

Meski sempat dihantui kabar cedera hamstring Lionel Messi menjelang pengumuman skuad final, kondisi sang kapten dipastikan tidak serius dan tetap masuk dalam daftar 26 pemain.

Argentina akan memulai perjalanan mereka menghadapi Aljazair pada 17 Juni di Kansas City, kemudian melawan Austria pada 22 Juni di Dallas, sebelum menutup fase grup menghadapi Yordania pada 28 Juni.

Lionel Messi Tetap Jadi Kunci

Pada usia 38 tahun, Messi kembali mencatat sejarah dengan tampil di Piala Dunia keenam. Ia hanya membutuhkan satu gol lagi untuk melampaui rekor Gabriel Batistuta sebagai pencetak gol terbanyak Argentina sepanjang sejarah Piala Dunia.

Performa Messi akan menjadi faktor penentu sejauh mana Argentina mampu melangkah. Pada Piala Dunia 2022, bintang Inter Miami tersebut mencetak tujuh gol dan tiga assist dalam tujuh pertandingan, menjadi motor utama keberhasilan Argentina meraih gelar juara.

Aljazair Datang dengan Misi Menebus Kegagalan

Baca Juga: Kacabdin Baru Banyuwangi Buka Nomor Pribadi, Sekolah Diminta Curhat

Kembalinya Aljazair ke Piala Dunia menjadi salah satu kisah menarik di Grup J. Setelah gagal lolos ke Rusia 2018 dan Qatar 2022, tekanan besar mengiringi generasi saat ini untuk mengembalikan kejayaan sepak bola Negeri Rubah Gurun.

Di bawah arahan Vladimir Petkovic, Aljazair tampil impresif sepanjang kualifikasi Afrika. Mereka finis sebagai juara grup dengan hanya satu kekalahan dan datang ke Amerika Utara sebagai salah satu tim terbaik dari Benua Afrika.

Kenangan indah tahun 2014 masih membekas. Saat itu Aljazair mencapai babak 16 besar dan memaksa Jerman bermain hingga perpanjangan waktu sebelum akhirnya kalah tipis 1-2 dari tim yang kemudian menjadi juara dunia.

Baca Juga: Duo Bawang Mengamuk, Belanja Dapur Warga Banyuwangi Kian Berat

Skuad Aljazair saat ini memadukan pemain berpengalaman dan generasi muda berbakat. Salah satunya adalah gelandang Bayer Leverkusen Ibrahim Maza yang digadang-gadang menjadi salah satu talenta muda terbaik Afrika.

Kehadiran Luca Zidane, putra legenda Prancis Zinedine Zidane, juga menambah daya tarik skuad Aljazair.

Riyad Mahrez Masih Jadi Andalan

Meski telah berusia 35 tahun, Riyad Mahrez tetap menjadi tumpuan utama serangan Aljazair. Pemain Al-Ahli itu memiliki pengalaman 114 pertandingan internasional dengan koleksi 38 gol. Musim lalu, Mahrez masih mampu mencatatkan empat gol dan sembilan assist di Liga Arab Saudi.

Kreativitas dan kemampuannya membaca permainan diprediksi menjadi pembeda dalam laga-laga ketat fase grup.

Austria Kembali Setelah Penantian 28 Tahun

Austria akhirnya kembali tampil di Piala Dunia setelah terakhir kali berpartisipasi pada edisi 1998 di Prancis. Tim besutan Ralf Rangnick lolos sebagai juara Grup H kualifikasi Eropa dengan hanya sekali menelan kekalahan. Salah satu penampilan terbaik mereka adalah kemenangan telak 10-0 atas San Marino.

Sebanyak 14 pemain Austria saat ini berkarier di Bundesliga Jerman, memberikan pengalaman dan kualitas kompetitif yang cukup tinggi.

Baca Juga: Di Balik Sirene Damkar Banyuwangi, Ada 489 Operasi Darurat dalam Lima Bulan

Namun, Austria mendapat kabar buruk menjelang turnamen. Gelandang kreatif Christoph Baumgartner dipastikan absen akibat cedera paha dan Rangnick memilih tidak memanggil pemain pengganti.

David Alaba Jadi Pemimpin

Kapten David Alaba tetap menjadi figur sentral Austria. Bek berusia 33 tahun itu memiliki pengalaman 113 caps internasional dan empat gelar Liga Champions. Meski sempat mengalami masalah cedera lutut berkepanjangan, Alaba telah dinyatakan fit dan siap memimpin negaranya di panggung dunia.

Baca Juga: Detik-Detik Truk Mundur Sendiri lalu Terjun ke Laut di Pelabuhan Banyuwangi

Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi kesempatan pertama sekaligus terakhir bagi Alaba untuk tampil di ajang terbesar sepak bola dunia.

Yordania Siap Menulis Sejarah

Yordania akhirnya mewujudkan mimpi yang selama ini sulit dicapai. Setelah lebih dari 10 kali gagal lolos, mereka akhirnya akan menjalani debut di Piala Dunia.

Tim asuhan Jamal Sellami memastikan tiket setelah finis di posisi kedua Grup B putaran ketiga kualifikasi Asia di bawah Korea Selatan. Kesuksesan tersebut melanjutkan momentum luar biasa sejak mereka mencapai final Piala Asia 2023.

Meski kehilangan striker andalan Yazan Al-Naimat akibat cedera ACL, Yordania tetap membawa optimisme besar. Mereka datang dengan skuad yang solid dan memiliki chemistry kuat karena mayoritas pemain berasal dari kompetisi domestik.

Musa Al-Taamari Jadi Harapan Utama

Bintang Rennes, Musa Al-Taamari, menjadi pemain paling berbahaya yang dimiliki Yordania. Pemain yang dijuluki "Messi dari Yordania" itu membukukan tujuh gol dan 11 assist sepanjang musim 2025-2026. Ia juga hanya membutuhkan 10 gol lagi untuk menyamai rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Yordania.

Baca Juga: Tak Lagi Dikejar Jadwal, Jemaah Banyuwangi Isi Hari dengan Cara Ini

Duel Penentu: Aljazair vs Austria

Jika Argentina diperkirakan melaju mulus sebagai juara grup, maka persaingan sesungguhnya diprediksi terjadi antara Aljazair dan Austria.

Pertemuan kedua tim pada 28 Juni di Kansas City diperkirakan menjadi laga penentu perebutan tiket otomatis ke babak 32 besar.

Aljazair memiliki kualitas serangan melalui Mahrez, Ibrahim Maza, dan Mohamed Amoura yang mencetak 10 gol sepanjang kualifikasi Afrika.

Baca Juga: Selo Aji Jadi Mesin PADes Kaligondo, Wisata Alam Banyuwangi Tembus Nasional

Sementara Austria mengandalkan organisasi permainan yang rapi, disiplin taktik khas Rangnick, dan kepemimpinan David Alaba. Pemenang laga tersebut sangat berpeluang besar mendampingi Argentina ke fase gugur.

Prediksi Akhir Klasemen Grup J

Argentina memiliki kualitas dan pengalaman yang jauh lebih matang dibanding tiga pesaingnya. La Albiceleste diperkirakan menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup.

Persaingan ketat akan terjadi antara Aljazair dan Austria. Namun kualitas lini serang Aljazair dinilai sedikit lebih unggul sehingga berpeluang mengamankan posisi runner-up.

Yordania diprediksi akan memberikan perlawanan sengit dan berusaha mencuri poin dalam debut bersejarah mereka, meski peluang lolos masih tergolong berat.

Prediksi Klasemen Akhir Grup J:

  1. Argentina — 9 poin
  2. Aljazair — 6 poin
  3. Austria — 3 poin
  4. Yordania — 0 poin

Dengan Messi memburu sejarah baru dan Argentina mengincar gelar beruntun yang belum pernah tercipta sejak era Brasil 1962, Grup J menjadi salah satu grup yang layak mendapat perhatian khusus sepanjang Piala Dunia 2026. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#grup J piala dunia 2026 #piala dunia 2026 #Argentina #aljazair #Lionel Messi