RADARBANYUWANGI.ID - Atmosfer menuju Piala Dunia 2026 semakin memanas seiring berakhirnya kompetisi domestik di berbagai liga elite dunia. Turnamen akbar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu kini tinggal menghitung hari, sementara para penggemar mulai memprediksi siapa yang akan keluar sebagai juara dunia berikutnya.
Timnas Inggris kembali masuk dalam daftar favorit kuat bersama sejumlah raksasa sepak bola dunia seperti Spanyol, Prancis, Jerman, Portugal, Argentina, Brasil, dan Belanda. Kehadiran Thomas Tuchel di kursi pelatih semakin meningkatkan optimisme publik Inggris terhadap peluang The Three Lions mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia.
Inggris Berpeluang Mendapat Jalur “Mudah”
Skenario perjalanan Inggris di Piala Dunia 2026 dinilai bisa sangat menguntungkan apabila mereka mampu tampil dominan sejak fase grup. Dalam kemungkinan terbaik, Inggris diprediksi baru akan menghadapi lawan kelas berat pada babak semifinal.
Jika semua hasil berjalan sesuai harapan, Inggris berpotensi menghadapi Yordania, Curacao, dan Pantai Gading dalam tiga fase gugur awal. Setelah itu, Portugal diperkirakan menjadi ujian berat di semifinal sebelum kemungkinan duel melawan Belanda di partai final pada 19 Juli mendatang.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026 Bergerak Turun, Simak Rincian Antam, UBS, dan Galeri 24
Namun, situasi bisa berubah drastis apabila Inggris gagal menjadi juara grup. Dalam skenario tersebut, perjalanan menuju gelar diprediksi jauh lebih berat karena mereka bisa langsung berjumpa Portugal di babak 32 besar.
Tidak berhenti di situ, Inggris juga berpotensi harus melewati Spanyol, Belgia, Prancis, hingga Argentina demi mencapai tangga juara. Jalur semacam itu jelas akan menjadi tantangan ekstrem bahkan bagi skuad terbaik sekalipun.
Deretan Tim Favorit Perebut Gelar Juara
Selain Inggris, sejumlah negara tetap dianggap sebagai kandidat utama juara dunia. Spanyol tampil impresif dalam beberapa tahun terakhir dengan regenerasi pemain muda yang cepat dan efektif.
Prancis masih menjadi ancaman besar berkat kedalaman skuad dan pengalaman bertanding di level tertinggi. Sementara itu, Argentina datang dengan status juara bertahan dan tetap memiliki mental juara yang sulit ditandingi.
Brasil juga diprediksi kembali tampil kompetitif setelah melakukan pembenahan skuad. Di sisi lain, Portugal dan Belanda dinilai memiliki kombinasi pengalaman dan kualitas pemain muda yang mampu membawa mereka melangkah jauh.
Tim Kuda Hitam Siap Membuat Kejutan
Di luar negara-negara unggulan, beberapa tim mulai mendapat label kuda hitam yang berpotensi mengguncang persaingan.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 29 Mei 2026 Turun, UBS dan Galeri 24 Kompak Melemah di Pegadaian
Belgia memang tidak lagi diperkuat generasi emas pada puncak performa mereka, tetapi skuad berjuluk Setan Merah masih memiliki pemain berkualitas seperti Jeremy Doku, Leandro Trossard, Romelu Lukaku, dan Kevin De Bruyne.
Kroasia juga tetap layak diperhitungkan. Meski Luka Modric kini memasuki fase akhir kariernya, pengalaman mereka di turnamen besar menjadi modal penting. Kroasia tercatat pernah menjadi finalis Piala Dunia 2018, semifinalis edisi 2022, dan runner-up UEFA Nations League 2023.
Sementara itu, Jepang mulai disebut sebagai salah satu ancaman serius dari Asia setelah tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan mengejutkan atas Inggris di Wembley beberapa bulan lalu memperkuat reputasi Samurai Biru sebagai tim yang sulit diprediksi.
Maroko pun kembali masuk radar setelah keberhasilan bersejarah mencapai semifinal Piala Dunia 2022. Selain itu, Norwegia yang diperkuat Martin Odegaard dan Erling Haaland juga dinilai berpotensi mencuri perhatian apabila mampu menjaga konsistensi permainan mereka.
Persaingan Diprediksi Jadi Salah Satu yang Terketat
Piala Dunia 2026 diperkirakan menjadi salah satu edisi paling kompetitif dalam sejarah. Banyak negara kini memiliki kualitas pemain yang semakin merata, sementara format turnamen yang lebih besar membuka peluang munculnya kejutan-kejutan baru.
Inggris mungkin berada di antara favorit utama, tetapi jalan menuju trofi dipastikan tidak akan mudah. Dengan banyaknya kekuatan baru dan tim kuda hitam yang siap mencuri sorotan, perebutan gelar juara dunia kali ini diyakini akan berlangsung sengit hingga pertandingan terakhir. (*)
Editor : Niklaas Andries