RADARBANYUWANGI.ID - Liverpool mulai menyusun ulang lini serang mereka jelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Klub berjuluk The Reds itu dikabarkan siap melepas Cody Gakpo dan mengalihkan fokus perburuan kepada winger muda AS Monaco, Maghnes Akliouche.
Langkah tersebut muncul setelah performa lini depan Liverpool dinilai belum cukup konsisten sepanjang musim ini. Dalam laga terakhir Premier League melawan Chelsea yang berakhir imbang 1-1, pasukan Arne Slot dinilai kurang tajam di area sepertiga akhir lapangan.
Sejumlah pemain depan, termasuk Cody Gakpo dan Mohamed Salah, dianggap gagal tampil maksimal dari sisi sayap. Situasi itu membuat Liverpool mulai mempertimbangkan tambahan amunisi baru demi meningkatkan daya gedor musim depan.
Baca Juga: Siswi SMAN 1 Glagah Lolos ITB Jalur SNBP, Aktif OSN Geografi hingga Teater
Sebelumnya, nama winger Paris Saint-Germain, Paris Saint-Germain Bradley Barcola, sempat masuk radar transfer Liverpool. Namun, harga tinggi yang dipatok klub asal Prancis tersebut membuat manajemen Anfield mencari alternatif yang lebih realistis.
Menurut laporan terbaru, Liverpool kini mengincar Maghnes Akliouche dari AS Monaco. Pemain berusia 24 tahun itu diperkirakan memiliki nilai transfer sebesar 43 juta poundsterling atau sekitar Rp943 miliar.
Baca Juga: Jelang Long Weekend, Satlantas Banyuwangi Perketat Pengawasan Jalur Ijen Rawan Kecelakaan
Akliouche Dinilai Cocok dengan Proyek Arne Slot
Akliouche tampil cukup impresif bersama Monaco musim ini. Ia mencatatkan tujuh gol dan 10 assist dari 43 pertandingan di seluruh kompetisi. Di ajang Liga Champions, pemain asal Prancis tersebut menyumbangkan satu gol dan tiga assist dalam 10 penampilan.
Meski statistik golnya belum tergolong eksplosif, Liverpool diyakini melihat potensi besar dalam kemampuan teknis dan fleksibilitas bermain Akliouche di lini depan.
Statistik Maghnes Akliouche 2025-2026:
Pertandingan: 42
Starter: 39
Menit bermain: 3.346
Gol: 7
Assist: 10
Setelah menghabiskan dana sekitar 450 juta poundsterling atau setara Rp9,86 triliun pada musim panas sebelumnya, Liverpool disebut lebih berhati-hati dalam belanja pemain. Karena itu, Akliouche dianggap sebagai opsi yang lebih ekonomis dibanding Barcola.
Baca Juga: Eks Kades Aliyan Divonis 5,5 Tahun Penjara, Korupsi DD dan ADD Rugikan Negara Rp 1,3 Miliar
Strategi merekrut pemain potensial dengan harga relatif lebih murah bukan hal baru bagi Liverpool. Sebelumnya, pendekatan serupa sukses saat mereka mendatangkan Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Selain Akliouche, Liverpool juga dikaitkan dengan pemain serbabisa Yan Diomande untuk memperkuat kedalaman skuad.
Cody Gakpo Dinilai Belum Memenuhi Ekspektasi
Sementara itu, masa depan Cody Gakpo di Anfield semakin tidak pasti. Penyerang asal Belanda tersebut baru mencetak tujuh gol dalam 34 pertandingan Premier League musim ini.
Jumlah itu memang hanya terpaut tiga gol dari catatan musim lalu, tetapi kontribusinya dinilai belum cukup untuk membantu Liverpool bersaing di papan atas.
Gakpo disebut kesulitan menghadapi pertahanan rapat lawan dan kurang efektif ketika harus terlibat dalam pembangunan serangan dari luar kotak penalti.
Situasi semakin rumit setelah performa Mohamed Salah mulai menurun dan hengkangnya Trent Alexander-Arnold membuat kreativitas Liverpool di sisi kanan berkurang drastis.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Banyuwangi Deklarasi SPMB Bersih dan Transparan, Wabup Tegaskan Tak Ada Titipan
Akibatnya, Gakpo dipaksa lebih sering turun membantu distribusi bola, peran yang dianggap bukan kekuatan utamanya. Faktor itulah yang membuat performanya terlihat kurang menyatu dengan sistem permainan Arne Slot musim ini.
Liverpool kini diyakini akan melakukan evaluasi besar terhadap komposisi lini depan mereka demi kembali bersaing dalam perebutan gelar musim depan. (*)
Editor : Niklaas Andries