RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan menuju empat besar Serie A semakin memanas jelang akhir musim 2025-2026. AS Roma akan melanjutkan perburuan tiket Liga Champions saat menghadapi Parma di Stadion Ennio Tardini, Minggu malam waktu setempat.
Kemenangan menjadi target mutlak bagi I Giallorossi setelah mereka sukses memanfaatkan hasil kurang maksimal para pesaing pada pekan sebelumnya.
Roma Kian Dekat ke Empat Besar
Roma tampil meyakinkan ketika menghancurkan Fiorentina dengan skor telak 4-0 pada laga terakhir Serie A. Hasil tersebut membuat tim ibu kota kini hanya terpaut satu poin dari posisi empat besar yang menjadi batas akhir tiket Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Polisi Bagikan Sayur Gratis di Kaki Gunung Gumitir Banyuwangi, Warga Kalibaru Sambut Antusias
Inter Milan sudah memastikan gelar juara sekaligus tiket Liga Champions. Napoli dan AC Milan juga berada di jalur aman, sehingga satu slot tersisa diperebutkan Roma, Juventus, dan Como.
Pelatih Gian Piero Gasperini mulai menunjukkan pengaruh besarnya di Olimpico. Filosofi permainan menyerang yang selama ini identik dengan Atalanta kini mulai terlihat di tubuh Roma.
Meski penyerang utama Donyell Malen gagal mencetak gol pada laga sebelumnya, lini serang Roma tetap tampil efektif dan agresif. Kombinasi permainan cepat serta kreativitas lini tengah membuat Roma kini menjadi salah satu tim paling produktif dalam beberapa pekan terakhir.
Roma tercatat selalu mencetak gol dalam 12 pertandingan liga terakhir dengan rata-rata 2,1 gol per pertandingan. Dalam periode itu, hanya Inter Milan yang memiliki produktivitas lebih baik.
Namun, inkonsistensi tandang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Gasperini. Roma sudah delapan kali menang dan delapan kali kalah di laga tandang musim ini, termasuk empat kekalahan dalam enam lawatan terakhir.
Parma Sudah Aman, Tapi Tidak Ingin Dipermalukan
Di kubu tuan rumah, Parma datang tanpa tekanan besar setelah memastikan bertahan di Serie A musim depan. Klub asal Emilia-Romagna itu kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara.
Pelatih muda Carlos Cuesta mendapat banyak pujian atas performa stabil Parma sepanjang musim. Meski baru berusia 30 tahun, ia mampu membawa Parma tampil kompetitif dan menjauh dari ancaman degradasi.
Parma sempat mencatat dua kemenangan beruntun atas Udinese dan Pisa tanpa kebobolan sebelum akhirnya kalah 0-2 dari Inter Milan pada pekan lalu.
Kekuatan utama Parma terletak pada organisasi pertahanan yang disiplin. Mereka memang bukan tim yang sangat tajam di depan gawang, tetapi cukup sulit ditembus lawan.
Meski demikian, rekor pertemuan tidak berpihak kepada Parma. Sejak kembali promosi ke Serie A, mereka selalu kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Roma dengan agregat telak 1-8.
Baca Juga: Tes Urine 105 Warga Binaan Lapas Banyuwangi, Hasilnya Negatif Semua
Donyell Malen Jadi Andalan Roma
Kehadiran Donyell Malen menjadi salah satu faktor penting kebangkitan Roma musim ini. Penyerang asal Belanda tersebut tampil luar biasa sejak bergabung pada Januari dengan torehan 11 gol dari 15 penampilan Serie A.
Malen diperkirakan kembali menjadi ujung tombak Roma dengan dukungan Matias Soule dan Niccolo Pisilli di lini serang.
Sementara Parma masih mengandalkan Mateo Pellegrino yang sudah mencetak delapan gol liga musim ini. Gabriel Strefezza juga diprediksi kembali menjadi tandem utama di lini depan.
Prediksi Susunan Pemain
Parma (3-5-2): Suzuki; Circati, Troilo, Ndiaye; Delprato, Keita, Nicolussi Caviglia, Bernabe, Valeri; Strefezza, Pellegrino.
Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Celik, Cristante, Kone, Wesley; Soule, Pisilli; Malen.
Prediksi skor: Parma 0-1 Roma
Baca Juga: Bakso Rawon Kalipuro Banyuwangi Beri Harga Khusus Pelajar Rp 5 Ribu
Parma diperkirakan tetap memberikan perlawanan sengit berkat organisasi permainan yang solid. Namun, motivasi besar Roma untuk merebut tiket Liga Champions diyakini menjadi pembeda utama.
Dengan kualitas lini serang yang sedang tajam serta momentum positif dalam beberapa pekan terakhir, Roma diprediksi mampu mencuri kemenangan tipis di markas Parma. (*)
Editor : Niklaas Andries