Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kacau Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Afrika Selatan Tertahan Masalah Visa dan Gagal Terbang ke Meksiko

Niklaas Andries • Selasa, 2 Juni 2026 | 11:48 WIB
BERMASALAH: Timnas Afrika Selatan bermasalah dengan pengurusan Visa
BERMASALAH: Timnas Afrika Selatan bermasalah dengan pengurusan Visa

RADARBANYUWANGI.ID - Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) mengonfirmasi bahwa penerbangan yang seharusnya membawa skuad Bafana Bafana dari Bandara Internasional O.R. Tambo, Johannesburg, menuju Meksiko pada Minggu pagi terpaksa dibatalkan. Keberangkatan tim kemudian dijadwalkan ulang pada Senin pagi.

Kabar penundaan pertama kali dilaporkan oleh South African Broadcasting Corporation (SABC) pada Sabtu malam. Media tersebut kemudian mengungkap bahwa sedikitnya 20 anggota rombongan tim, mayoritas pemain namun juga beberapa staf, masih menunggu proses penyelesaian visa dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Lebih jauh, sejumlah anggota tim teknis bahkan dilaporkan mengalami penolakan pengajuan visa.

Baca Juga: Jepang Bantah Tuduhan “Militerisme Baru”, Koizumi Serang China soal Ekspansi Militer Tanpa Transparansi

Menteri Olahraga, Seni, dan Kebudayaan Afrika Selatan, Gayton McKenzie, sempat meluapkan kekecewaannya melalui media sosial X. Ia menyebut situasi tersebut sebagai sesuatu yang memalukan bagi negaranya.

"Kita dibuat terlihat seperti orang bodoh," tulis McKenzie.

Namun, beberapa jam kemudian ia memberikan perkembangan yang lebih positif.

Baca Juga: Era Baru Jepang Dimulai, Tokyo Perkuat Militer dan Industri Senjata untuk Hadapi China

"Seluruh pemain Bafana Bafana telah menerima visa untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Yang masih menunggu hanya asisten pelatih, dokter tim, kepala keamanan, dan satu analis. Penerbangan charter akan berangkat pada Senin," tulisnya.

Uji Coba Lawan Jamaika Terancam Terganggu

Sebelum memulai petualangan di Piala Dunia 2026, Afrika Selatan dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan Jamaika di Meksiko sebagai bagian dari persiapan akhir.

Setelah itu, mereka akan menghadapi tuan rumah sekaligus salah satu penyelenggara turnamen, Meksiko, pada laga pembuka Grup di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026.

Dalam pernyataan resminya, SAFA menyampaikan bahwa kendala visa menjadi penyebab utama tertundanya keberangkatan skuad.

"Asosiasi Sepak Bola Afrika Selatan (SAFA) ingin memberikan pembaruan kepada masyarakat mengenai rencana perjalanan Bafana Bafana ke Meksiko menjelang Piala Dunia FIFA 2026."

Baca Juga: Jepang Balik Serang China soal Tuduhan Militerisme Baru, Tokyo: Arsenal Nuklir Beijing Justru Ancaman Dunia

"Tim nasional senior putra Afrika Selatan mengalami kendala terkait visa bagi sejumlah pemain dan ofisial. Akibatnya, rombongan tidak dapat berangkat ke Amerika Utara sesuai jadwal yang telah ditentukan."

"SAFA bekerja tanpa henti untuk memastikan tim dapat segera terbang ke Mexico City guna mempersiapkan diri menghadapi pertandingan pembuka melawan tuan rumah Meksiko di Stadion Azteca pada 11 Juni 2026."

Bukan Pertama Kali Afrika Selatan Bermasalah

Baca Juga: Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus 2026, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak

Persoalan visa ini menambah daftar panjang masalah administratif yang membayangi perjalanan Afrika Selatan menuju putaran final Piala Dunia.

Sebelumnya, Bafana Bafana sempat dijatuhi hukuman pengurangan tiga poin dalam fase kualifikasi Piala Dunia oleh FIFA. Sanksi tersebut dijatuhkan karena gelandang Teboho Mokoena dimainkan saat menghadapi Lesotho pada Maret 2025, padahal yang bersangkutan sedang menjalani larangan bertanding akibat akumulasi kartu kuning.

Meski demikian, Afrika Selatan tetap berhasil mengamankan tiket ke Piala Dunia setelah menuntaskan fase grup kualifikasi pada Oktober lalu.

SAFA kala itu menjelaskan bahwa kesalahan administrasi terjadi karena manajer tim, Vincent Tseka, sedang meninggalkan area pertandingan untuk mengambil es ketika Mokoena menerima kartu kuning yang menyebabkan suspensi.

Akibatnya, informasi mengenai status hukuman sang pemain tidak tercatat dengan baik.

Pelatih kepala Hugo Broos juga mengakui dirinya turut bertanggung jawab atas insiden tersebut karena tetap memasukkan pemain yang sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk tampil.

Kini, dengan waktu yang semakin mepet menuju pertandingan pembuka Piala Dunia 2026, Afrika Selatan berharap seluruh persoalan visa dapat segera diselesaikan agar fokus tim kembali sepenuhnya tertuju pada persiapan di lapangan.

Bafana Bafana menghadapi tantangan besar sejak sebelum bola pertama ditendang. Namun, mereka berharap hambatan administratif ini tidak mengganggu ambisi untuk tampil kompetitif di panggung sepak bola terbesar dunia. (*)

Editor : Niklaas Andries
#visa #afrfika selatan #piala dunia 2026