RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, para pemain tim nasional Australia mulai berdatangan ke Sarasota, Florida, Amerika Serikat, untuk mengikuti pemusatan latihan prapertandingan.
Kamp latihan ini menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk membuktikan kondisi fisik dan performa terbaik mereka di bawah pengawasan langsung pelatih Socceroos, Tony Popovic.
Meski telah dipanggil ke kamp latihan, para pemain belum tentu otomatis masuk ke dalam skuad final Piala Dunia. Australia baru akan mengumumkan daftar resmi berisi 26 pemain pada 1 Juni 2026, setelah menjalani laga uji coba terakhir menghadapi Meksiko di Los Angeles pada 30 Mei.
Kamp latihan di kawasan pesisir Teluk Florida tersebut dirancang sebagai ajang seleksi kompetitif. Popovic ingin memastikan setiap pemain memenuhi standar fisik tinggi yang dibutuhkan untuk tampil di turnamen sebesar Piala Dunia.
Baca Juga: Bus Shalawat Disterilkan Jelang Armuzna, Jemaah Haji Banyuwangi Fokus Jaga Stamina di Hotel
Heather Garriock selaku Direktur Eksekutif Sepak Bola Australia menyebut Popovic berhasil menciptakan suasana kompetitif sejak pertama kali menangani tim nasional.
“Tony memberikan kesempatan kepada banyak pemain sekaligus menyuntikkan energi baru melalui talenta muda. Kamp ini menjadi bagian penting dari proses tersebut,” ujar Garriock.
Baca Juga: Pemdes Tegalharjo Banyuwangi Bangun Jalan Dusun Terpencil Lewat Kolaborasi dengan Perkebunan
Sarasota Jadi Markas Sementara Socceroos
Pemusatan latihan Australia berlangsung di Sarasota, sekitar satu jam perjalanan dari Tampa, Florida. Setelah itu, skuad akan bertolak ke Los Angeles untuk menghadapi Meksiko sebelum akhirnya menetap di Oakland, California, yang menjadi base camp utama mereka selama Piala Dunia.
Sejauh ini, Popovic telah memanggil 31 pemain ke kamp latihan. Namun jumlah tersebut berkurang menjadi 29 setelah Hayden Matthews dan Nicholas D’Agostino mengalami cedera.
Secara keseluruhan, sekitar 35 pemain diperkirakan akan mengikuti kamp selama tiga pekan di Florida sebelum diputuskan siapa saja yang masuk skuad inti.
Cedera Jadi Kendala Beberapa Pemain
Nicholas D’Agostino harus mengubur impian tampil di Piala Dunia setelah mengalami cedera kaki. Penyerang yang sebelumnya bermain untuk Brisbane Roar itu sebenarnya sempat pulih dari cedera ligamen agar bisa mengikuti kamp.
Sementara itu, bek Portsmouth Hayden Matthews juga dipastikan keluar dari kamp akibat cedera. Kedalaman lini belakang Australia membuat peluang Matthews memang tidak terlalu besar, tetapi kondisi tersebut tetap menjadi pukulan bagi pemain muda tersebut.
Baca Juga: Festival Tumpeng Sewu Kemiren Banyuwangi Dibanjiri Wisatawan, Tradisi Oseng Sarat Gotong Royong
Australia Tunggu Hingga Tenggat FIFA
Berbeda dengan sejumlah negara lain yang sudah lebih dulu mengumumkan skuad final, Australia memilih menunggu hingga tenggat resmi FIFA pada 1 Juni.
Keputusan itu diambil karena beberapa pemain masih dipantau kondisi kebugarannya. Popovic juga ingin menggunakan seluruh sesi latihan dan laga uji coba kontra Meksiko untuk menilai kesiapan para pemain.
Baca Juga: Jemaah Haji Banyuwangi Kloter 82 Bersiap ke Arafah, Gelang Identitas dan Kartu Tenda Mulai Dibagikan
Selain faktor cedera, Popovic menilai ada beberapa pemain yang belum berada pada level fisik ideal untuk menghadapi intensitas Piala Dunia. Salah satu nama yang sempat disinggung adalah Nishan Velupillay.
Meski demikian, sang pelatih diyakini telah memiliki gambaran besar skuad inti. Ia bahkan mengaku sekitar 70 hingga 80 persen komposisi tim sudah berada di pikirannya.
Sejumlah Nama Menarik Masuk Kamp Latihan
Beberapa pemain senior tetap menjadi andalan Australia, termasuk Aziz Behich, Jackson Irvine, Harry Souttar, hingga Martin Boyle.
Di sisi lain, sejumlah talenta muda juga mendapat kesempatan membuktikan diri, seperti Jordan Bos, Alex Robertson, Dylan Leonard, hingga Nestory Irankunda yang diprediksi menjadi salah satu pemain kunci Australia di masa depan.
Irankunda sendiri menjalani musim yang sulit bersama Watford, tetapi Popovic tetap percaya terhadap kemampuan pemain muda tersebut. Kamp di Florida dinilai menjadi kesempatan penting baginya untuk meningkatkan kondisi fisik dan memperkuat peluang tampil di Piala Dunia.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Penumpang Kereta Api di Daop 4 Semarang Tembus 109 Ribu Orang
Selain Irankunda, Mohamed Toure juga mencuri perhatian setelah tampil impresif bersama Norwich City dengan mencatatkan 12 kontribusi gol hanya dalam 11 pertandingan Championship.
Persaingan Ketat Demi Tiket Piala Dunia
Baca Juga: Arus Lalu Lintas Menuju Pelabuhan Ketapang Kembali Lancar, Sopir Truk Masih Antre Berjam-jam
Persaingan menuju skuad final Socceroos diperkirakan berlangsung sengit. Popovic menginginkan pemain yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga mampu menjaga intensitas permainan selama turnamen berlangsung.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda, Australia berharap dapat tampil kompetitif di Piala Dunia 2026 dan melangkah lebih jauh dibanding edisi sebelumnya.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada keputusan akhir Popovic awal Juni mendatang, ketika 26 nama resmi Socceroos untuk Piala Dunia akhirnya diumumkan. (*)
Editor : Niklaas Andries