Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Inter Milan Siap Berpesta di Markas Bologna, Nerazzurri Incar Penutup Manis Musim Bersejarah

Niklaas Andries • Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:43 WIB
SIAP BERPESTA: Inter Milan akan hadapi Bologna di pekan terakhir Serie A (Inter)
SIAP BERPESTA: Inter Milan akan hadapi Bologna di pekan terakhir Serie A (Inter)

RADARBANYUWANGI.ID - Juara Serie A Inter Milan akan menutup musim 2025-2026 dengan menghadapi Bologna FC pada laga pekan terakhir Liga Italia di Stadion Renato Dall’Ara, Sabtu malam waktu setempat.

Pertandingan ini menjadi momen perayaan bagi Inter setelah sukses meraih dua gelar domestik sekaligus, sementara Bologna berusaha mengakhiri musim yang inkonsisten dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.

Inter Milan Jalani Musim Penuh Kejayaan

Musim ini menjadi salah satu periode paling bersejarah bagi Inter Milan. Tim berjuluk Nerazzurri itu sukses menyegel gelar Serie A dengan tiga pertandingan tersisa sebelum kemudian menambah koleksi trofi lewat keberhasilan menjuarai Coppa Italia.

Keberhasilan tersebut membuat Inter meraih double winners domestik pertama sejak 2010. Klub asal Kota Milan itu kini telah mengoleksi 21 Scudetto dan 10 trofi Coppa Italia.

Di bawah asuhan Cristian Chivu, Inter tampil sangat produktif sepanjang musim. Mereka mencetak minimal dua gol dalam 26 pertandingan Serie A.

Meski demikian, Inter sempat kehilangan poin pada pekan lalu setelah ditahan imbang 1-1 oleh Hellas Verona di Stadion San Siro. Padahal, lawan mereka sudah dipastikan terdegradasi.

Hasil tersebut membuat Inter kini mengoleksi 86 poin, unggul 13 angka dari Napoli yang berada di posisi kedua.

Catatan poin tersebut menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah klub. Hanya musim 2006-2007, 2020-2021, dan 2023-2024 yang menghasilkan poin lebih tinggi bagi Inter.

Menariknya, Inter memiliki rekor impresif pada laga penutup musim. Mereka memenangkan delapan dari sembilan pertandingan terakhir Serie A di pekan terakhir kompetisi dengan rata-rata hampir tiga gol per pertandingan.

Bologna Kehilangan Momentum di Kandang

Berbeda dengan Inter, Bologna menjalani musim yang naik turun. Meski baru saja meraih kemenangan beruntun atas Napoli dan Atalanta BC, klub asal Emilia-Romagna itu dipastikan hanya mampu finis di posisi kedelapan klasemen.

Posisi tersebut membuat Bologna gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan karena kalah rekor pertemuan dari Atalanta.

Pelatih Vincenzo Italiano diperkirakan akan mengevaluasi buruknya performa kandang sebagai faktor utama kegagalan timnya musim ini.

Bologna tercatat meraih 13 poin lebih sedikit di kandang dibanding saat bermain tandang. Bahkan, hanya Tottenham Hotspur yang memiliki selisih performa kandang-tandang lebih buruk di lima liga top Eropa.

Musim ini Bologna sudah menelan sembilan kekalahan kandang di Serie A. Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah klub sejak 2008.

Namun demikian, Bologna tetap memiliki modal positif. Mereka berhasil memenangkan tiga dari empat laga kandang terakhir melawan Inter di semua kompetisi.

Selain itu, Bologna juga sempat menyingkirkan Inter di ajang piala domestik dan Supercoppa Italia dalam 18 bulan terakhir.

Lautaro Martinez Bidik Gelar Top Skor

Inter diperkirakan kembali menurunkan skuad terbaik meski beberapa pemain yang akan tampil di FIFA World Cup 2026 kemungkinan diistirahatkan.

Gelandang asal Turki Hakan Çalhanoğlu dipastikan absen karena cedera paha yang sudah membuatnya menepi dalam lima pertandingan terakhir.

Sorotan utama akan tertuju kepada kapten tim Lautaro Martínez yang kini memimpin daftar pencetak gol Serie A dan berpeluang besar meraih gelar Capocannoniere musim ini.

Sementara itu, Bologna akan mengandalkan performa tajam Riccardo Orsolini yang sukses mencatatkan dua digit gol untuk musim keempat secara beruntun.

Kabar baik juga datang dari lini belakang Bologna setelah bek utama Jhon Lucumí kembali tersedia usai menjalani hukuman larangan bermain.

Perkiraan Susunan Pemain

Bologna: Skorupski; Mario, Helland, Lucumi, Miranda; Pobega, Freuler, Ferguson; Orsolini, Castro, Rowe.

Inter Milan: J. Martinez; Bisseck, Acerbi, Bastoni; Henrique, Barella, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Bonny, Lautaro Martinez.

Prediksi skor: Bologna 2-2 Inter Milan.

Inter Milan diperkirakan tidak tampil dengan intensitas penuh karena sudah memastikan gelar juara dan sedang menikmati atmosfer perayaan akhir musim.

Sebaliknya, Bologna yang mulai menemukan kembali performa terbaiknya berpotensi memberikan perlawanan sengit di kandang sendiri.

Dengan kondisi tersebut, duel diprediksi berlangsung terbuka dan berakhir imbang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
#prediksi skor #serie a #inter milan #susunan pemain #bologna