RADARBANYUWANGI.ID - Barcelona resmi memastikan diri sebagai juara LaLiga 2025 2026 setelah menaklukkan rival abadinya, Real Madrid, dengan skor 2-0 dalam laga El Clasico di Camp Nou, Minggu malam waktu setempat.
Kemenangan tersebut membuat Blaugrana unggul 14 poin di puncak klasemen dengan hanya tiga pertandingan tersisa, sekaligus memastikan gelar liga tidak lagi bisa dikejar para pesaingnya.
Dua gol cepat yang dicetak Marcus Rashford dan Ferran Torres menjadi pembeda dalam pertandingan sarat gengsi tersebut.
Hansi Flick Tetap Dampingi Tim di Tengah Duka
Baca Juga: Gudang Kardus di Banyuwangi Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Permukiman Padat Penduduk
Laga El Clasico kali ini berlangsung emosional bagi pelatih Barcelona, Hansi Flick. Sang pelatih tetap berada di pinggir lapangan meski kabar meninggalnya ayahnya diumumkan sesaat sebelum pertandingan dimulai.
Sebagai bentuk penghormatan, para pemain dari kedua tim mengenakan ban hitam dan mengheningkan cipta sebelum kick-off.
Usai pertandingan, para pemain dan staf Barcelona meluapkan kegembiraan di hadapan pendukung mereka di Camp Nou. Flick pun menyampaikan apresiasi kepada para suporter dan menyebut skuad Barcelona sebagai sebuah “keluarga”.
Tidak lama setelah laga berakhir, seluruh pemain Barcelona menerima replika trofi LaLiga sebelum akhirnya trofi utama diangkat di tengah atmosfer meriah stadion.
Rekor Baru dalam Sejarah El Clasico
Hasil ini menjadi momen langka dalam sejarah LaLiga. Untuk kedua kalinya, laga El Clasico secara langsung menentukan gelar juara liga.
Sebelumnya, kejadian serupa hanya pernah terjadi pada tahun 1932 ketika hasil imbang 2-2 membuat Real Madrid memastikan gelar juara.
Setelah sempat puasa gelar LaLiga selama tiga musim, Barcelona kini berhasil memenangkan tiga dari empat musim terakhir. Flick sendiri mencatat prestasi luar biasa dengan langsung mempersembahkan trofi liga dalam dua musim pertamanya sejak menggantikan Xavi Hernandez pada 2024.
Baca Juga: SMPN 1 Cluring Banyuwangi Borong 109 Prestasi dalam Setahun, Dua Inovasi Digital Jadi Kunci Sukses
Gelar ini juga menjadi trofi LaLiga ke-29 bagi Barcelona. Mereka kini hanya kalah dari Real Madrid yang telah mengoleksi 36 gelar, sementara Atletico Madrid berada di posisi ketiga dengan 11 trofi.
Dominasi Barcelona di Kompetisi Domestik
Sejak ditangani Flick, Barcelona telah mengoleksi lima trofi domestik, termasuk dua gelar Piala Super Spanyol dan satu Copa del Rey.
Selain itu, Blaugrana juga mencatat rekor impresif dengan selalu mencetak gol dalam 55 pertandingan beruntun di semua kompetisi. Catatan tersebut hanya kalah dari Barcelona musim 2012 2013 yang mampu mencetak gol dalam 64 laga berturut-turut.
Meski masih gagal bersinar di Liga Champions setelah disingkirkan Inter Milan di semifinal musim lalu dan Atletico Madrid di perempat final musim ini, dominasi Barcelona di kompetisi domestik tetap tidak terbantahkan.
Real Madrid Kembali Nirgelar
Musim ini menjadi pukulan berat bagi Real Madrid. Kekalahan di El Clasico memastikan Los Blancos kembali menutup musim tanpa trofi untuk kedua tahun berturut-turut.
Padahal, Madrid sempat unggul lima poin atas Barcelona pada awal musim usai menang di El Clasico pertama di Santiago Bernabeu. Namun inkonsistensi performa membuat mereka kehilangan momentum.
Serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan dari Osasuna, Getafe, dan Mallorca, membuat Barcelona mengambil alih klasemen dan tak lagi terkejar hingga akhir musim.
Keberhasilan ini menegaskan era baru Barcelona di bawah Hansi Flick sekaligus memperlihatkan bahwa Blaugrana kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola Spanyol. (*)
Editor : Niklaas Andries