Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kroasia vs Belgia: Duel Dua Generasi Emas yang Masih Memburu Mahkota Piala Dunia 2026

Niklaas Andries • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:43 WIB
UJIAN TERAKHIR: Belgia akan hadapi Kroasia jelang Piala Dunia 2026 dalam laga uji coba
UJIAN TERAKHIR: Belgia akan hadapi Kroasia jelang Piala Dunia 2026 dalam laga uji coba

RADARBANYUWANGI.ID - Dua tim yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai "hampir juara" akan saling berhadapan dalam laga persahabatan internasional saat Kroasia menjamu Belgia di Stadion Rujevica, Selasa waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan kedua negara menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Baik Kroasia maupun Belgia datang dengan ambisi besar untuk akhirnya mengakhiri status mereka sebagai kekuatan elite yang belum mampu menuntaskan misi meraih gelar dunia.

Kroasia Ingin Melanjutkan Konsistensi di Era Zlatko Dalic

Dalam delapan tahun terakhir, Kroasia menjelma menjadi salah satu tim nasional paling konsisten di dunia. Mereka berhasil meraih dua medali perak dan satu medali perunggu dari berbagai turnamen internasional besar, termasuk final Piala Dunia 2018, peringkat ketiga Piala Dunia 2022, serta runner-up UEFA Nations League.

Baca Juga: Jepang Bantah Tuduhan “Militerisme Baru”, Koizumi Serang China soal Ekspansi Militer Tanpa Transparansi

Seluruh pencapaian tersebut lahir di bawah arahan pelatih Zlatko Dalic yang masih dipercaya memimpin tim hingga saat ini.

Pelatih berusia 59 tahun tersebut sukses membawa Kroasia lolos ke Piala Dunia 2026 dengan catatan impresif, yakni tujuh kemenangan dan satu hasil imbang dari delapan pertandingan kualifikasi.

Baca Juga: Era Baru Jepang Dimulai, Tokyo Perkuat Militer dan Industri Senjata untuk Hadapi China

Di putaran final nanti, Kroasia akan tergabung di Grup L bersama Inggris, Panama, dan Ghana. Laga pembuka menghadapi Inggris pada 17 Juni diperkirakan menjadi ujian terberat mereka di fase grup.

Persiapan Kroasia menjelang turnamen berlangsung cukup beragam. Pada Maret lalu mereka sukses membalikkan keadaan untuk mengalahkan Kolombia 2-1, namun kemudian harus menyerah 1-3 dari Brasil.

Meski demikian, kekalahan dari Brasil menjadi satu-satunya noda dalam rangkaian performa positif Kroasia. Tim berjuluk Vatreni tersebut belum pernah menelan dua kekalahan beruntun sejak Oktober 2023.

Belgia Masih Mencari Penebusan Generasi Emas

Sementara itu, Belgia kembali datang ke turnamen besar dengan beban ekspektasi tinggi.

Meski memiliki salah satu generasi pemain terbaik sepanjang sejarah mereka, Setan Merah belum pernah mampu mengubah potensi menjadi gelar juara. Prestasi terbesar generasi emas Belgia sejauh ini hanya peringkat ketiga Piala Dunia 2018.

Kekecewaan kembali hadir setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022 dan gagal melangkah jauh pada Piala Eropa 2024.

Baca Juga: Jepang Balik Serang China soal Tuduhan Militerisme Baru, Tokyo: Arsenal Nuklir Beijing Justru Ancaman Dunia

Kini tanggung jawab besar berada di pundak pelatih baru Rudi Garcia. Mantan pelatih Lyon dan Napoli tersebut memang belum sepenuhnya meyakinkan, tetapi berhasil membawa Belgia lolos ke Piala Dunia tanpa kekalahan dan mempertahankan status mereka di divisi utama UEFA Nations League.

Dalam dua laga persahabatan terakhir, Belgia menunjukkan produktivitas yang cukup baik. Mereka menghancurkan Amerika Serikat dengan skor 5-2 sebelum bermain imbang 1-1 melawan Meksiko.

Baca Juga: Saat Kesepakatan Hampir Jadi, Trump Justru Kirim Proposal Lebih Keras ke Iran

Secara keseluruhan, Belgia tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi dan telah mencetak 38 gol selama periode tersebut.

Mereka juga memiliki catatan positif atas Kroasia. Dalam empat pertemuan terakhir, Belgia tidak pernah kalah. Kemenangan terakhir Kroasia atas Belgia terjadi pada laga persahabatan tahun 2010 melalui gol tunggal Niko Kranjcar.

Luka Modric Siap Memimpin Lagi

Salah satu perhatian utama Kroasia menjelang Piala Dunia adalah kondisi kapten tim Luka Modric.

Gelandang veteran berusia 40 tahun tersebut sempat diragukan tampil di turnamen, tetapi akhirnya kembali dipercaya mengenakan ban kapten. Jika tampil empat kali lagi, Modric akan mencatatkan 200 penampilan bersama tim nasional.

Selain Modric, Kroasia juga masih memiliki sejumlah pemain berpengalaman seperti Mateo Kovacic, Ivan Perisic, dan Andrej Kramaric yang semuanya telah menembus 100 caps internasional.

Pelatih Dalic juga mengonfirmasi bahwa timnya kemungkinan akan menggunakan formasi tiga bek saat menghadapi Belgia, dengan Josko Gvardiol menjadi pemimpin lini pertahanan.

Baca Juga: Meta Buka Superintelligence Lab di Singapura, Zuckerberg Percepat Perang AI Global dari Asia Tenggara

Belgia Andalkan Pengalaman De Bruyne dan Courtois

Di kubu tamu, Belgia juga membawa sejumlah pemain senior yang telah lama menjadi tulang punggung tim.

Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Axel Witsel, dan Thibaut Courtois kembali masuk dalam skuad Piala Dunia 2026.

Namun kondisi Lukaku masih menjadi perhatian. Penyerang Napoli tersebut hanya tampil tujuh kali sepanjang musim lalu dan belum bermain sejak Maret akibat cedera otot.

Baca Juga: Trump Mendadak Ubah Kesepakatan Iran, Perdamaian Timur Tengah Kembali Terancam

Jika Lukaku belum cukup bugar, Rudi Garcia kemungkinan memberikan kesempatan debut kepada penyerang muda Matias Fernandez-Pardo.

Sementara itu, pemain Arsenal Leandro Trossard diperkirakan tidak akan dimainkan karena baru saja menyelesaikan agenda final Liga Champions bersama klubnya.

Prediksi skor: Kroasia 1-1 Belgia.

Kroasia dan Belgia sama-sama memiliki kualitas tinggi, tetapi keduanya kemungkinan tidak ingin mengambil risiko berlebihan menjelang Piala Dunia.

Kroasia memiliki organisasi permainan yang solid dan pengalaman luar biasa di turnamen besar. Di sisi lain, Belgia datang dengan tren positif serta lini serang yang produktif.

Namun dengan kondisi fisik beberapa pemain utama yang belum sepenuhnya ideal, pertandingan diperkirakan berlangsung hati-hati dan minim risiko.

Hasil imbang tampaknya menjadi skenario paling realistis bagi dua tim yang saat ini lebih fokus menjaga kebugaran skuad daripada mengejar kemenangan mutlak menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#prediksi skor #piala dunia 2026 #kroasia #susunan pemain #belgia