RADARBANYUWANGI.ID - Arsenal menghadapi situasi krusial menjelang leg kedua semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, setelah dua pemain kunci mereka, Martin Odegaard dan Kai Havertz, absen dalam sesi latihan terbuka pada Senin.
Absennya kedua pemain tersebut memperbesar kemungkinan mereka tidak tampil dalam laga penentuan di Emirates Stadium, Selasa malam.
Situasi Terkini: Cedera Jadi Ancaman Nyata
Odegaard dan Havertz sebelumnya juga tidak tampil saat Arsenal menang 3-0 atas Fulham di Liga Inggris akhir pekan lalu.
Baca Juga: Ribuan Pelajar Banyuwangi Serentak Minum Tablet Tambah Darah, Strategi Tekan Anemia Sejak Dini
Odegaard mengalami cedera lutut usai leg pertama melawan Atletico
Havertz masih bermasalah dengan cedera otot sejak laga kontra Newcastle
Baca Juga: Jurus Sakti Mancing untuk Pemula, Dijamin Cepat dapat Ikan Tanpa Drama & Ribet!
Pelatih Mikel Arteta sempat memberikan sinyal positif terkait peluang keduanya kembali. Namun, absennya mereka dari latihan terbaru menjadi indikasi kuat bahwa keduanya belum cukup fit untuk dimainkan.
Daftar Cedera Arsenal Bertambah
Tak hanya Odegaard dan Havertz, Arsenal juga kehilangan beberapa pemain lain:
Jurrien Timber (cedera pangkal paha)
Mikel Merino (cedera kaki, pasca operasi)
Timber belum tampil sejak jeda internasional terakhir, sementara Merino sudah menepi hampir tiga bulan dan belum tentu kembali sebelum akhir bulan ini.
Kabar baik datang dari Bukayo Saka yang kembali berlatih setelah sebelumnya ditarik keluar saat jeda babak melawan Fulham.
Krisis Kebugaran: Masalah Serius Arsenal
Kondisi Martin Odegaard menjadi perhatian utama. Performa impresifnya yang mencetak 15 gol pada musim 2022 2023 belum kembali terlihat.
Musim ini, ia telah absen dalam 25 pertandingan akibat berbagai cedera, mulai dari bahu, otot, hingga lutut, yang bahkan kambuh lebih dari sekali.
Baca Juga: Jadwal Seleksi Kompetensi Kopdes Merah Putih 2026 Resmi Dimajukan
Meski masih mampu memberikan kontribusi kreatif, seperti empat assist dalam enam laga, kondisi fisiknya dinilai membutuhkan pemulihan jangka panjang.
Situasi serupa juga dialami Kai Havertz, yang baru tampil 20 kali musim ini akibat cedera lutut serius dan gangguan otot berulang.
Beban Finansial: Gaji Tinggi, Kontribusi Terbatas
Masalah ini semakin kompleks karena keduanya termasuk pemain dengan gaji tertinggi di klub:
Havertz: £280.000 per pekan sekitar Rp5,6 miliar
Odegaard: £240.000 per pekan sekitar Rp4,8 miliar
Dengan investasi sebesar itu, absennya kedua pemain dalam banyak pertandingan menjadi kerugian besar bagi Arsenal.
Langkah Klub: Investigasi Medis Dimulai
Untuk mengatasi masalah cedera yang terus berulang, Arteta dikabarkan telah mendatangkan ahli medis terpercaya guna melakukan investigasi mendalam terhadap kondisi fisik para pemain.
Langkah ini diambil sebagai upaya mencari solusi jangka panjang agar krisis cedera tidak terus mengganggu performa tim.
Jelang laga krusial melawan Atletico Madrid, Arsenal berada dalam situasi yang tidak ideal. Absennya dua pilar utama berpotensi memengaruhi peluang mereka melangkah ke final Liga Champions.
Kini, semua mata tertuju pada keputusan akhir Arteta—apakah ada kejutan dalam susunan pemain, atau Arsenal harus berjuang tanpa dua bintang utamanya di laga paling menentukan musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries