RADARBANYUWANGI.ID - Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, memastikan gelandang muda Alex Scott akan ikut dalam kamp pelatihan jelang Piala Dunia 2026 sebagai pemain latihan.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari persiapan Inggris menghadapi turnamen besar pertama tanpa Gareth Southgate sejak 2016. Saat itu, Inggris masih ditangani Roy Hodgson dan mengalami kegagalan memalukan usai tersingkir dari UEFA Euro 2016 oleh Islandia pada babak 16 besar.
Pada pengumuman skuad resmi Jumat (22/5), Tuchel merilis daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Baca Juga: Meski Efisiensi Anggaran, Pemkab Banyuwangi Rehab 134 Sekolah dan Gandeng CSR Swasta
Namun, sejumlah keputusan pelatih asal Jerman itu memicu perdebatan besar. Beberapa nama tenar seperti Harry Maguire, Phil Foden, dan Cole Palmer dipastikan tidak masuk skuad utama.
Sebaliknya, beberapa nama kejutan justru mendapat tempat, termasuk Jarell Quansah, Dan Burn, serta Jordan Henderson.
Alex Scott Dapat Kesempatan Belajar di Kamp Inggris
Baca Juga: Tower XL di Jalan Brawijaya Banyuwangi Disegel Satpol PP, Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap
Meski tidak masuk daftar 26 pemain inti, Alex Scott tetap dibawa ke Amerika Utara sebagai pemain latihan. Langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang Tuchel terhadap pemain muda potensial Inggris.
Pemain berusia 22 tahun itu akan merasakan atmosfer turnamen besar sekaligus memperoleh pengalaman langsung berada di lingkungan tim nasional senior selama Piala Dunia berlangsung.
Selain Scott, dua talenta muda lainnya juga dipastikan ikut dalam rombongan latihan Inggris, yakni wonderkid Liverpool, Rio Ngumoha, serta bintang muda Fulham, Joshua King.
Sementara itu, posisi penjaga gawang latihan akan diisi Jason Steele yang saat ini menjadi pelapis di Brighton & Hove Albion.
Musim Impresif Scott Bersama Bournemouth
Scott tampil cukup konsisten bersama Bournemouth sepanjang musim ini. Ia tercatat tampil sebagai starter dalam 34 pertandingan Liga Inggris di bawah arahan pelatih Andoni Iraola.
Bournemouth sendiri masih memelihara harapan lolos ke Liga Champions jika mampu menaklukkan Nottingham Forest pada laga terakhir musim ini.
Baca Juga: Jemaah Haji Kloter 85 Banyuwangi Dapat Pembekalan Konsumsi Armuzna, Siap Hadapi Puncak Haji
Saat ini, klub berjuluk The Cherries tersebut berada di posisi keenam klasemen Liga Inggris dan minimal sudah memastikan tiket ke kompetisi Liga Europa UEFA musim depan.
Jika terealisasi, itu akan menjadi penampilan perdana Bournemouth di kompetisi antarklub Eropa sepanjang sejarah klub.
Keputusan Tuchel Dinilai Masuk Akal
Baca Juga: Bus Shalawat Disterilkan Jelang Armuzna, Jemaah Haji Banyuwangi Fokus Jaga Stamina di Hotel
Sebagian pihak menilai Scott sebenarnya layak masuk skuad utama Inggris. Namun, keputusan Tuchel membawanya sebagai pemain latihan tetap dianggap langkah positif bagi perkembangan karier sang gelandang.
Di sisi lain, Tuchel juga lebih memilih pengalaman untuk beberapa posisi penting. Kehadiran Jordan Henderson, misalnya, dinilai penting karena faktor kepemimpinan di ruang ganti, bahkan mengalahkan peluang Adam Wharton.
Keputusan lain yang turut memancing perhatian adalah pemilihan tiga penyerang murni dalam skuad utama Inggris.
Salah satu kejutan terbesar datang dari pemanggilan Ivan Toney yang kembali ke tim nasional setelah lama menghilang dari radar internasional.
Timnas Inggris dijadwalkan bertolak ke Amerika Utara pada 1 Juni untuk memulai misi memburu gelar dunia pertama sejak 1966. (*)
Editor : Niklaas Andries