RADARBANYUWANGI.ID - RC Strasbourg memburu keajaiban Eropa berikutnya saat menjamu Rayo Vallecano pada leg kedua semifinal UEFA Europa Conference League di Stade de la Meinau, Kamis malam waktu setempat. Tertinggal agregat 0-1 dari leg pertama, wakil Prancis itu mengincar comeback demi tiket ke final Eropa pertama mereka di abad ke-21.
Pada pertemuan pertama, Strasbourg tampil di bawah ekspektasi. Mereka hanya mampu melepaskan lima tembakan, jauh dibandingkan 24 percobaan milik Rayo Vallecano. Beruntung, kekalahan tipis membuat peluang masih terbuka.
Harapan utama Strasbourg bertumpu pada kekuatan kandang. Mereka tampil impresif sepanjang kompetisi ini dengan finis sebagai juara fase liga serta mencatatkan tiga kemenangan dari lima laga kandang, tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Baca Juga: Lansia Hilang Sejak Sabtu Ditemukan Tewas di Sungai Kebalenan Banyuwangi, Warga Geger Saat Evakuasi
Kenangan manis juga datang dari babak perempat final, ketika Strasbourg membalikkan defisit 0-2 menjadi kemenangan telak 4-0 atas Mainz di kandang sendiri. Skenario serupa kini coba diulang.
Namun, performa domestik menjadi catatan serius. Tim asuhan Gary O’Neil menelan lima kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk tiga kekalahan kandang beruntun. Terbaru, mereka tumbang 1-2 dari Toulouse, meski saat itu melakukan rotasi besar.
Masalah pertahanan menjadi perhatian utama setelah kebobolan minimal dua gol dalam beberapa laga kandang terakhir. Disiplin lini belakang akan menjadi kunci jika Strasbourg ingin menjaga asa di Eropa.
Rayo Datang dengan Modal Tipis, Tapi Percaya Diri
Di kubu tamu, Rayo Vallecano datang dengan kepercayaan diri cukup tinggi usai menang 2-0 atas Getafe di La Liga. Hasil itu sekaligus mengalihkan fokus penuh mereka ke laga penentuan ini.
Keunggulan 1-0 dari leg pertama, berkat gol Alemao, memberi keuntungan strategis. Rayo hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke final Eropa pertama dalam sejarah klub.
Meski demikian, ada sedikit penyesalan karena keunggulan tersebut tidak lebih besar, mengingat dominasi mereka pada leg pertama. Selain itu, catatan tandang juga menjadi titik lemah, dengan sebagian besar kekalahan liga terjadi di luar kandang.
Pengalaman Rayo di fase gugur juga tidak sepenuhnya meyakinkan. Mereka kalah dalam leg kedua di dua babak sebelumnya, melawan Samsunspor dan AEK Athens, indikasi bahwa tekanan di laga penentuan bisa menjadi tantangan tersendiri.
Meski begitu, performa terkini cukup stabil. Rayo tak terkalahkan dalam empat laga terakhir di semua kompetisi dengan tiga kemenangan, satu imbang, yang bisa menjadi modal penting menghadapi atmosfer panas di Alsace.
Kondisi Skuad dan Perkiraan Susunan Pemain
Strasbourg kemungkinan masih tanpa Guela Doue yang absen karena sakit, sementara Aaron Anselmino dan Joaquin Panichelli dipastikan menepi hingga akhir musim akibat cedera serius. Valentin Barco juga diragukan tampil.
Pelatih Gary O’Neil diprediksi akan kembali menurunkan pemain inti seperti Julio Enciso, Diego Moreira, dan Martial Godo setelah melakukan rotasi di laga terakhir.
Rayo Vallecano kehilangan Luiz Felipe karena cedera hamstring, tetapi kabar baik datang dari kapten Isi Palazon yang bisa tampil karena sanksinya hanya berlaku di kompetisi domestik.
Perkiraan Susunan Pemain:
Strasbourg: Penders; Hogsberg, Omobamidele, Doukoure, Chilwell; Ouattara, El Mourabet; Moreira, Nanasi, Godo; Enciso
Rayo Vallecano: Batalla; Ratiu, Lejeune, Chavarria; Ciss, Palazon, Valentin, Lopez; De Frutos, Akhomach; Alemao
Prediksi skor: Strasbourg 2-1 Rayo Vallecano (agregat 2-2, Strasbourg menang lewat adu penalti)
Dengan dukungan penuh publik Stade de la Meinau dan pengalaman comeback sebelumnya, Strasbourg memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan. Namun, Rayo Vallecano tetap berbahaya dengan serangan cepat dan pengalaman mereka di fase gugur.
Pertandingan diprediksi berjalan ketat dan penuh tensi tinggi, dengan kemungkinan berlanjut hingga babak tambahan.
Pertandingan ini menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama mengincar sejarah baru di Eropa. Siapa yang akan melangkah ke final? Jawabannya akan ditentukan dalam duel panas di Meinau. (*)
Editor : Niklaas Andries