RADARBANYUWANGI.ID - Masa depan Marcus Rashford kembali menjadi salah satu saga transfer paling menyita perhatian menjelang bergulirnya musim 2026–2027. Setelah sempat bersikukuh mempertahankan nilai transfer sang pemain, Manchester United kini dikabarkan berubah haluan dan siap menerima tawaran dengan nominal lebih rendah demi mempercepat kepergian penyerang berusia 28 tahun tersebut.
Perubahan sikap itu muncul setelah Rashford menjalani musim yang cukup impresif bersama Barcelona. Dipinjamkan selama satu musim penuh ke raksasa Catalunya, pemain internasional Inggris tersebut berhasil menghidupkan kembali performanya yang sempat meredup di Old Trafford.
Di tengah persiapan bersama Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, ketidakpastian mengenai klub yang akan dibelanya musim depan justru semakin menguat.
Manchester United Mulai Melunak
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Manchester United akhirnya bersedia membuka negosiasi baru dengan Barcelona terkait transfer permanen Rashford.
Sebelumnya, manajemen Setan Merah dikabarkan enggan menurunkan harga yang telah disepakati dalam klausul pembelian senilai 30 juta euro atau sekitar Rp565 miliar. Namun, perkembangan situasi membuat klub asal Manchester itu mengambil langkah berbeda.
Manchester United kini disebut siap menerima penawaran yang lebih rendah selama transfer dapat segera diselesaikan.
Kebijakan tersebut tidak terlepas dari upaya pemilik baru klub, INEOS, yang sedang menjalankan program efisiensi keuangan dan restrukturisasi skuad. Salah satu prioritas utama adalah memangkas beban gaji yang dianggap terlalu besar.
Rashford saat ini menerima bayaran sekitar 325 ribu poundsterling atau hampir Rp6,9 miliar per pekan. Nilai tersebut menjadikannya salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad Manchester United.
Karena itu, melepas Rashford secara permanen dinilai lebih menguntungkan dibanding mempertahankannya tanpa peran jelas dalam proyek jangka panjang klub.
Barcelona Ingin Pertahankan Rashford
Selama membela Barcelona pada musim 2025–2026, Rashford tampil cukup konsisten.
Ia mencatatkan 13 gol dan 14 assist dari 46 pertandingan di seluruh kompetisi. Kontribusi tersebut membantu Barcelona mempertahankan gelar Liga Spanyol sekaligus memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain penting dalam skema pelatih Hansi Flick.
Tak mengherankan jika Rashford secara terbuka menginginkan kelanjutan kariernya di Camp Nou.
Barcelona sendiri memiliki opsi pembelian permanen yang dapat diaktifkan hingga 15 Juni. Namun, manajemen Blaugrana disebut sedang berupaya menegosiasikan harga yang lebih murah dibanding kesepakatan awal.
Selain transfer permanen, Barcelona juga mempertimbangkan opsi memperpanjang masa pinjaman Rashford selama satu musim lagi apabila negosiasi harga tidak mencapai titik temu.
Baca Juga: Siapa Nanik Sudaryati Deyang? Dari Wartawan hingga Dipilih Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional
Meski baru saja menggelontorkan dana besar untuk merekrut Anthony Gordon dan masih memantau perkembangan situasi Julian Alvarez, klub juara La Liga itu tetap menempatkan Rashford dalam daftar target utama mereka pada bursa transfer musim panas.
Empat Klub Premier League Ikut Mengantre
Persaingan mendapatkan tanda tangan Rashford ternyata tidak hanya melibatkan Barcelona.
Sejumlah klub elite Premier League juga dikabarkan terus memantau perkembangan situasi sang pemain. Arsenal, Chelsea, Newcastle United, dan Tottenham Hotspur disebut tertarik merekrut penyerang yang telah lama menjadi ikon akademi Manchester United tersebut.
Meski demikian, peluang keempat klub itu tidak sama.
Rashford disebut tidak terlalu tertarik bergabung dengan Newcastle maupun Tottenham. Sementara itu, Chelsea menghadapi kendala karena gagal tampil kompetitif pada musim lalu dan hanya finis di posisi ke-10 klasemen akhir Premier League.
Baca Juga: Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik Sudaryati Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional
Dari seluruh peminat domestik, Arsenal dinilai memiliki daya tarik terbesar. Selain memiliki proyek olahraga yang lebih stabil, The Gunners juga dapat menawarkan kesempatan tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Manchester United Enggan Perkuat Rival Langsung
Kendati sejumlah klub Inggris menunjukkan minat serius, Manchester United dikabarkan masih enggan menjual Rashford kepada rival langsung di Premier League.
Manajemen klub lebih memilih melihat sang pemain kembali ke Barcelona dibanding harus memperkuat salah satu pesaing domestik.
Pertimbangan tersebut berkaitan dengan risiko meningkatnya kekuatan kompetitor sekaligus potensi kritik dari suporter apabila Rashford sukses bersinar bersama klub rival.
Namun demikian, faktor finansial tetap menjadi penentu utama. Jika Barcelona tidak mampu memenuhi ekspektasi harga, bukan tidak mungkin Manchester United mempertimbangkan opsi lain.
Tidak Masuk Rencana Michael Carrick
Situasi Rashford semakin menarik karena pelatih anyar Manchester United, Michael Carrick, disebut tidak memasukkan nama sang pemain dalam rencana utama tim musim depan.
Meskipun kontraknya masih tersisa dua tahun hingga 2028, tidak ada indikasi bahwa Rashford akan mendapatkan peran penting dalam skuad yang sedang dibangun Carrick.
Kondisi tersebut membuat transfer permanen menjadi skenario paling realistis bagi semua pihak.
Bagi Rashford, kepindahan akan membuka peluang melanjutkan momentum positif yang berhasil ia bangun di Barcelona. Sementara bagi Manchester United, penjualan sang pemain dapat membantu memperbaiki struktur keuangan klub sekaligus menyediakan dana tambahan untuk mendatangkan pemain baru.
Saga Transfer Berpotensi Berlarut Hingga Piala Dunia
Baca Juga: Sosok Mantan Artis Tersangka Scammer Solo Terbongkar, Diduga Yakinkan Korban Lewat Video Call
Dengan Piala Dunia 2026 yang segera berlangsung, spekulasi mengenai masa depan Rashford diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa pekan ke depan.
Apalagi jika Timnas Inggris mampu melaju jauh dalam turnamen tersebut. Sorotan terhadap performa Rashford akan semakin besar dan berpotensi memengaruhi nilai pasar maupun posisi tawarnya di meja negosiasi.
Untuk saat ini, Barcelona masih menjadi kandidat terdepan sebagai pelabuhan berikutnya bagi Rashford. Namun, ketertarikan sejumlah klub Premier League memastikan bahwa saga transfer salah satu pemain paling terkenal Inggris itu masih jauh dari kata selesai. (*)
Editor : Niklaas Andries