RADARBANYUWANGI.ID - Piala Dunia bukan hanya tentang gol-gol spektakuler, trofi emas yang diperebutkan, atau lahirnya legenda-legenda sepak bola dunia.
Di balik kemegahan turnamen terbesar FIFA tersebut, ada satu elemen yang turut menjadi bagian dari sejarah dan budaya sepak bola global: jersey.
Selama hampir satu abad penyelenggaraan Piala Dunia, berbagai desain kostum telah menghiasi lapangan hijau. Sebagian hanya dikenang sebagai seragam pertandingan biasa.
Namun sebagian lainnya menjelma menjadi simbol sebuah generasi, identitas sebuah negara, bahkan ikon budaya populer yang tetap dikenang puluhan tahun kemudian.
Mulai dari kuning khas Brasil yang identik dengan kejayaan sepak bola, garis biru-putih Argentina yang melekat pada sosok Diego Maradona, hingga desain revolusioner Nigeria pada 2018, beberapa jersey berhasil melampaui fungsi utamanya sebagai pakaian olahraga.
Menjelang dimulainya Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, berikut peringkat 10 jersey terbaik dan paling ikonik sepanjang sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.
10. Inggris 1966 (Kandang Kedua)
Tidak ada desain yang terlalu rumit pada jersey merah milik Inggris saat Piala Dunia 1966. Namun nilai historisnya membuat kostum ini layak masuk daftar.
Jersey tersebut selamanya akan dikenang melalui foto legendaris ketika Bobby Moore mengangkat trofi Jules Rimet di hadapan dunia setelah Inggris menjuarai Piala Dunia untuk pertama dan hingga kini satu-satunya kali. Kesederhanaannya justru menjadi kekuatan utama yang membuatnya abadi.
9. Belanda 1974 (Kandang)
Warna oranye terang yang menjadi identitas Belanda tampil begitu mencolok pada Piala Dunia 1974. Jersey ini semakin legendaris karena kisah unik di baliknya.
Saat itu, Johan Cruyff yang disponsori Puma menolak mengenakan jersey produksi Adidas dengan tiga garis khas di lengan. Sebagai kompromi, Cruyff memakai versi dua garis yang kemudian menjadi salah satu detail paling ikonik dalam sejarah sepak bola. Meski Belanda kalah dari Jerman Barat di final, pesona jersey ini tidak pernah memudar.
8. Italia 1994 (Kandang)
Banyak penggemar sepak bola menganggap jersey Italia 1994 sebagai salah satu kostum paling elegan yang pernah tampil di Piala Dunia. Warna biru tua khas Azzurri dipadukan kerah model polo yang memberikan kesan mewah dan berkelas.
Sentuhan pola geometris halus pada bagian bahu menjadikan desain ini terlihat modern bahkan jika dibandingkan dengan jersey masa kini. Sayangnya, Italia gagal menjuarai turnamen setelah kalah melalui adu penalti di final melawan Brasil.
Baca Juga: Siapa Nanik Sudaryati Deyang? Dari Wartawan hingga Dipilih Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional
7. Amerika Serikat 1994 (Tandang)
Tidak ada jersey Piala Dunia yang lebih berani daripada kostum tandang Amerika Serikat pada 1994. Dengan warna biru menyerupai denim dan taburan bintang putih yang terinspirasi dari bendera nasional, desain ini menjadi salah satu yang paling unik sepanjang sejarah.
Dipadukan dengan celana merah, kostum tersebut langsung mencuri perhatian dan hingga kini masih sering muncul dalam berbagai daftar jersey sepak bola terbaik dunia.
6. Kroasia 1998 (Kandang)
Piala Dunia 1998 menjadi debut Kroasia di turnamen terbesar dunia. Namun negara Balkan tersebut langsung menciptakan identitas visual yang sangat kuat.
Pola papan catur merah-putih yang membentang di bagian depan jersey menjadi ciri khas yang bertahan hingga sekarang.
Begitu khasnya desain tersebut sehingga publik dapat langsung mengenali tim Kroasia hanya dari tampilan kostumnya.
5. Argentina 1986 (Kandang)
Baca Juga: Siapa Nanik Sudaryati Deyang? Dari Wartawan hingga Dipilih Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional
Garis vertikal biru-putih milik Argentina merupakan salah satu desain paling sederhana sekaligus paling terkenal dalam sejarah olahraga. Namun versi 1986 memiliki tempat yang sangat istimewa.
Jersey inilah yang dikenakan Argentina ketika dipimpin oleh Diego Maradona meraih gelar juara dunia di Meksiko.
Gol "Tangan Tuhan" dan gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia yang dicetak Maradona ke gawang Inggris membuat kostum ini menjadi bagian dari legenda sepak bola.
Baca Juga: Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik Sudaryati Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional
4. Prancis 1998 (Kandang)
Jika berbicara soal perpaduan warna yang sempurna, sulit mengabaikan jersey Prancis 1998. Dasar biru tua dipadukan aksen merah dan putih yang mencolok namun tetap elegan. Lambang berwarna emas semakin mempertegas status premium kostum tersebut.
Jersey ini juga menjadi saksi ketika Zinedine Zidane memimpin Prancis meraih gelar juara dunia pertama di hadapan publik sendiri.
3. Nigeria 2018 (Kandang)
Tidak banyak jersey modern yang mampu menciptakan sensasi global seperti kostum Nigeria pada Piala Dunia 2018. Bahkan sebelum turnamen dimulai, jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia sudah memburunya.
Perpaduan hijau terang, motif chevron putih, dan detail hitam-putih pada lengan menghasilkan desain yang revolusioner. Banyak pengamat menilai jersey ini sebagai titik balik desain kostum sepak bola modern.
2. Jerman Barat 1990 (Kandang)
Jersey Jerman Barat 1990 memiliki pengaruh yang begitu besar hingga desainnya terus dijadikan inspirasi selama puluhan tahun.
Latar putih bersih dihiasi garis geometris hitam, merah, dan emas yang merepresentasikan warna bendera nasional. Desain ini begitu ikonik sehingga jersey Jerman untuk Piala Dunia 2026 pun kembali mengambil inspirasi darinya.
Baca Juga: Sosok Mantan Artis Tersangka Scammer Solo Terbongkar, Diduga Yakinkan Korban Lewat Video Call
Hingga kini, kostum tersebut dianggap sebagai salah satu desain terbaik yang pernah diproduksi dalam sejarah sepak bola.
1.Brasil (Kandang)
Tidak ada negara yang lebih identik dengan Piala Dunia dibandingkan Brasil. Dan tidak ada jersey yang lebih identik dengan sepak bola dibandingkan kostum kuning Brasil 1970. Desainnya sangat sederhana: warna kuning cerah dengan sentuhan hijau pada kerah serta dipadukan celana biru.
Namun justru kesederhanaan itulah yang menjadikannya abadi. Lebih dari itu, jersey tersebut dikenakan oleh salah satu tim terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Skuad Brasil saat itu dihuni nama-nama legendaris seperti Pele, Jairzinho, dan Carlos Alberto Torres.
Mereka tidak hanya memenangkan Piala Dunia, tetapi juga memperlihatkan permainan yang hingga kini masih dianggap sebagai standar emas sepak bola menyerang.
Karena alasan itulah, Brasil 1970 layak menempati posisi pertama sebagai jersey Piala Dunia terbaik sepanjang masa, sebuah simbol keindahan sepak bola yang tak lekang oleh waktu. (*)
Editor : Niklaas Andries