RADARBANYUWANGI.ID - Pekan pamungkas Bundesliga musim 2025-2026 dipastikan berlangsung panas pada Sabtu waktu setempat. Dua persaingan sengit sekaligus akan menjadi sorotan utama: perebutan tiket terakhir UEFA Champions League serta pertarungan hidup-mati menghindari degradasi.
Meski gelar juara sudah diamankan FC Bayern Munich sejak bulan lalu, tensi kompetisi belum mereda. Posisi runner-up kembali ditempati Borussia Dortmund, sementara RB Leipzig memastikan finis di peringkat ketiga.
Namun, satu tiket terakhir menuju Liga Champions masih diperebutkan tiga klub sekaligus.
Baca Juga: Smart Kampung Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Dipaparkan di Forum Smart City Asia Tenggara
Stuttgart Memimpin Perburuan Empat Besar
VfB Stuttgart saat ini berada di posisi keempat klasemen dan memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri.
Akan tetapi, ujian berat menanti pada laga terakhir saat mereka bertandang ke markas Eintracht Frankfurt. Kemenangan hampir dipastikan mengantar Stuttgart tampil di Liga Champions musim depan.
Jika terpeleset, maka TSG Hoffenheim siap merebut posisi tersebut apabila mampu meraih hasil lebih baik saat menghadapi Borussia Monchengladbach.
Hoffenheim berpeluang kembali ke kompetisi elite Eropa untuk pertama kalinya sejak musim 2017-2018.
Sementara itu, Bayer 04 Leverkusen juga belum menyerah. Mereka wajib mengalahkan Hamburger SV sambil berharap Stuttgart dan Hoffenheim sama-sama tumbang.
Wolfsburg di Ambang Degradasi Bersejarah
Drama besar lainnya terjadi di papan bawah klasemen. Mantan juara Bundesliga musim 2008-2009, VfL Wolfsburg, kini berada di ambang degradasi pertama mereka sejak 1997.
Wolfsburg saat ini menghuni posisi ke-16, zona play-off degradasi, dengan poin yang sama bersama dua tim terbawah lainnya.
Tim peringkat ke-17 dan ke-18 akan terdegradasi otomatis. Saat ini posisi tersebut ditempati FC St. Pauli dan 1. FC Heidenheim.
Baca Juga: Toyota Rush 2026 Resmi Panaskan Pasar SUV, Desain Makin Gagah dan Fitur Keselamatan Naik Kelas
Ironisnya, Wolfsburg justru harus menghadapi St. Pauli pada laga terakhir. Kekalahan bagi salah satu tim dipastikan berujung degradasi.
Sementara Heidenheim masih memiliki peluang lolos jika mampu mengalahkan 1. FSV Mainz 05 di kandang sendiri.
Deniz Undav Jadi Harapan Stuttgart
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Bangorejo Banyuwangi, Atap Bengkel Rusak dan Pohon Tumbang
Keberhasilan Stuttgart bersaing di papan atas tidak lepas dari ketajaman Deniz Undav. Penyerang tersebut telah mencetak 19 gol musim ini, hanya kalah dari bomber Bayern, Harry Kane.
Di Hoffenheim, sosok Andrej Kramaric masih menjadi andalan utama bersama talenta muda Fisnik Asllani.
Sementara Kane masih berpeluang menutup musim dengan gemilang. Kapten timnas Inggris itu telah mengoleksi 33 gol Bundesliga dan 55 gol di semua kompetisi musim ini.
Bayern sendiri akan menjamu 1. FC Cologne pada laga terakhir.
Cedera Bayangi Bayern Jelang Piala Dunia
Bayern mendapat kabar kurang baik menjelang FIFA World Cup 2026. Bek kiri Kanada Alphonso Davies mengalami cedera hamstring kurang dari sebulan sebelum turnamen dimulai.
Selain itu, Serge Gnabry dipastikan absen membela Jerman setelah mengalami cedera otot paha.
Momen Bersejarah Marie-Louise Eta
Pekan terakhir Bundesliga juga menjadi momen emosional bagi Marie-Louise Eta.
Ia mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang menjadi pelatih kepala di lima liga top Eropa putra ketika menangani 1. FC Union Berlin sebagai pelatih interim.
Laga melawan FC Augsburg akhir pekan ini menjadi pertandingan terakhir Eta bersama tim utama sebelum mengambil alih tim putri Union Berlin musim depan. (*)
Editor : Niklaas Andries