Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Perebutan Tiket Liga Champions dan Drama Degradasi Memanas di Bundesliga

Niklaas Andries • Jumat, 8 Mei 2026 | 06:52 WIB
PENENTU: Bayer Leverkusen menjadi kunci klasemen di Bundeliga di fase paling menentukan (Bayer Leverkusen)
PENENTU: Bayer Leverkusen menjadi kunci klasemen di Bundeliga di fase paling menentukan (Bayer Leverkusen)

RADARBANYUWANGI.ID - Persaingan Bundesliga musim 2025-2026 memasuki babak paling menegangkan. Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, perebutan tiket Liga Champions hingga ancaman degradasi masih belum menemui titik terang.

Sorotan utama tertuju pada duel panas antara VfB Stuttgart dan Bayer Leverkusen yang sama-sama mengoleksi 58 poin. Pertandingan sarat gengsi tersebut dipastikan menjadi salah satu laga penentu menuju kompetisi elite Eropa musim depan.

Di sisi lain, TSG Hoffenheim juga ikut meramaikan persaingan perebutan posisi empat besar yang menjadi batas aman lolos otomatis ke Liga Champions.

Baca Juga: Empat Zikir yang Paling Dicintai Allah, Lengkap dengan Hadis Nabi dan Keutamaannya

Stuttgart vs Leverkusen Jadi Penentu

Leverkusen akan bertandang ke markas Stuttgart pada Sabtu dengan tekanan besar. Kekalahan, bahkan hasil imbang, berpotensi dimanfaatkan Hoffenheim yang dijadwalkan menghadapi Werder Bremen pada waktu bersamaan.

Bremen sendiri belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi. Mereka menjadi satu dari lima klub yang masih berjuang keluar dari zona merah menjelang akhir musim.

Baca Juga: Jembatan Berdarah! Misteri Pekerja Proyek Hilang Tanpa Jejak dan menjadi Tumbal

Sementara itu, SC Freiburg masih memiliki peluang membantu Bundesliga mendapatkan lima tiket Liga Champions apabila mampu melaju jauh di kompetisi Eropa. Freiburg tengah berusaha membalikkan defisit agregat 1-2 dari Braga pada semifinal Liga Europa.

Bayern Munich Bangkit dari Luka Eropa

Juara Bundesliga, Bayern Munich, baru saja tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat dari Paris Saint-Germain pada babak semifinal.

Kini, Bayern berusaha melampiaskan kekecewaan ketika menghadapi VfL Wolfsburg akhir pekan ini.

Wolfsburg saat ini menempati posisi playoff degradasi setelah hasil buruk pekan lalu. Situasi semakin rumit karena mereka harus menghadapi Bayern yang tengah terluka dan berambisi kembali ke jalur kemenangan.

Menariknya, Bayern sedang mengalami tren minor setelah gagal menang dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Sebelumnya, mereka ditahan imbang 3-3 oleh 1. FC Heidenheim di Bundesliga.

Baca Juga: Gen Z Resmi Jadi Kelompok Terbesar di Indonesia, Generasi Alpha-Beta Tumbuh Pesat dan Siap Ubah Ekonomi RI

St. Pauli dan Heidenheim Berjuang Selamat

FC St. Pauli yang belum meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir juga menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas RB Leipzig.

Leipzig sendiri hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan tiket Liga Champions musim depan.

Sementara itu, Heidenheim berharap Wolfsburg dan St. Pauli terpeleset agar peluang mereka lolos dari zona degradasi tetap terbuka. Heidenheim dijadwalkan menghadapi 1. FC Köln pada Minggu.

Baca Juga: Contoh Jawaban Refleksi Praktik Kinerja PMM 2026, Lengkap untuk Pengisian Dokumen Tindak Lanjut Guru

Dortmund Incar Posisi Kedua

Borussia Dortmund juga masih memburu finis terbaik musim ini. Tim asuhan Niko Kovac berpeluang mengunci posisi runner-up apabila mampu mengalahkan Eintracht Frankfurt.

Namun, Dortmund mendapat kabar kurang baik setelah bek andalan mereka, Ramy Bensebaini, dipastikan absen hingga akhir musim akibat cedera kaki.

Meski demikian, Kovac memastikan peluang sang pemain tampil bersama tim nasional Aljazair di Piala Dunia tetap aman.

Pemain Kunci Jadi Sorotan

Penyerang Leverkusen, Patrik Schick, sedang berada dalam performa impresif setelah mencetak hattrick ke gawang Leipzig pekan lalu. Total, ia sudah membukukan enam gol dalam tiga pertandingan terakhir.

Di kubu Bayern, Harry Kane terus menunjukkan ketajamannya dengan koleksi 55 gol di semua kompetisi musim ini, termasuk ajang Piala Super Jerman.

Baca Juga: UMKM Lentera Herbal Kediri: Kisah Pelaku UMKM Binaan BRI, Isma Sukses Merintis Bisnis Jamu, Dari Dapur Rumahan, Tembus Pasar Nasional

Talenta muda Bayern, Lennart Karl, juga mulai kembali bermain usai pulih dari cedera hamstring dan berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia.

Masa Depan Manuel Neuer Masih Tanda Tanya

Di luar lapangan, Bayern masih menanti keputusan kapten mereka, Manuel Neuer, terkait masa depannya.

Kiper veteran berusia 40 tahun itu belum memastikan apakah akan memperpanjang kariernya satu musim lagi. Keputusan tersebut kemungkinan baru diambil setelah final Piala Jerman melawan Stuttgart pada 23 Mei mendatang di Olympiastadion Berlin.

Baca Juga: Resep Nasi Goreng Mawut Suroboyo yang Gurih Medok ala Gerobakan, Isiannya Rame dan Bikin Nagih

Selain itu, negosiasi kontrak baru bek serbabisa Konrad Laimer juga masih berlangsung. Petinggi Bayern, Uli Hoeness, bahkan memberikan komentar tegas terkait tuntutan sang pemain.

“Dia bekerja sangat keras untuk tim. Tetapi dia bukan Maradona. Pemain seperti itu harus memahami bahwa ada batasannya,” ujar Hoeness. (*)

Editor : Niklaas Andries
#degradasi #tiket liga champions #bundesliga