RADARBANYUWANGI.ID - Panggung Piala Dunia 2026 semakin dekat. Di tengah antusiasme jutaan penggemar sepak bola dunia, Grup D diprediksi menjadi salah satu grup paling menarik untuk disaksikan.
Amerika Serikat sebagai tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko akan menghadapi tantangan dari Paraguay, Turki, dan Australia dalam perebutan tiket menuju fase gugur.
Meski Amerika Serikat berstatus unggulan utama, persaingan di grup ini diperkirakan berlangsung ketat.
Turki datang dengan generasi emas baru yang dipimpin bintang muda Real Madrid Arda Guler, sementara Paraguay terkenal dengan pertahanan solidnya. Australia pun siap menjadi pengganggu lewat permainan disiplin dan serangan balik cepat.
Berikut ulasan lengkap kekuatan masing-masing tim, pemain kunci, laga penentu, hingga prediksi klasemen akhir Grup D Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Rahasia Pintar Belanja! Waktu Ini Bikin Harga Barang Jatuh Drastis, Jangan Salah Momen!
Amerika Serikat: Saatnya Memanfaatkan Faktor Tuan Rumah
Peringkat FIFA: 16. Setelah menjadi salah satu penyelenggara Piala Dunia Antarklub FIFA, Amerika Serikat kembali menjadi pusat perhatian dunia sepak bola dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Misteri Desa Tanpa Suara Azan, yang Membuat Pendatang Hilang Satu per Satu Saat Magrib
Status tuan rumah membuat mereka lolos otomatis tanpa harus menjalani babak kualifikasi. Namun, ekspektasi publik terhadap skuad asuhan Mauricio Pochettino sangat tinggi.
Tim berjuluk The Stars and Stripes memiliki pengalaman tampil dalam delapan dari sembilan edisi Piala Dunia terakhir. Satu-satunya kegagalan mereka terjadi pada edisi 2018 di Rusia.
Dalam tiga penampilan terakhir di Piala Dunia, Amerika Serikat selalu berhasil lolos dari fase grup. Namun langkah mereka selalu terhenti di babak 16 besar, termasuk saat dikalahkan Belanda pada Piala Dunia Qatar 2022.
Prestasi terbaik Amerika Serikat masih tercatat pada edisi perdana tahun 1930 ketika berhasil mencapai semifinal.
Kini optimisme kembali menguat. Pochettino dianggap memiliki skuad paling berbakat secara teknis dalam sejarah sepak bola Amerika Serikat.
Bintang Utama: Christian Pulisic
Baca Juga: Misteri Desa Tanpa Suara Azan, yang Membuat Pendatang Hilang Satu per Satu Saat Magrib
Di tengah deretan pemain berbakat seperti Folarin Balogun, Weston McKennie, dan Tyler Adams, nama Christian Pulisic tetap menjadi pusat perhatian.
Penyerang AC Milan tersebut merupakan pemain paling berpengalaman sekaligus pencetak gol terbanyak dalam skuad saat ini.
Mantan pemain Chelsea yang pernah menjuarai Liga Champions itu mencetak 10 gol di semua kompetisi sepanjang musim 2025-2026 dan diharapkan menjadi motor kreativitas Amerika Serikat sepanjang turnamen.
Baca Juga: Rahasia Pebisnis Cerdas! Lokasi Emas yang Bikin Usaha Langsung Ramai Tanpa Promosi Besar
Paraguay: Kekuatan Tradisional Amerika Selatan yang Sulit Ditaklukkan
Peringkat FIFA: 40 Setelah absen selama 16 tahun, Paraguay akhirnya kembali ke panggung Piala Dunia. Mereka mengamankan tiket otomatis usai finis di enam besar klasemen kualifikasi zona CONMEBOL.
Prestasi terbaik Paraguay terjadi pada Piala Dunia 2010 ketika mencapai perempat final. Selain itu, mereka juga berhasil lolos dari fase grup dalam empat dari lima penampilan terakhir di ajang ini.
Di bawah arahan pelatih Gustavo Alfaro, Paraguay menjelma menjadi tim dengan pertahanan yang sangat kokoh.
Mereka mencatatkan 10 clean sheet dalam 18 pertandingan kualifikasi, salah satu rekor terbaik di Amerika Selatan. Tantangan terbesar mereka adalah meningkatkan produktivitas gol yang masih belum konsisten.
Bintang Utama: Miguel Almiron
Paraguay memiliki sejumlah pemain berbakat seperti Diego Gomez, Julio Enciso, dan Omar Alderete.
Namun sosok paling berpengaruh tetap Miguel Almiron. Pemain sayap Atlanta United tersebut merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad dan menjadi andalan dalam membongkar pertahanan lawan.
Baca Juga: Pilunya Farel Prayoga Saat Wisuda! Ayah Kandung Tak Datang, Sosok Ini Justru Setia Mendampingi
Turki: Kuda Hitam Berbahaya dengan Generasi Emas Baru
Peringkat FIFA: 22 Turki kembali tampil di Piala Dunia setelah penantian panjang selama 24 tahun.
Baca Juga: Ruben Onsu dan Sarwendah Kian Memanas, Betrand Peto Beri Pesan Tegas
Penampilan terakhir mereka terjadi pada 2002, saat sukses menciptakan kejutan dengan finis di posisi ketiga. Tim berjuluk Ay-Yildizlilar atau Bintang Bulan Sabit lolos melalui jalur play-off setelah finis di bawah Spanyol pada kualifikasi zona Eropa.
Sejak ditangani Vincenzo Montella, permainan Turki berkembang pesat. Mereka tampil lebih progresif, agresif, dan mengandalkan kemampuan teknis tinggi para pemain muda. Banyak pengamat meyakini Turki bisa menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Bintang Utama: Arda Guler
Nama Arda Guler menjadi simbol kebangkitan sepak bola Turki. Gelandang serang Real Madrid itu tampil luar biasa sepanjang musim 2025-2026 dengan kontribusi 20 gol di seluruh kompetisi.
Kemampuan menciptakan peluang, visi bermain, dan kreativitasnya membuat Guler diproyeksikan menjadi jantung permainan Turki. Selain Guler, Turki juga diperkuat Kenan Yildiz serta kapten berpengalaman Hakan Calhanoglu.
Australia: Tim Disiplin yang Sulit Ditembus
Peringkat FIFA: 27 Australia akan menjalani penampilan ketujuh mereka di Piala Dunia dan keenam secara beruntun.
Baca Juga: Petani Cabai di Jombang Didorong Melek Keuangan, FEB Unair Kenalkan Akuntansi Sederhana
Tim berjuluk Socceroos memastikan tiket ke Amerika Utara setelah finis sebagai runner-up Grup C kualifikasi Asia. Pelatih Tony Popovic memiliki target ambisius membawa Australia menembus perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Prestasi terbaik mereka sejauh ini adalah mencapai babak 16 besar pada 2006 dan 2022. Australia dikenal sebagai tim yang sangat disiplin dalam bertahan dan efektif saat melakukan serangan balik.
Baca Juga: Mahalini Lepas High Heels dan Lari Demi Tampil Tepat Waktu, Aksinya Banjir Pujian
Karakter tersebut membuat mereka kerap menyulitkan lawan yang secara teknis lebih unggul.
Bintang Utama: Nestory Irankunda
Meski masih berusia 20 tahun, Nestory Irankunda menjadi nama yang paling menarik dalam skuad Australia.
Pemain sayap Watford itu tampil impresif di Championship Inggris berkat kecepatan luar biasa dan kemampuan duel satu lawan satu yang sangat berbahaya. Irankunda diprediksi menjadi salah satu pemain muda yang mencuri perhatian sepanjang turnamen.
Laga Kunci Grup D: Amerika Serikat vs Turki
Pertandingan paling menentukan di Grup D diperkirakan terjadi saat Amerika Serikat menghadapi Turki pada matchday ketiga. Laga yang berlangsung di SoFi Stadium, Los Angeles, itu berpotensi menjadi penentu juara grup.
Amerika Serikat memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, tetapi Turki datang dengan kualitas individu yang mampu membuat kejutan. Pertemuan tersebut juga menjadi duel keenam sepanjang sejarah kedua negara.
Prediksi Jalannya Grup D
Baca Juga: Raffi Ahmad Mendadak Jalani Operasi! Benjolan di Bahu Membesar hingga 6 Cm
Amerika Serikat diprediksi memulai turnamen dengan kemenangan tipis atas Paraguay berkat dukungan penuh publik tuan rumah.
Sementara itu, Turki diyakini mampu mengalahkan Australia pada laga pembuka berkat kualitas lini serang mereka.
Pada pertandingan kedua, Amerika Serikat diperkirakan kembali meraih kemenangan atas Australia. Sedangkan duel Turki kontra Paraguay berpotensi berakhir imbang.
Di laga terakhir, Paraguay dan Australia diprediksi berbagi angka. Sementara Amerika Serikat dan Turki kemungkinan besar bermain imbang dalam pertandingan yang menguntungkan kedua tim.
Prediksi Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026
|
Posisi |
Tim |
Poin |
|
1 |
Amerika Serikat |
7 |
|
2 |
Turki |
5 |
|
3 |
Paraguay |
2 |
|
4 |
Australia |
1 |
Prediksi Lolos ke Babak 32 Besar
Amerika Serikat (Juara Grup)
Turki (Runner-up Grup)
Dengan dukungan publik sendiri dan kualitas skuad yang semakin matang, Amerika Serikat diprediksi menjadi pemuncak Grup D. Namun, Turki berpotensi menjadi ancaman serius tidak hanya di fase grup, tetapi juga saat memasuki babak gugur berkat kreativitas Arda Guler dan generasi emas baru yang mereka miliki.
Paraguay dan Australia tetap berpeluang membuat kejutan, tetapi secara kualitas keduanya masih berada satu tingkat di bawah dua favorit utama grup ini. (*)
Editor : Niklaas Andries