RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia selalu menjadi panggung lahirnya bintang-bintang baru. Di turnamen inilah dunia pertama kali menyaksikan keajaiban seorang remaja bernama Pele, yang membawa Brasil menjadi juara dunia pada usia 17 tahun.
Enam dekade kemudian, Kylian Mbappe melakukan hal serupa dengan mengantar Prancis meraih trofi Piala Dunia saat baru berusia 19 tahun.
Kini, menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, generasi baru talenta muda siap mengambil alih sorotan.
Berdasarkan daftar resmi skuad 48 peserta yang dirilis FIFA, terdapat 22 pemain berusia remaja yang akan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut. Sebagian di antaranya sudah dikenal luas berkat performa impresif di klub-klub elite Eropa.
Nama seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsí telah menjadi bagian penting Barcelona meski masih berusia belasan tahun. Sementara itu, Lennart Karl baru saja menikmati musim terobosan bersama Bayern Munchen.
Namun di balik nama-nama yang sudah terkenal tersebut, terdapat sejumlah pemain muda lain yang berpotensi menjadi kejutan terbesar Piala Dunia 2026.
Berikut lima remaja yang diprediksi bisa mencuri perhatian dunia dan menjadikan turnamen ini sebagai titik awal karier besar mereka.
Baca Juga: Tarif Terjangkau dan Tepat Waktu, KA Rajabasa Dominasi Perjalanan Kereta Api di Lampung dan Sumsel
1. Gilberto Mora, Bocah Ajaib Meksiko yang Diburu Raksasa Eropa
Gilberto Mora datang ke Piala Dunia 2026 dengan status pemain termuda di seluruh turnamen. Pada usia 17 tahun, gelandang serang Meksiko itu berpeluang mencatat sejarah sebagai pemain termuda negaranya yang tampil di Piala Dunia.
Mora mulai mencuri perhatian saat tampil gemilang bersama klub Liga MX, Tijuana. Pada 2024, ia menjadi pemain termuda yang mencetak gol di kasta tertinggi sepak bola Meksiko saat baru berusia 15 tahun.
Setahun kemudian, ia kembali mencetak rekor sebagai debutan termuda tim nasional Meksiko.
Perkembangannya yang sangat cepat membuat sejumlah klub elite Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, serta beberapa klub Liga Inggris terus memantaunya.
Jika mampu bersinar di kandang sendiri, Mora bisa menjadi salah satu nama paling dibicarakan sepanjang turnamen.
2. Yan Diomande, Bintang Pantai Gading yang Tumbuh di Amerika
Nama Yan Diomande mungkin belum terlalu populer di kalangan penggemar sepak bola dunia. Namun pemain berusia 19 tahun itu diperkirakan akan menjadi salah satu senjata utama Pantai Gading.
Menariknya, Diomande tumbuh besar di Amerika Serikat dan mengembangkan bakatnya melalui kompetisi sepak bola sekolah menengah di Florida.
Setelah sempat menjalani trial bersama klub MLS, ia memilih bergabung dengan Leganés di Spanyol sebelum direkrut oleh RB Leipzig.
Kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberaniannya menghadapi bek lawan membuatnya dianggap sebagai salah satu prospek terbaik Afrika saat ini.
Piala Dunia 2026 bisa menjadi panggung sempurna bagi Diomande untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia.
3. Endrick, Senjata Rahasia Baru Brasil
Ketika membicarakan talenta muda Brasil, sulit untuk mengabaikan nama Endrick. Penyerang berusia 19 tahun itu sempat mengalami masa sulit setelah bergabung dengan Real Madrid. Namun kariernya kembali menanjak setelah dipinjamkan ke Lyon di Prancis.
Bersama klub Ligue 1 tersebut, Endrick berhasil menunjukkan kembali kualitas yang membuatnya dijuluki calon superstar Brasil berikutnya.
Baca Juga: Rahasia Pintar Belanja! Waktu Ini Bikin Harga Barang Jatuh Drastis, Jangan Salah Momen!
Performa impresif itu membuat pelatih anyar Brasil, Carlo Ancelotti, memasukkan namanya ke dalam skuad Piala Dunia.
Di Amerika Utara nanti, Endrick akan bersaing dengan nama-nama besar seperti Neymar, Vinícius Júnior, dan Raphinha.
Namun usia muda justru bisa menjadi keunggulan. Tanpa beban besar, Endrick berpeluang menjadi kejutan terbesar Selecao.
4. Ibrahim Mbaye, Mesin Gol Baru Senegal
Baca Juga: Misteri Desa Tanpa Suara Azan, yang Membuat Pendatang Hilang Satu per Satu Saat Magrib
Senegal dikenal sebagai salah satu produsen talenta terbaik Afrika, dan kini mereka memiliki harapan besar pada sosok Ibrahim Mbaye.
Pada awal tahun ini, Mbaye mencatat sejarah sebagai pencetak gol termuda Senegal di Piala Afrika saat masih berusia 17 tahun.
Penyerang berusia 18 tahun tersebut merupakan lulusan akademi Paris Saint-Germain dan telah merasakan debut di Ligue 1 maupun Liga Champions.
Musim lalu ia mulai mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama PSG, termasuk saat klub Prancis tersebut berkiprah di kompetisi elite Eropa.
Kecepatan, naluri gol, dan kematangannya dalam mengambil keputusan membuat banyak pengamat menilai Mbaye sebagai calon penyerang kelas dunia berikutnya dari Afrika.
5. Kendry Paez, Permata Ekuador yang Siap Kembali ke Eropa
Nama terakhir dalam daftar ini adalah Kendry Paez. Meski baru berusia 19 tahun, Páez sudah menjadi pemain reguler tim nasional Ekuador.
Baca Juga: Misteri Desa Tanpa Suara Azan, yang Membuat Pendatang Hilang Satu per Satu Saat Magrib
Bakatnya membuat Chelsea bergerak cepat mengamankan jasanya sejak 2023. Setelah mencapai usia 18 tahun, ia resmi bergabung dengan klub London tersebut sebelum dipinjamkan ke Strasbourg dan kemudian ke River Plate.
Páez dikenal memiliki kemampuan dribel yang sangat baik, kreativitas tinggi, serta akselerasi yang sulit dihentikan.
Piala Dunia 2026 bisa menjadi titik balik kariernya. Jika tampil gemilang bersama Ekuador, bukan tidak mungkin ia kembali ke Eropa sebagai salah satu pemain muda paling diburu.
Generasi Baru Piala Dunia Siap Lahir
Sepanjang sejarah, Piala Dunia selalu menjadi panggung lahirnya legenda. Dari Pelé pada 1958, Michael Owen pada 1998, hingga Mbappé pada 2018, semuanya menggunakan turnamen ini sebagai batu loncatan menuju status superstar.
Piala Dunia 2026 menghadirkan 22 pemain remaja yang siap menulis kisah serupa. Sebagian mungkin hanya menjadi pelengkap skuad. Namun beberapa di antaranya berpotensi mengubah arah karier dan mencuri perhatian dunia dalam waktu satu bulan kompetisi.
Dan jika sejarah kembali berulang, salah satu dari lima nama tersebut mungkin akan dikenang sebagai bintang baru yang lahir di panggung terbesar sepak bola dunia. (*)
Editor : Niklaas Andries