RADARBANYUWANGI.ID – Spain national football team datang ke FIFA World Cup 2026 dengan status paling mentereng di antara seluruh kontestan. Performa konsisten sepanjang kualifikasi, ditambah keberhasilan menjuarai Euro 2024, membuat La Roja kini disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengangkat trofi juara dunia di Amerika Utara.
Prediksi tersebut bukan sekadar opini publik. Superkomputer Opta bahkan menempatkan Spanyol di posisi teratas sebagai favorit juara berdasarkan simulasi data statistik dan performa terkini seluruh tim peserta.
Skuad racikan Luis de la Fuente dinilai memiliki kombinasi paling ideal antara kualitas individu, kedalaman skuad, kestabilan permainan, hingga kekuatan mental bertanding.
Dengan fondasi tersebut, Spanyol diprediksi menjadi ancaman terbesar bagi para rival utama seperti Prancis, Inggris, hingga Argentina.
Opta Tempatkan Spanyol di Posisi Teratas
Berdasarkan hasil simulasi superkomputer Opta, Spanyol memiliki probabilitas juara sebesar 16 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibanding seluruh peserta Piala Dunia 2026 lainnya.
France national football team berada di posisi kedua dengan peluang 13 persen, sementara England national football team menyusul di peringkat ketiga dengan probabilitas 11 persen.
Menariknya, sang juara bertahan Argentina national football team justru hanya menempati posisi keempat dengan peluang sebesar 10 persen.
Data tersebut menunjukkan dominasi Spanyol di panggung internasional setelah sukses menjuarai Euro 2024 dan tampil sangat stabil dalam dua tahun terakhir.
Berikut daftar peluang juara versi Opta:
-
Spanyol — 16 persen
-
Prancis — 13 persen
-
Inggris — 11 persen
-
Argentina — 10 persen
Meski demikian, simulasi statistik tetap tidak sepenuhnya menjamin hasil akhir di lapangan. Piala Dunia dikenal sebagai turnamen yang penuh kejutan dan tekanan mental tinggi.
Generasi Emas Baru La Roja Mulai Menakutkan
Salah satu faktor utama yang membuat Spanyol begitu difavoritkan adalah munculnya generasi emas baru yang dianggap lebih komplet dibanding era sebelumnya.
Nama-nama muda seperti Lamine Yamal dan Nico Williams menjadi simbol transformasi baru La Roja.
Kecepatan, kreativitas, serta keberanian duel satu lawan satu membuat lini serang Spanyol kini jauh lebih agresif dan fleksibel dibanding beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, Spanyol tetap memiliki pemain senior berpengalaman yang menjaga stabilitas permainan tim di pertandingan besar.
Perpaduan antara pemain muda dan senior itulah yang dinilai menjadi senjata paling berbahaya skuad Luis de la Fuente menuju Piala Dunia 2026.
Delapan Pemain Barcelona Jadi Fondasi Chemistry Tim
Hal menarik lainnya adalah dominasi pemain FC Barcelona dalam skuad Spanyol.
Sebanyak delapan pemain Barcelona masuk ke dalam tim Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut diyakini memperkuat chemistry dan koordinasi permainan La Roja karena sebagian besar pemain sudah terbiasa bermain bersama di level klub.
Kekompakan antarlini dinilai menjadi salah satu keunggulan utama Spanyol dibanding rival-rivalnya.
Selain itu, filosofi penguasaan bola khas Spanyol kini dipadukan dengan intensitas pressing dan transisi cepat yang lebih modern di bawah kepemimpinan De la Fuente.
Luis de la Fuente Pilih Tetap Waspada
Meski dijagokan menjadi favorit utama, Luis de la Fuente menolak larut dalam euforia.
Pelatih Spanyol itu menegaskan status unggulan tidak menjamin timnya akan mudah menjadi juara dunia. Menurutnya, banyak negara lain memiliki kualitas setara dan mampu menjadi ancaman serius.
“Kami memang masuk dalam jajaran favorit, namun hal itu tidak menjamin apa pun karena ada banyak tim di level yang sama,” ujar De la Fuente.
Ia secara khusus menyebut Prancis, Inggris, hingga Brazil national football team sebagai lawan yang sangat berbahaya.
De la Fuente juga menilai sepak bola modern semakin sulit diprediksi karena satu kesalahan kecil bisa mengubah seluruh jalannya turnamen.
Mentalitas Jadi Kekuatan Utama Spanyol
Menurut De la Fuente, kekuatan terbesar Spanyol bukan hanya aspek teknis, tetapi juga karakter kolektif tim.
Ia menyoroti tiga faktor utama yang membuat skuadnya terasa spesial:
-
kualitas teknik pemain yang tinggi,
-
hubungan antarpemain yang harmonis,
-
serta daya saing kuat dalam setiap pertandingan.
Filosofi tersebut membuat Spanyol tampil lebih matang secara mental dibanding beberapa turnamen sebelumnya.
Dengan modal itu, La Roja diyakini memiliki peluang besar untuk melangkah hingga partai final yang akan digelar di New York/New Jersey pada 20 Juli 2026.
Spanyol Awali Perjalanan Lawan Cape Verde
Spanyol dijadwalkan memulai perjalanan mereka di fase grup Piala Dunia 2026 pada 15 Juni.
La Roja akan menghadapi Cape Verde national football team pada laga perdana yang berlangsung pukul 23.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi awal misi besar Spanyol untuk merebut gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah mereka setelah sukses pada edisi 2010. (*)
Editor : Ali Sodiqin