RADARBANYUWANGI.ID - Tim Nasional Iran akhirnya merampungkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke Piala Dunia 2026. Pengumuman tersebut dilakukan pada Senin waktu setempat, dengan mayoritas pemain berasal dari kompetisi domestik yang aktivitasnya terganggu akibat konflik regional di Timur Tengah.
Sebanyak 17 pemain yang dipanggil berasal dari klub-klub Iran. Mereka belum merasakan pertandingan kompetitif sejak Februari lalu karena kompetisi nasional terhenti menyusul dampak perang yang melibatkan kawasan Timur Tengah.
Di tengah situasi tersebut, penyerang andalan Mehdi Taremi, yang saat ini membela Olympiakos di Yunani, tetap menjadi figur sentral dalam skuad asuhan Amir Ghalenoei. Taremi termasuk dalam sembilan pemain yang berkarier di luar negeri dan diharapkan menjadi motor serangan Iran pada turnamen terbesar sepak bola dunia tersebut.
Sardar Azmoun Kembali Dicoret
Salah satu keputusan paling mencolok dalam daftar kali ini adalah absennya Sardar Azmoun, tandem Taremi saat Piala Dunia 2022 di Qatar.
Azmoun sebelumnya telah dicoret dari skuad Iran sejak Maret lalu. Sejumlah laporan media menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan unggahan di media sosial yang memicu kontroversi di tengah konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Baca Juga: Era Baru Jepang Dimulai, Tokyo Perkuat Militer dan Industri Senjata untuk Hadapi China
Meski demikian, rekan setim Azmoun di klub Uni Emirat Arab, Shabab Al-Ahli, yakni Saeid Ezatolahi, tetap mendapat kepercayaan untuk masuk skuad final.
Persiapan di Turki Sebelum Bertolak ke Meksiko
Iran saat ini menjalani pemusatan latihan di Antalya, Turki, sebagai bagian dari persiapan akhir menjelang turnamen.
Skuad dijadwalkan terbang menuju markas mereka di Tijuana, Meksiko, pada Jumat mendatang. Perubahan lokasi pemusatan latihan ini dilakukan setelah Iran memperoleh persetujuan FIFA untuk memindahkan basis tim dari Tucson, Arizona.
Keputusan tersebut diambil menyusul berbagai kendala administratif dan persoalan visa yang berkaitan dengan masuknya warga Iran ke wilayah Amerika Serikat.
Tantangan Berat di Grup G
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Iran tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
Laga pertama akan dimainkan pada 15 Juni melawan Selandia Baru di Inglewood, California. Enam hari kemudian, Team Melli menghadapi tantangan lebih berat saat berjumpa Belgia.
Pertandingan terakhir fase grup akan berlangsung pada 26 Juni di Seattle menghadapi Mesir.
Baca Juga: Pemprov DKI Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Agustus 2026, Warga Cukup Bayar Pokok Pajak
Menariknya, jika Iran dan Amerika Serikat sama-sama finis sebagai runner-up grup masing-masing, kedua negara berpotensi bertemu pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung 3 Juli di Stadion Arlington, Texas.
Daftar Lengkap Skuad Iran untuk Piala Dunia 2026
Kiper: Alireza Beiranvand (Tractor), Hossein Hosseini (Sepahan), Payam Niazmand (Persepolis)
Bek: Danial Eiri (Malavan), Ehsan Hajsafi (Sepahan), Saleh Hardani (Esteghlal), Hossein Kanaani (Persepolis), Shoja Khalilzadeh (Tractor), Milad Mohammadi (Persepolis), Ali Nemati (Foolad), Ramin Rezaeian (Foolad)
Gelandang: Rouzbeh Cheshmi (Esteghlal), Saeid Ezatolahi (Shabab Al-Ahli), Mehdi Ghayedi (Al-Nasr), Saman Ghoddos (Kalba), Mohammad Ghorbani (Al-Wahda), Alireza Jahanbakhsh (Dender), Mohammad Mohebi (Rostov), Amir Mohammad Razzaghinia (Esteghlal), Mehdi Torabi (Tractor), Aria Yousefi (Sepahan)
Penyerang: Ali Alipour (Persepolis), Dennis Dargahi / Dennis Eckert Ayensa (Standard Liege), Amirhossein Hosseinzadeh (Tractor), Mehdi Taremi (Olympiakos), Shahriar Moghanlou (Kalba)
Misi Iran di Tengah Tantangan Besar
Iran datang ke Piala Dunia 2026 dengan membawa kombinasi pengalaman dan tantangan yang tidak biasa. Terhentinya kompetisi domestik akibat konflik regional membuat kebugaran serta ritme pertandingan para pemain menjadi perhatian utama.
Namun, dengan pengalaman Mehdi Taremi dan sejumlah pemain senior lainnya, Team Melli tetap berambisi melangkah jauh. Lolos dari grup yang dihuni Belgia dan Mesir akan menjadi ujian pertama sekaligus penentu sejauh mana Iran mampu bersaing di panggung sepak bola dunia. (*)
Editor : Niklaas Andries