Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jersey Final Piala Dunia Milik Pele Dilelang Rp98 Miliar, Bisa Pecahkan Rekor Bersejarah Maradona

Niklaas Andries • Rabu, 3 Juni 2026 | 08:46 WIB
DILELANG: Jersey Pele di pentas Piala Dunia 1958 dilelang
DILELANG: Jersey Pele di pentas Piala Dunia 1958 dilelang

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia sepak bola kembali bersiap menyaksikan salah satu momen paling bersejarah di pasar memorabilia olahraga.

Jersey legendaris yang dikenakan Pele saat membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 1958 akan dilelang bulan ini dengan nilai yang diperkirakan melampaui 6 juta dolar AS atau sekitar Rp98 miliar.

Jika mencapai angka tersebut, jersey ikonik itu berpotensi menjadi memorabilia termahal sepanjang sejarah yang terkait dengan Pele.

Bahkan, nilainya bisa mendekati rekor jersey sepak bola termahal yang saat ini masih dipegang oleh kostum legendaris Diego Maradona dalam laga "Hand of God" di Piala Dunia 1986 yang terjual seharga 9,28 juta dolar AS pada 2022.

Baca Juga: Jelang Ritual Kebo-Keboan Aliyan, Puluhan Warga Banyuwangi Alami Trance Massal, Suasana Mistis Selimuti Sukodono

Lelang akan diselenggarakan oleh rumah lelang internasional Sotheby's. Proses penawaran dibuka mulai 29 Juni dan berakhir pada 16 Juli, hanya tiga hari sebelum partai final Piala Dunia musim panas tahun ini.

Jersey yang Menandai Lahirnya Raja Sepak Bola

Baca Juga: Lupa Mematikan Obat Nyamuk, Rumah Warga Alasrejo Wongsorejo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp20 Juta

Tidak banyak benda dalam sejarah olahraga yang memiliki nilai simbolis sebesar jersey ini. Pada 29 Juni 1958 di Stadion Rasunda, Solna, Swedia, seorang remaja berusia 17 tahun bernama Pele tampil dalam final Piala Dunia melawan tuan rumah Swedia. Saat itu dunia belum sepenuhnya mengenalnya. Namun hanya dalam waktu 90 menit, semuanya berubah.

Pele mencetak dua gol dalam kemenangan Brasil 5-2 dan membantu negaranya meraih gelar juara dunia pertama sepanjang sejarah.

Hingga kini, Pele masih tercatat sebagai pemain termuda yang pernah tampil sekaligus mencetak gol dalam final Piala Dunia. Rekor tersebut bertahan selama hampir tujuh dekade dan menjadi salah satu pencapaian paling sulit dipecahkan dalam sejarah sepak bola.

Laga tersebut bukan sekadar pertandingan final. Itulah malam ketika seorang bocah ajaib resmi berubah menjadi ikon global yang kemudian dikenal sebagai Raja Sepak Bola.

Diberikan Langsung kepada Sahabatnya

Nilai historis jersey ini semakin tinggi karena kisah di balik perpindahan kepemilikannya.

Setelah pertandingan berakhir, Pele memberikan langsung jersey bernomor punggung 10 yang dikenakannya kepada rekan setim sekaligus teman sekamarnya selama Piala Dunia, Edvaldo Alves Santa Rosa atau yang lebih dikenal dengan nama Dida.

Sejak saat itu, jersey bersejarah tersebut disimpan oleh keluarga Dida di kota Maceio, Brasil.

Baca Juga: Lupa Mematikan Obat Nyamuk, Rumah Warga Alasrejo Wongsorejo Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp20 Juta

Selama puluhan tahun, benda berharga itu tetap berada dalam lingkaran keluarga sebelum akhirnya disumbangkan pada 1993 ke Museu dos Esportes Edvaldo Alves Santa Rosa, sebuah museum olahraga yang didedikasikan untuk mengenang Dida.

Sebelas tahun kemudian, museum tersebut melelang jersey itu pada September 2004.

Kala itu seorang kolektor membelinya dengan harga sekitar 105 ribu dolar AS. Kini, lebih dari dua dekade setelah transaksi tersebut, pemiliknya memutuskan melepas kembali salah satu artefak paling penting dalam sejarah sepak bola dunia.

Sotheby's: Nilai Sejarahnya Tak Tertandingi

Kepala Divisi Koleksi Modern Sotheby's, Brahm Wachter, menyebut jersey tersebut sebagai salah satu benda olahraga paling berharga yang pernah muncul di pasar lelang.

Menurutnya, nilai jersey itu jauh melampaui sekadar pakaian yang dikenakan dalam sebuah pertandingan.

"Ini bukan sekadar jersey. Ini adalah kostum yang dikenakan oleh salah satu pesepak bola terbesar sepanjang masa pada malam ketika era kejayaannya dimulai," ujar Wachter.

Ia menambahkan bahwa benda tersebut memiliki jejak sejarah yang sangat jelas karena diberikan langsung oleh Pele kepada sahabatnya dan dijaga dengan penuh perhatian selama lebih dari enam dekade.

Baca Juga: Ini Trio Baru Pimpinan Badan Gizi Nasional Pilihan Prabowo: Nanik S. Deyang, Agustina Arum Sari, dan Mayjen Trenggono

"Nilai sejarahnya tidak memiliki tandingan di pasar memorabilia sepak bola dan tidak dapat dipisahkan dari warisan ikon global pertama dalam sejarah olahraga ini," lanjutnya.

Pasar Memorabilia Sepak Bola Terus Meledak

Tingginya estimasi harga jersey ini juga menunjukkan betapa pesatnya pertumbuhan pasar memorabilia olahraga dalam satu dekade terakhir.

Baca Juga: Siapa Nanik Sudaryati Deyang? Dari Wartawan hingga Dipilih Prabowo Pimpin Badan Gizi Nasional

Sebagai perbandingan, pada 2016 koleksi pribadi Pele yang terdiri dari lebih dari 2.000 barang pernah dilelang selama tiga hari.

Koleksi tersebut mencakup medali juara Piala Dunia, trofi individu, hingga mahkota yang diberikan untuk memperingati pertandingan ke-1.000 dalam kariernya. Seluruh koleksi itu terjual dengan total sekitar 4,2 juta dolar AS.

Ironisnya, angka tersebut hampir dua juta dolar lebih rendah dibandingkan estimasi harga satu jersey final Piala Dunia 1958 yang akan dilelang sekarang.

Fakta tersebut menunjukkan bagaimana nilai barang-barang bersejarah dalam dunia olahraga terus meningkat secara drastis.

Kartu Koleksi Pele Juga Pernah Pecahkan Rekor

Bukan hanya jersey, barang koleksi yang berkaitan dengan Pele juga terus mencetak rekor.

Pada Februari 2022, kartu koleksi Pele keluaran Alifabolaget tahun 1958 dengan penilaian PSA 9 terjual melalui transaksi privat seharga 1,33 juta dolar AS.

Kala itu, kartu tersebut menjadi kartu sepak bola pertama dalam sejarah yang berhasil menembus nilai tujuh digit.

Baca Juga: Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik Sudaryati Deyang Resmi Jadi Kepala Badan Gizi Nasional

Rekor tersebut kemudian diikuti oleh sejumlah kartu koleksi bintang modern.

Kartu rookie milik Lionel Messi tercatat terjual sekitar 1,5 juta dolar AS, sementara kartu koleksi milik Cristiano Ronaldo baru-baru ini laku dengan nilai sekitar 1,35 juta dolar AS.

Bisa Pecahkan Rekor Maradona

Baca Juga: Sebelum Dilantik Jadi Sekkab Banyuwangi, Yayan Turun ke Sumber Gedor dan Ajak Pelajar Jaga Lingkungan

Meski estimasi awal berada di kisaran 6 juta dolar AS, banyak pengamat meyakini angka akhir lelang dapat melampaui prediksi.

Pasalnya, jersey tersebut tidak hanya terkait dengan nama besar Pele, tetapi juga momen paling penting dalam sejarah sepak bola Brasil dan lahirnya salah satu atlet terbesar sepanjang masa.

Saat ini, rekor jersey sepak bola termahal masih dipegang oleh jersey "Hand of God" milik Diego Maradona yang digunakan pada perempat final Piala Dunia 1986 melawan Inggris.

Jersey itu terjual seharga 9,28 juta dolar AS pada 2022 dan menjadi salah satu transaksi memorabilia olahraga paling fenomenal dalam sejarah.

Kini, dunia menunggu apakah jersey yang dikenakan Pele saat final Piala Dunia 1958 mampu menyaingi atau bahkan melampaui rekor tersebut.

Jika itu terjadi, maka bukan hanya sebuah benda berusia 68 tahun yang berpindah tangan, melainkan sepotong sejarah sepak bola dunia yang kembali mencetak rekor baru. (*)

Editor : Niklaas Andries
#piala dunia 1958 #lelang jersey pele #memorabilia sepak bola #softheby's #pele