Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Piala Dunia 2026, Nama Sponsor Raksasa Dicopot dari Stadion! FIFA Ubah Identitas 16 Venue Tuan Rumah

Niklaas Andries • Jumat, 5 Juni 2026 | 07:48 WIB
RUBAH NAMA: Beberapa stadion berganti nama jelang Piala Dunia 2026
RUBAH NAMA: Beberapa stadion berganti nama jelang Piala Dunia 2026

RADARBANYUWANGI.ID - Kurang dari sepekan menjelang kick-off Piala Dunia 2026, perubahan besar mulai terlihat di sejumlah stadion tuan rumah di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Logo serta nama sponsor komersial yang selama bertahun-tahun melekat pada stadion-stadion ikonik kini satu per satu ditutupi atau dihapus sementara.

Langkah tersebut bukan bagian dari renovasi atau perubahan permanen. FIFA melakukan rebranding besar-besaran terhadap seluruh stadion yang akan digunakan selama turnamen demi menghormati hak eksklusif para sponsor resmi Piala Dunia 2026.

Di Arlington, Texas, misalnya, pekerja terlihat terus memasang penutup raksasa di bagian luar stadion untuk menyamarkan tulisan “AT&T” yang selama ini menjadi identitas utama kandang tim NFL Dallas Cowboys. Proses penutupan itu telah dimulai sejak pekan lalu dan masih berlangsung hingga kini.

Selama Piala Dunia 2026 berlangsung, stadion tersebut tidak lagi dikenal sebagai AT&T Stadium. FIFA secara resmi menggantinya menjadi Dallas Stadium.

Baca Juga: Beragam Teknologi Persinyalan Dinilai Sebabkan Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, DPR Minta Pemerintah Perkuat Standar Keselamatan Perjalanan

FIFA Lindungi Hak Eksklusif Sponsor Resmi

Kebijakan tersebut diterapkan karena perusahaan-perusahaan yang menjadi sponsor stadion tidak termasuk dalam daftar mitra resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Rahasia Pintar Belanja! Waktu Ini Bikin Harga Barang Jatuh Drastis, Jangan Salah Momen!

Sebagai pemegang hak komersial turnamen, FIFA memberikan eksklusivitas penuh kepada sponsor resminya selama kompetisi berlangsung hingga 19 Juli mendatang. Karena itu, seluruh elemen promosi dari perusahaan yang bukan sponsor resmi harus disingkirkan dari area pertandingan.

Akibatnya, mayoritas dari 16 stadion tuan rumah mengalami perubahan identitas sementara dengan menggunakan nama kota atau kawasan geografis tempat stadion berada.

Kebijakan ini bukan hal baru dalam turnamen FIFA. Namun, skala penerapannya pada Piala Dunia 2026 menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah karena melibatkan tiga negara tuan rumah sekaligus.

Stadion-Stadion Ikonik Berganti Nama

Tidak hanya di Texas, perubahan serupa juga terjadi di berbagai kota penyelenggara.

Di Seattle, spanduk hitam berukuran besar dipasang untuk menutupi tulisan “Lumen” yang selama ini menghiasi bagian luar Lumen Field. Stadion kandang Seattle Seahawks tersebut kini akan menggunakan nama sementara Seattle Stadium selama turnamen berlangsung.

Baca Juga: Rahasia Pintar Belanja! Waktu Ini Bikin Harga Barang Jatuh Drastis, Jangan Salah Momen!

Sementara itu, salah satu stadion sepak bola terbesar dan paling bersejarah di Amerika Latin juga mengalami nasib serupa.

Stadion Banorte di Mexico City, yang dikenal sebagai salah satu ikon sepak bola Meksiko, untuk sementara akan menggunakan nama Mexico City Stadium selama Piala Dunia berlangsung.

Perubahan nama juga diterapkan pada sejumlah venue utama lainnya, termasuk stadion yang akan menjadi pusat perhatian dunia saat laga final.

Baca Juga: Rahasia Pebisnis Cerdas! Lokasi Emas yang Bikin Usaha Langsung Ramai Tanpa Promosi Besar

Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, yang akan menjadi lokasi final Piala Dunia 2026, resmi berganti nama menjadi New York New Jersey Stadium.

Sedangkan Levi’s Stadium di Santa Clara, California, akan dikenal dengan nama San Francisco Bay Area Stadium.

BC Place Jadi Pengecualian

Di antara seluruh stadion tuan rumah, hanya satu venue yang tidak mengalami perubahan nama secara signifikan.

BC Place di Vancouver, British Columbia, tetap mempertahankan identitas utamanya karena stadion tersebut dimiliki oleh pemerintah provinsi, bukan perusahaan swasta.

Meski demikian, FIFA tetap menyesuaikan penamaannya menjadi BC Place Vancouver agar sesuai dengan standar penamaan resmi turnamen.

Logo Mercedes-Benz Bertahan karena Faktor Keselamatan

Meski FIFA dikenal sangat ketat dalam urusan sponsor, terdapat satu pengecualian menarik di Amerika Serikat. Logo besar Mercedes-Benz yang berada di puncak stadion kandang Atlanta Falcons di Georgia tetap dibiarkan terpasang selama turnamen.

Baca Juga: KAI Divre II Sumbar Sambut Delegasi Dunia, IMLF 2026 Jadi Ajang Promosi Budaya Minangkabau

Menurut FIFA, pembongkaran logo tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap struktur atap stadion yang dapat dibuka dan ditutup secara otomatis. Karena alasan keselamatan dan teknis, logo tersebut diperbolehkan tetap berada di tempatnya.

Namun, FIFA tetap menghapus unsur promosi lainnya. Logo Mercedes-Benz berbentuk lingkaran besar yang berada di sisi luar bangunan telah ditutupi sejak April lalu.

Baca Juga: Tiga Tahun Melayani, Kereta Api Pandalungan Angkut 583 Ribu Penumpang, Jadi Andalan Warga Tapal Kuda ke Jakarta

Selama Piala Dunia 2026 berlangsung, stadion tersebut akan menggunakan nama resmi Atlanta Stadium.

Rebranding Besar-Besaran Demi Konsistensi Global

Langkah FIFA menghapus identitas sponsor stadion merupakan bagian dari strategi branding global yang telah diterapkan selama puluhan tahun.

Dengan menggunakan nama kota atau kawasan geografis, FIFA ingin memastikan seluruh venue berada di bawah identitas visual yang seragam dan bebas dari kepentingan komersial pihak di luar sponsor resmi turnamen.

Kebijakan ini juga memberikan nilai eksklusif yang lebih tinggi bagi perusahaan-perusahaan yang telah menggelontorkan dana besar untuk menjadi mitra resmi Piala Dunia.

Saat jutaan pasang mata dari seluruh dunia tertuju ke Amerika Utara mulai 11 Juni mendatang, stadion-stadion megah tersebut akan tampil dengan wajah baru.

Nama-nama korporasi raksasa yang selama ini mendominasi fasad venue sementara akan menghilang, digantikan identitas yang lebih sederhana demi satu tujuan: menjadikan Piala Dunia 2026 sepenuhnya milik FIFA. (*)

Editor : Niklaas Andries
#stadion piala dunia 2026 #AT&T stadium #lumen field #piala dunia 2026 #FIFA