Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bek Muda Banyuwangi Dwiki Ahmad Dharmawan Fokus Bangun Karier di Spanyol, Bidik Promosi hingga La Liga

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 1 Juni 2026 | 06:30 WIB
Dwiki Ahmad Dharmawan, Bek Muda Banyuwangi yang Sedang Mengejar Mimpi di Liga Spanyol. (Istimewa)
Dwiki Ahmad Dharmawan, Bek Muda Banyuwangi yang Sedang Mengejar Mimpi di Liga Spanyol. (Istimewa)

Perkuat Torrent CF di Kasta Keempat Liga Spanyol, Pemain Asal Rogojampi Mulai Dilirik Klub-Klub Eropa

RADARBANYUWANGI.ID – Di tengah minimnya pemain Indonesia yang mampu menembus kompetisi sepak bola Eropa, nama Dwiki Ahmad Dharmawan perlahan mulai mencuri perhatian. Bek muda asal Banyuwangi itu kini sedang meniti mimpi besar di Spanyol bersama Torrent CF, klub yang bermarkas di Valencia dan berkompetisi di Segunda Federación atau kasta keempat Liga Spanyol.

Pada usia yang baru menginjak 19 tahun, Dwiki memilih fokus membangun fondasi karier profesionalnya di Negeri Matador. Meski sejumlah tawaran mulai berdatangan, pemain asal Kecamatan Rogojampi tersebut memilih memprioritaskan perkembangan kemampuan dan kontribusi bersama klubnya saat ini.

Perjalanan Dwiki menuju Eropa tidak diraih secara instan. Karier sepak bolanya dimulai dari lapangan-lapangan pembinaan usia dini di Banyuwangi sebelum bakatnya berkembang lebih jauh melalui pendidikan sepak bola yang lebih kompetitif.

Dwiki kemudian melanjutkan proses pembinaan di akademi sepak bola ASIFA Malang, salah satu akademi yang dikenal banyak melahirkan pemain muda potensial. Dari sana, kemampuannya terus berkembang hingga mendapat kesempatan menimba pengalaman bersama sistem pembinaan PSM Makassar.

Pengalaman tersebut menjadi batu loncatan penting yang membuka jalan menuju kompetisi sepak bola Eropa. Kesempatan berkarier di Spanyol kemudian datang dan menjadi tantangan besar yang kini tengah dijalaninya.

Bergabung dengan Torrent CF menjadi langkah penting dalam perjalanan profesional Dwiki. Bermain di lingkungan sepak bola Eropa memberikan pengalaman berbeda, baik dari sisi kualitas kompetisi, intensitas latihan, hingga tuntutan profesionalisme yang lebih tinggi.

Sebagai pemain bertahan, Dwiki dituntut mampu beradaptasi dengan gaya permainan yang lebih cepat dan taktis. Proses tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter sekaligus peningkatan kualitas individu yang sangat dibutuhkan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

Kiprah Dwiki di Spanyol mulai mendapat perhatian publik sepak bola Indonesia. Kehadirannya di kompetisi Eropa menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banyuwangi yang selama ini jarang memiliki wakil bermain di luar negeri.

Ayah Dwiki, Nanang Nurachmadi, mengatakan bahwa putranya saat ini masih fokus menjalani proses pengembangan karier bersama Torrent CF. Menurutnya, usia muda menjadi modal penting bagi Dwiki untuk terus belajar dan mengumpulkan pengalaman sebanyak mungkin.

“Sekarang dia masih fokus di klubnya. Usianya juga masih 19 tahun, jadi masih panjang prosesnya,” ujarnya.

Nanang mengungkapkan, sejumlah tawaran mulai berdatangan kepada putranya, termasuk dari beberapa tim di Eropa. Namun keluarga memilih untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan demi menjaga proses perkembangan karier yang sedang berjalan.

Baginya, hal terpenting saat ini adalah memastikan Dwiki mendapatkan menit bermain, pengalaman kompetitif, serta kesempatan berkembang secara maksimal di lingkungan sepak bola profesional Eropa.

“Kami berharap dia bisa terus berkembang, bermain di level profesional, bahkan kalau bisa sampai La Liga,” katanya.

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Banyak pemain muda yang sukses meniti karier dari kompetisi kasta bawah sebelum akhirnya menembus level tertinggi sepak bola Spanyol. Karena itu, proses yang sedang dijalani Dwiki dinilai menjadi tahap penting untuk membangun pondasi menuju level yang lebih tinggi.

Selain fokus memperkuat Torrent CF, Dwiki juga berpeluang menjadi inspirasi bagi pemain muda Banyuwangi lainnya. Keberhasilannya menembus kompetisi Eropa menunjukkan bahwa pemain dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing di panggung internasional selama memiliki kualitas, kerja keras, dan konsistensi.

Dalam waktu dekat, masyarakat Banyuwangi berpeluang kembali melihat Dwiki secara langsung. Kompetisi di Spanyol saat ini memasuki masa jeda antarmusim sehingga pemain muda tersebut dijadwalkan pulang ke kampung halamannya.

Nanang mengatakan, putranya diperkirakan kembali ke Banyuwangi bulan depan untuk beristirahat sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum kembali menjalani persiapan musim berikutnya.

“Ada jeda kompetisi sekitar tiga bulan, jadi kemungkinan bulan depan dia pulang ke Banyuwangi,” ujarnya.

Kepulangan Dwiki menjadi momen yang dinantikan keluarga sekaligus masyarakat Banyuwangi yang mengikuti perjalanan kariernya. Di usia yang masih sangat muda, jalan menuju level tertinggi sepak bola Eropa memang masih panjang. Namun langkah yang telah ditempuh Dwiki menjadi bukti bahwa mimpi bermain di Eropa bukan sesuatu yang mustahil bagi talenta muda dari daerah.

Kini, sambil terus memperkuat Torrent CF dan mengejar target promosi, Dwiki Ahmad Dharmawan sedang menulis babak penting dalam perjalanan kariernya. Sebuah perjalanan yang diharapkan suatu hari nanti bisa membawanya tampil di panggung tertinggi sepak bola Spanyol, La Liga. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Dwiki Ahmad Dharmawan #Torrent CF #pemain Banyuwangi di Spanyol #Liga Spanyol Segunda Federación #pesepak bola Indonesia di Eropa