RADARBANYUWANGI.ID - Atmosfer panas Old Firm Derby kembali memihak Celtic F.C. setelah mereka menundukkan rival abadi Rangers F.C. dengan skor 3-1 di Celtic Park, Minggu waktu setempat.
Kemenangan tersebut menjaga peluang Celtic dalam perburuan gelar Scottish Premiership musim 2025-2026.
Laga berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal pertandingan. Rangers sempat mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat yang membuat Celtic tertinggal lebih dahulu. Namun, skuad asuhan Martin O'Neill menunjukkan mental juara dengan bangkit dan membalikkan keadaan secara meyakinkan.
Yang Bangkitkan Semangat Celtic
Gol penyeimbang yang dicetak Yang Hyun-jun menjadi titik balik pertandingan. Suasana stadion langsung bergemuruh setelah Celtic berhasil menyamakan kedudukan.
Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan dengan sempurna oleh Daizen Maeda yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Baca Juga: CJH Banyuwangi Kini Terima Kartu Nusuk di Asrama Haji Sukolilo, Tak Perlu Tunggu Tiba di Arab Saudi
Penyerang asal Jepang itu mencetak dua gol, termasuk satu gol spektakuler lewat tendangan salto yang langsung disebut sebagai salah satu gol terbaik dalam sejarah Derby Glasgow.
Gol tersebut memastikan kemenangan 3-1 Celtic sekaligus membuat pendukung Rangers terdiam.
Gol Salto Maeda Jadi Sorotan
Gol kedua Maeda lahir dari aksi improvisasi luar biasa di kotak penalti. Dalam situasi sulit, ia melepaskan tendangan overhead kick yang meluncur deras ke gawang Rangers.
Aksi tersebut langsung memicu selebrasi besar-besaran di seluruh stadion dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan pencinta sepak bola Skotlandia.
Kapten Celtic, Callum McGregor, memuji penampilan rekan-rekannya yang tampil dominan dari awal hingga akhir laga.
Baca Juga: Pangkas Rambut Dekat Kuburan di Banyuwangi Ini Tetap Ramai, Tarif Cukur Mulai Rp 10 Ribu
“Penampilan kami luar biasa. Para pemain bekerja keras satu sama lain dan menunjukkan kualitas tinggi sepanjang pertandingan,” ujar McGregor.
Ia juga menilai intensitas permainan Celtic membuat Rangers kesulitan mengembangkan permainan.
“Ketika pertandingan berada dalam tempo seperti itu, sangat sulit bagi lawan untuk mengimbanginya,” tambahnya.
Baca Juga: Barbershop Modern Menjamur di Banyuwangi, Tukang Cukur Tradisional Kini Tinggal Segelintir
Maeda Tetap Rendah Hati
Meski menjadi pahlawan kemenangan, Maeda tetap menunjukkan sikap rendah hati saat menanggapi gol indahnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh tim sepanjang pertandingan.
“Semua yang saya dapat berasal dari kerja keras tim. Saya sangat menghargai kontribusi rekan-rekan,” kata Maeda.
Ia bahkan mengaku gol salto tersebut terjadi secara spontan.
“Tubuh saya bergerak secara alami dan akhirnya menjadi gol,” ucap pemain tim nasional Jepang itu.
Peluang Juara Masih Terbuka
Tambahan tiga poin membuat Celtic tetap menjaga tekanan terhadap pemuncak klasemen dalam persaingan juara Liga Skotlandia musim ini.
Selain menjaga asa gelar tetap hidup, kemenangan atas Rangers juga mempertegas dominasi Celtic di hadapan pendukung sendiri dalam salah satu derby paling panas di dunia sepak bola. (*)
Editor : Niklaas Andries