RADARBANYUWANGI.ID - Crystal Palace berada di ambang sejarah saat menjamu Shakhtar Donetsk dalam leg kedua semifinal Europa Conference League di Selhurst Park, Kamis malam waktu setempat. Berbekal kemenangan 3-1 pada leg pertama, The Eagles hanya selangkah lagi menuju final Eropa pertama sepanjang sejarah klub.
Meski masih berpeluang mengamankan tiket kompetisi Eropa melalui Liga Inggris, pelatih Oliver Glasner kini tampak memprioritaskan perjalanan timnya di Conference League.
Keputusan tersebut terlihat dari komposisi tim terbaik yang diturunkan pada leg pertama. Hasilnya, Palace tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-1, di mana Ismaila Sarr, Daichi Kamada, dan Jorgen Strand Larsen masing-masing mencatatkan nama di papan skor.
Sarr menjadi salah satu sorotan utama. Gol cepatnya di leg pertama merupakan gol kedelapannya di kompetisi ini, menjadikannya salah satu pencetak gol terbanyak musim ini.
Selain itu, Palace juga memiliki rekor kandang impresif. Mereka berpeluang mencatat clean sheet keempat secara beruntun di fase gugur, setelah sebelumnya menundukkan Fiorentina 3-0 di perempat final.
Baca Juga: PSI Tak Beri Bantuan Hukum ke Grace Natalie dan Ade Armando, Kasus Video Jusuf Kalla Memanas
Namun, performa domestik sedikit mengkhawatirkan. Palace menelan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di semua ajang, termasuk kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth akhir pekan lalu.
Shakhtar Datang Tanpa Beban
Di kubu lawan, Shakhtar Donetsk tetap datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Arda Turan mencatatkan enam kemenangan dan dua hasil imbang dalam sembilan laga terakhir, dengan satu-satunya kekalahan datang dari Palace.
Akhir pekan lalu, Shakhtar sukses mengalahkan Dynamo Kiev 2-1, memperlebar jarak menjadi 10 poin di puncak klasemen liga domestik. Performa ini menegaskan dominasi mereka di Ukraina musim ini.
Meski demikian, defisit dua gol dari leg pertama menjadi tantangan berat. Shakhtar harus tampil menyerang sejak awal, tetapi catatan pertahanan mereka tidak sepenuhnya meyakinkan, dengan hanya satu clean sheet dalam tujuh pertandingan terakhir.
Rekor melawan klub Inggris juga kurang bersahabat. Terakhir kali mereka menang atas tim Inggris terjadi pada musim 2017-2018 saat menundukkan Manchester City 2-1 di Liga Champions.
Kondisi Skuad dan Perkiraan Susunan Pemain
Crystal Palace kemungkinan akan kembali menurunkan komposisi terbaiknya. Nama-nama seperti Adam Wharton, Ismaila Sarr, dan Jean-Philippe Mateta diprediksi kembali ke starting XI.
Chris Richards dan Tyrick Mitchell juga siap memperkuat lini pertahanan. Sementara itu, beberapa pemain seperti Cheick Doucoure, Eddie Nketiah, dan Evann Guessand masih absen karena cedera.
Di kubu Shakhtar, Lucas Ferreira dan Lassina Traore berpeluang tampil setelah menjadi penentu kemenangan atas Dynamo Kiev. Namun, bek tengah Marlon diragukan tampil akibat cedera.
Baca Juga: PSI Tegas Tak Beri Bantuan Hukum Grace Natalie Terkait Kasus Video Ceramah Jusuf Kalla
Perkiraan Susunan Pemain:
Crystal Palace: Henderson; Canvot, Richards, Lacroix; Munoz, Wharton, Kamada, Mitchell; Sarr, Mateta, Pino
Shakhtar Donetsk: Riznyk; Tobias, Bondar, Matvienko, Henrique; Ocheretko, Gomes, Pedrinho; Alisson, Elias, Eguinaldo
Prediksi skor: Crystal Palace 2-1 Shakhtar Donetsk (agregat 5-2)
Dengan keunggulan agregat dan dukungan penuh publik Selhurst Park, Crystal Palace berada di posisi yang sangat menguntungkan. Meski Shakhtar diprediksi tampil menyerang, tekanan justru ada di pihak mereka untuk mengejar ketertinggalan.
Palace diperkirakan tetap mampu mengendalikan permainan dan mengamankan tiket ke final.
Laga ini akan menjadi salah satu momen paling bersejarah bagi Crystal Palace. Jika mampu menjaga keunggulan, mereka akan menorehkan pencapaian monumental di pentas Eropa. (*)
Editor : Niklaas Andries