RADARBANYUWANGI.ID - Crystal Palace F.C. mencatat sejarah baru setelah sukses menjuarai Conference League untuk pertama kalinya. The Eagles memastikan gelar usai menundukkan Rayo Vallecano dengan skor tipis 1-0 pada partai final, Rabu malam waktu setempat.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Jean Philippe Mateta pada babak kedua dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh tensi.
Final Berjalan Sengit Sejak Awal
Laga final diawali dengan tempo hati-hati dari kedua tim. Crystal Palace dan Rayo Vallecano sama-sama kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama.
Kesempatan terbaik Palace pada 45 menit awal hadir melalui Tyrick Mitchell. Bek kiri asal Inggris itu nyaris membawa timnya unggul lewat sundulan jarak dekat menjelang turun minum, namun bola masih melebar tipis dari gawang.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga jeda.
Mateta Jadi Penentu Sejarah
Pertandingan mulai terbuka pada awal babak kedua. Crystal Palace akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-51 melalui Mateta.
Gol bermula dari aksi Adam Wharton yang melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Kiper Rayo Vallecano, Augusto Batalla, mampu menepis bola, tetapi rebound jatuh tepat ke kaki Mateta yang tanpa kesulitan menyambar bola ke gawang kosong.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sekaligus memastikan Crystal Palace mengangkat trofi Eropa pertama sepanjang sejarah klub.
Rayo Vallecano sempat memberikan tekanan besar setelah tertinggal. Yeremy Pino bahkan dua kali membentur tiang gawang dalam upaya menyamakan skor.
Di sisi lain, Mateta juga hampir mencetak gol keduanya andai tidak digagalkan penyelamatan gemilang Batalla.
Oliver Glasner Tinggalkan Warisan Emas
Keberhasilan ini sekaligus menjadi penutup sempurna bagi perjalanan Oliver Glasner bersama Crystal Palace.
Pelatih asal Austria itu sebelumnya telah mengukir sejarah dengan membawa Palace meraih trofi besar pertama mereka musim lalu melalui kemenangan atas Manchester City di final Piala FA.
Tidak hanya itu, Palace juga sukses merebut Community Shield usai menaklukkan Liverpool pada awal musim ini.
Kini Glasner resmi meninggalkan klub dengan torehan tiga gelar dalam dua musim sekaligus memastikan Crystal Palace tampil di UEFA Europa League musim 2026-2027.
Mateta Jadi Pemain Terbaik Final
Jean-Philippe Mateta layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga final. Penyerang asal Prancis tersebut menjalani musim penuh dinamika setelah sempat mendapat kritik dari suporter akibat gagal hengkang pada bursa transfer Januari lalu.
Namun, Mateta berhasil membungkam keraguan dengan mencetak gol paling penting dalam sejarah modern Crystal Palace.
Selain Mateta, Adam Wharton juga tampil impresif di lini tengah. Gelandang muda itu menjadi motor permainan Palace dan berkontribusi besar dalam proses terciptanya gol kemenangan.
Statistik Final Crystal Palace vs Rayo Vallecano
Penguasaan bola: Crystal Palace 42% – 58% Rayo Vallecano
Tembakan: Crystal Palace 11 – 10 Rayo Vallecano
Tembakan tepat sasaran: Crystal Palace 3 – 1 Rayo Vallecano
Tendangan sudut: Crystal Palace 4 – 1 Rayo Vallecano
Pelanggaran: Crystal Palace 16 – 15 Rayo Vallecano
Nasib Berbeda untuk Kedua Tim
Keberhasilan menjuarai Conference League membuat Crystal Palace dipastikan tampil di Liga Europa musim depan.
Sebaliknya, Rayo Vallecano harus menelan kekecewaan ganda. Selain gagal meraih trofi Eropa, klub asal Spanyol itu juga dipastikan absen dari kompetisi antarklub Eropa musim depan setelah finis hanya terpaut satu poin dari zona Eropa di klasemen La Liga. (*)
Editor : Niklaas Andries